• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Menentukan Awal Puasa dan Lebaran

fusilat by fusilat
March 19, 2023
in News
0
Tentukan Idul Adha, Kemenag Gelar Rukyatul Hilal di 86 Titik

Ilustrasi pemantauan hilal (foto: istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2023, untuk kedua kalinya, Indonesia memakai kriteria baru untuk penetapan awal puasa 1 Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal berdasarkan pengamatan atau rukyat dan perhitungan (hisab).

Semula, untuk menentukan kriteria hilal (bulan) awal hijriah dilakukan berdasarkan tinggi minimal 2 derajat dan elongasi atau jarak sudut bulan ke matahari minimal 3 derajat serta umur bulan minimal 8 jam.

Pada kriteria baru, ketentuan tadi berubah menjadi tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Hal itu berdasarkan hasil pertemuan sejumlah Menteri Agama, di antaranya dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) pada 2012 untuk mengkaji ulang cara menentukan awal bulan hijriah, khususnya untuk puasa dan lebaran.

Pertemuan itu juga sepakat bahwa penetapan awal hijriah tak hanya seputar aspek saintifik, melainkan juga perlu dilihat dari aspek syariah, sosiologis, dan psikologis. Selanjutnya, pada Muzakarah Rukyat dan Takwim Islam MABIMS pada 2016 di Kuala Lumpur, Malaysia, diumumkan usulan kriteria baru seperti diungkapkan di awal tulisan.

Kemudian hal itu diperkuat oleh Seminar Internasional Fikih Falak di Jakarta yang menghasilkan Rekomendasi Jakarta pada 2017 dan sepakat akan diterapkan pada 2018, tapi urung dilakukan sampai 2021. Baru pada 2022 mulai diterapkan oleh Indonesia untuk menentukan awal Ramadan dan Idulfitri 1443 Hijriah.

Demikian dikatakan peneliti astronomi dan observatorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Abdul Mufid dalam diskusi “Kajian Implementasi Kriteria Baru MABIMS Menuju Unifikasi Kalender Hijriah: Pendekatan Multidisipliner” di Jakarta, Kamis (2/3/2023). Unifikasi atau proses penyeragaman dalam kajian fikih memperhatikan pendapat ahli fikih (fukaha) yang terbagi menjadi dua pandangan besar, yakni rukyat global dan rukyat lokal.

Ada yang cenderung ke rukyat global (Hanafi, Maliki, dan Hambali) dan ada yang condong kepada rukyat lokal sekitar radius 120 kilometer (Syafi’iyah). Mufid kemudian melakukan kajian lebih mendalam terkait implementasi kalender Hijriah melalui pendekatan multidisipliner (kajian fikih, kajian astronomi, dan kajian sosial-politik). Menurut pandangan fikih, dari teori Thomas Kuhn, bahwa wacana hisab-rukyat dalam dunia Islam telah terjadi pergeseran paradigma (shifting paradigm).

Dulu hanya berkutat pada dalil-dalil hisab rukyat beserta interpretasinya, kini sudah bergeser ke arah pembahasan unifikasi kalender global. “Dari pandangan fikih dimungkinkan wilayah keberlakuan kalender hijriah bisa bersifat global, walau keberlakuan lokal masih berlaku di banyak negara yang terkait juga dengan pandangan untuk pembuktian secara rukyat (pengamatan) hilal,” ujar Mufid seperti dikutip dari website BRIN.

Ia menambahkan kajian astronomi berkontribusi pada usulan kriteria visibilitas hilal. Secara umum, untuk memprediksi visibilitas hilal, parameter berikut sering digunakan yaitu umur bulan, selisih waktu terbenam matahari dan bulan, elongasi, beda tinggi (ARCV), beda azimut (DAZ), dan tebal hilal. Setidaknya ada tiga persyaratan untuk mewujudkan kalender Islam yang mapan, misalnya ada kesepakatan batasan wilayah keberlakukan (nasional atau global), ada kesepakatan otoritas tunggal yang menetapkannya, dan ada kriteria yang disepakati.

Kriteria MABIMS dalam penentuan awal bulan hijriah menurut Mufid perlu diterima berbagai kalangan umat dengan enam alasan. Yaitu, kriteria MABIMS dibangun atas dasar data rukyat atau pengamatan global jangka panjang, parameter dalam kriteria MABIMS merupakan yang biasa digunakan oleh para ahli hisab Indonesia, yakni ketinggian hilal dan elongasi. Selanjutnya, parameter yang digunakan menjelaskan aspek fisis rukyatul hilal.

Selain itu, lewat kriteria baru yang dikenal sebagai Neo MABIMS ini menjadi sebuah titik temu bagi pengguna metode rukyat seperti Nahdlatul Ulama dan metode hisab semisal Muhammadiyah. Melalui pendekatan multidisiplin fikih, astronomi, dan sosial politik, terungkap bahwa unifikasi kalender hijriah perlu suatu kesepakatan mengenai batas wilayah pemberlakuan, kriteria, dan otoritas. Kriteria Neo MABIMS itu menurut Mufid hanya salah satu persyaratan untuk terjadinya unifikasi kalender hijriah.  

Mufid berpesan, kendati kriteria Neo MABIMS sudah menjadi kesepakatan di antara negara-negara MABIMS, namun dalam implementasinya perlu disosialisasikan lebih luas lagi. “Sosialisasi diperlukan untuk mendapatkan kesepakatan secara internal nasional, khususnya kesepakatan antarormas Islam. “Untuk diperluas menjadi kalender Islam global, juga diperlukan kesepakatan secara global pula,” ucapnya.

Perlu Kesepakatan

Sementara itu, peneliti astronomi dan astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin turut menambahkan bahwa belum seragamnya penerapan kriteria Neo MABIMS menyebabkan masih terjadinya perbedaan di dalam menentukan awal Ramadan dan Idulfitri. Oleh sebab itu diperlukan kriteria yang harus disepakati bersama terlebih dulu untuk penentuan awal bulan hijriah.

Pasalnya, rukyat perlu verifikasi kriteria supaya tidak keliru dalam perhitungan dan hisab tidak bisa untuk menentukan masuknya awal bulan tanpa adanya kriteria. “Sehingga kriteria menjadi dasar pembuatan kalender berbasis hisab yang dapat digunakan dalam prakiraan rukyat,” ungkap Thomas dalam acara diskusi BRIN Insight Every Friday, Jumat (3/3/2023).     

Thomas menyebut, ada potensi kesamaan penetapan awal Ramadan 1444 Hijriah. Itu dapat terjadi apabila saat maghrib 22 Maret 2023 di Indonesia posisi bulan sudah memenuhi Neo MABIMS yaitu kriteria 3-6,4 dan hilal. Sehingga seragam bahwa 1 Ramadan 1444 Hijriah jatuh pada 23 Maret 2023. Pada sisi lain, ia juga menyebutkan ada potensi perbedaan dalam penetapan Idulfitri 1444 Hijriah karena pada saat maghrib 20 April 2023 posisi bulan ada kemungkinan belum memenuhi kriteria Neo MABIMS.

Sebaliknya, posisi bulan sudah memenuhi metode hilal dan membuat Idulfitri 1 Syawal 1444 Hijriah diperingati dalam dua waktu berbeda, versi Neo MABIMS akan merayakannya pada 22 April 2023 dan pengguna metode hilal akan melangsungkannya pada 21 April 2023. Thomas menyebut, agar unifikasi kalender hijriah dapat terwujud, maka harus ada penetapan oleh otoritas tunggal dan batas tanggalnya bisa diikuti bersama.      

Ia menyarankan, otoritas tunggal mungkin bisa diwujudkan dulu di tingkat nasional atau regional. Penentuan ini mengacu pada batas wilayah sebagai satu wilayah hukum (wilayatul hukmi) sesuai batas kedaulatan negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rujuk Diplomatik Iran-Arab Saudi dan Sosio-Nasionalisme Bung Karno

Next Post

Mengecilnya Partai Politik Berbasis Islam di Indonesia

fusilat

fusilat

Related Posts

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Next Post
Catatan Akhir Tahun 2022, Saatnya Indonesia Menyatakan Pandemi Sudah Selesai

Mengecilnya Partai Politik Berbasis Islam di Indonesia

Relawan  Capres Anies Akan Kawal Mulai dari  TPS

Relawan  Capres Anies Akan Kawal Mulai dari  TPS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist