Jakarta-Fusilatnews.—Sejarah RI yang sangat berkesan melaksanakan Pemilu yang terbaik, jujur pada zaman Orde Lama saat Kabinet Burhanudin tahun 1955 ketika Masyumi jaya. Setelah tu, kecurangan menjadi inheren bagian dari cara memenangkan pemilu. Justru terjadi di era digital, input 130 tetapi tercatat menjadi 1300 atau menjadi 13. Menggugat persoalan ini-pun ke MK, tidak membawa hasil apapun. Jadi peran netralitas dan profesionalisme KPU menjadi salah satu kunci, sukses pemilu/pilpres yang jujur. Jangan sampai sebelum belum digelar, pemenangnya sudah ditentukan!
Berkaitan dengan hal tersebut, dalam rangka mengaman hasil-hasil pemilu tersebut, dilaksanakan sebuah Webinar, Ir Nelwan Dachri dari Sumut untuk membekali Bimbingan tehnis. Berbagai Pemaparan dari Relawan Anies Baswedan Center/AB Center, Depok, Jabar Pimpinan Sigit Bihandoko dengan Pantia Syamsu Rizal didampingi Neneng dan Jumi di Meruyung, jalan Swadaya, Limo, Depok, 17 Maret 2023 siang.
Dahri juga menyampaikan pengalaman hitung cepat, memaparkan, Perhitungan bisa cepat, untuk menhhitung cepat lebih dari 1000 TPS termasuk di manca-negara, mungkin bisa selesai sampai jam 20 dengan syarat semua komputer pemilu kabupaten kota terkorneksi dengan sistim mandiri.
Untuk mengontrol media hisab suara cepat KPU yang tak tertandingi, maka semua hp petugas/relawan Anies harus terdaftar, agar tak dicurangi sehingga bila ada perubahan data maka nomor hp lain yang tak terdaftar tak bisa merubah hisab/hitungan hasil suara. Datanya akan sulit dilacak tanpa pembanding, apalagi dimasukan dalam kardus gembok tempat tampung surat tetap akan berlaku.
Untuk kemenangan Capres Anies maka relawan haruse harian kawal Pemilu terlibat aktif tanpa ada yang wafat seperti Pemilu tahun 2019 yang tewaskan nyaris 900 petugas kpps tanpa tanpa otopsi. Sejarah buruk Kotak merah rezim menang di Cirebon dan jateng pada tahun 2019. Modusnya menghilangkan Surat suara pada pleno yang syarat dengan money politik di kelurahan bisa langsung ke Camatan dilanjutkan ke Pleno tingkat kota/kabupaten.
Maka relawan Saksi yang ber SK dan tak ber SK harus terus dapat memmantau data pleno yang di kordinir di Kecamatan dan Jangan percayakan kepada petugas lain datanglah sebelum jam Pemilu dimulai.
Jalur relawan hijau yang jujur harus punya data mutlak dari kelurahan, yang terus harus dikawal agar tak kesulitan hisab kecamatan yang riskan untuk dijual/disuap untuk menentukan kemenangan Capres kita yang sidik, Amanah, Fathonah, Tabligh. Bila suaranya berlebih itulah curang yang sulit dapat digugat di tingkat kecamatan. Aparat regime ini, dominan seperti kasus yang pernah terjadi kecurangan di Tangerang, dengan alasan kekurangan petugas kontrol atau berdalih pemilihnya wafat.
Relawan harus memonitor media White board dan Absensi list. Jangan sampai terulang seperti pada masyarakat Papua yang pintar Demokrasi, namun Pilihan suaranya diwakilkan kepala suku.
Kecurangan petugas pemilu antara lain menggunakan kuku panjang dan dimeja ada paku untuk coblos tanda gambar/ curang.
Serangan dhuha kira jam 9 usai mencoblos keluar dari TPS dapat ampau yang dijanjikan Rp.100.000- dari preman parpol Obor (One Belt One Road), adalah fenomena lian. Larang pemilih pindah dari TPS lain dan suara tak sah bila coblos 2 gambar waspada misal ada net petugas pemilih berkode pake baju putih yang sok akrab.
Team pengarah pusat Zul Tagayo dan Sulistiyo yang datang terlambat menambahkan 6 pokok kunci pemenangan, sosialisasi keluarga, Tetangga karna Anies capres unggul mutu prestasi dari HMI MPO, sehingga selalu diserang dan pembusukan, selalu dicari kesalahannya, misalnya seperti kemiskinan dan KKN di Wadas Jateng yang disalahkan Anies gagal capres.
Relawan Jarnas (Jaringan Nasional Anies) AB Center Depok harus pandai dan rajin memanfaakan dan gunakan gunakan Twiter, untuk mengantisipasi buzzer, yang fasiq memprovokasi rakyat, mewaspadai hasil-hasil survey, apalagi digital pooling yang bisa diikuti siapapun tanpa bukti fisik / wawancara langsung.
Acara dilajutkan pada tanggal 18 Maret 2023 sore di AB Center pimpinan Sigit, merencanakan Rakerda Forkom Jarnas Depok bersama simpul Jarnas AFC, Siliwangi, SA Putih, SP 24, ABW, Beraksi dirumah Maya, Grand Depok City * Mahdi
Dan jelas jelas dari kekuatan Cuan Obor (One Belt One Road) de RI via gerombolan parpol penguasa KKN riba menjadi supremasi Hubudunia jabatan rezem 3 priode menggunakan alasan Coronavian dan aspirasi rakyat mayoritas yang mana.
Canggih budaya bohong Pemimpin tak perlu ijazah asli kecuali buktikan Skill asing.
Sehingga untuk save masa depan via Pemilu tahun 2024, Webinar Ir Nelwan Dachri dari Sumut membekali Bimbingan tehnis, Pemaparan Relawan Anies Baswedan Center / ABCenter, Depok, Jabar Pimpinan Sigit Bihandoko dengan Pantia Syamsu Rizal didampingi Neneng dan Jumi di Meruyung, jalan Swadaya, Limo, Depok, 17 Maret 2023 siang.
Dahrir pengalaman hitung cepat dari kuliah sistim ilmu pemerintahan, memaparkan, Perhitungan harus jujur, cepat, untuk hitung cepat lebih dari 1000 TPS termasuk di manca, mungkin bisa selesai sampai jam 20 dengan syarat semua komputer pemilu kabupaten kota terkordinasi dengan sistim mandiri.
Untuk mengontrol media hisab suara cepat KPU yang tak tertandingi Maka semua hp petugas / relawan Anies harus terdaftar agar tak dicurangin sehingga bila ada perubahan data maka nomor hp lain yang tak terdaftar maka tak bisa rubah hisab / hitungan suara.
Karna bila datanya sulit dilacak tanpa pembanding, apalagi dimasukan dalam kardus gembok tempat tampung surat tetap berlaku.
Untuk kemenangan Capres Anies maka relawan haruseharian kawal Pemilu terlibat aktif tanpa wafat seperti Pemilu tahun 2019 yang tewaskan nyaris 900 kpps tanpa tanpa otopsi.
Sejarah buruk Kotak merah rezim menang rezem di Cirebon dan jateng pada tahun 2019.
Modusnya hilangkan Surat suara pleno yang syarat dengan money politik di kelurahan bisa langsung ke Camatan dilanjutkan ke Pleno Walkot.
Maka relawan Saksi yang ber SK dan tak ber SK terus pantau data pleno yang di kordinir di Kecamatan dan Jangan percayakan kepada petugas lain datanglah sebelum jam Pemilu dimulai.
Jalur relawan hijau yang jujur harus punya data mutlak dari kelurahan dikawal terus agar tak kesulitan hisab kecamatan yang riskan untuk dijual / disuap untuk menentukan kemenangan Capres yang sidik, Amanah, Fathonah, Tabligh, bila suaranya berlebih itulah curang yang sulit gugat di kecamatan dominan aparat rezem seperti kasus curang di Tangerang kekurangan petugas kontrol atawa berdalih pemilih wafat.
Relawan harus kuasai media White board dan Absensi lyst dan Jangan sampai terulang pada masyarakat Papua yang pintar Demokrasi, namun Pilihan suaranya diwakilkan kepala suku Olygarkhe.
Kecurangan petugas pemilu gunakan kuku panjang dan dimeja ada paku untuk coblos curang.
Serangan dhuha kira jam 9 usai mencoblos keluar dari TPS dapat sogokan Olygarkhe yang dijanjikan 100. 000- dari prenan parpol Obor (One Belt One Road)
Larang pemilih pindah dari TPS lain dan suara tak sah bila coblos 2 gambar waspada misal ada net petugas pemilih berkode pake baju putih yang kusuk akrab.
Misal adu Data 93 halaman diperkecil jadi 1 Kecamatan terjadi debat bukti gunakan data sesungguhnya mengundang bahaya dengan laporan nomor kembar
Bila kecurangan harus dilaporan ke posko nasional yang juga ada di manca, gunakan data hp relawan yang riskan di hacker hingga pagi
Laporan hingga pagi.
Team pengarah pusat Zul Tagayo dan Sulistiyo yang datang terlambat menambahkan 6 pokok konci pemenangan Sosialisasi keluarga, Tetangga karna Anies capres unggul mutu prestasi dari HMI MPO sehingga selalu diserang busuk selalu dicari kesalahannya misalnya kemiskinan dan KKN di Wadas Jateng berarti salah Anies gagal capres.
Kendati kini zamanow banyak informasi HP namun masyarakat dusun te tap Taqlid takut pada pamong olygarkhe.
Relawan Jarnas (Jaringan Nasional Anies) AB Center Depok harus pandai rajin gunakan gunakan Twiter antisipasi buzerp fasiq latih rakyat cara sub scrib, waspada hasil survey apalagi digital pooling yang bisa diikuti siapapun tanpa bukti fisik / wawancara langsung.
Lanjut besoknye 18 Maret 2023 sore ABCenter pimpinan Sigit rencanakan Rakerda Forkom Jarnas Depok bersama simpul Jarnas AFC, Siliwangi, SA Putih, SP 24, ABW, Beraksi dirumah Maya, Grand Depok City bersama simpul Jarnas AFC, Siliwangi, SA Putih, SP 24, ABW, Beraksi. * Mahdi






















