• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapa Jokowi Tidak Akan Hadir di Upacara HUT RI di Istana Negara?

Ali Syarief by Ali Syarief
August 15, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Mengapa Jokowi Tidak Akan Hadir di Upacara HUT RI di Istana Negara?
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus di Istana Negara selalu menjadi momen simbolik bagi para pemimpin bangsa. Di sinilah kepala negara, mantan presiden, pejabat tinggi, dan rakyat terpilih bersatu dalam ritual kenegaraan, mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat. Namun, pada tahun 2025, tanda tanya besar muncul: mengapa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, justru belum memastikan kehadirannya dalam upacara tersebut, sementara ia telah dipastikan akan hadir pada Sidang Tahunan MPR sehari sebelumnya?

Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, menyatakan bahwa Jokowi sudah menerima undangan resmi untuk upacara di Istana. Namun, kepastian kehadiran belum ada. Sebaliknya, ia sudah mengunci jadwal untuk Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025. Artinya, secara fisik dan protokoler, tidak ada kendala yang membuatnya absen dari acara kenegaraan di Istana—kecuali pertimbangan politik dan psikologis.

Bayangkan momen di mana Jokowi duduk sejajar dengan para mantan presiden lain seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono. Posisi ini bukan hanya soal kursi, melainkan soal simbol. Setelah meninggalkan kursi kekuasaan, seorang mantan presiden kerap “dikurung” dalam citra politiknya di mata publik. Duduk di deretan yang sama berarti menempatkan diri dalam satu garis sejarah, tanpa lagi menjadi pusat sorotan. Bagi sosok yang selama satu dekade menjadi wajah utama kekuasaan, itu bisa menjadi momen transisi yang sulit—bahkan mungkin terasa janggal.

Selain itu, ada kemungkinan bahwa Jokowi ingin menghindari panggung di mana politik simbolik lebih kuat daripada pidato atau kebijakan. Kehadirannya di Sidang Tahunan MPR memberi ruang baginya untuk tetap tampil dalam konteks formal dan resmi, di mana ia bisa berbicara atau memberi pesan politik. Sementara di upacara 17 Agustus, ia hanya akan menjadi salah satu dari sekian tokoh, tanpa peran sentral.

Bisa juga, ini adalah bentuk strategi menjaga jarak. Dengan ketegangan politik pasca-pemerintahannya—termasuk perdebatan soal kebijakan, warisan politik, dan kontroversi yang melibatkan keluarganya—Jokowi mungkin memilih untuk menghindari momen yang mempertemukan dirinya dengan tokoh-tokoh yang pernah bersinggungan secara politik. Kehadiran bersamaan dengan SBY atau Megawati, misalnya, bisa memunculkan tafsir publik dan media yang tak ia inginkan.

Namun, terlepas dari alasan pribadi atau politik, absennya Jokowi dari upacara di Istana, jika benar terjadi, akan menjadi preseden yang aneh. Tradisi kenegaraan bukan sekadar formalitas; ia adalah bagian dari ingatan kolektif bangsa. Dan ketika seorang mantan presiden memilih hadir di forum politik tapi absen di panggung peringatan kemerdekaan, pesan yang terbaca bisa jauh lebih besar daripada alasan yang diutarakan.

Pada akhirnya, mungkin Jokowi sedang memikirkan bagaimana ia ingin dikenang. Duduk di barisan mantan presiden pada 17 Agustus adalah simbol keterhubungan dengan sejarah bangsa. Menghindarinya, justru akan menambah bab baru—bab tentang jarak, pilihan, dan warisan yang tak hanya ditulis di buku sejarah, tapi juga di ingatan rakyat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Buzzer, Politik Post Truth, dan Isyarat Perlawanan Megawati

Next Post

Megawati Lantik Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP 2025–2030, Kembali Usai Amnesti Kasus Harun Masiku

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Megawati Lantik Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP 2025–2030, Kembali Usai Amnesti Kasus Harun Masiku

Megawati Lantik Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP 2025–2030, Kembali Usai Amnesti Kasus Harun Masiku

Eksekusi Silfester: Cermin Buram Penegakan Hukum – Siapa Dadernya?

Eksekusi Silfester: Cermin Buram Penegakan Hukum - Siapa Dadernya?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist