• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapa Presiden Prabowo Menggelar Sidang Kabinet dari Washington? Kemana Wapres?

Ali Syarief by Ali Syarief
November 13, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Habiburokhman : Ada Upaya Jegal Gibran Sebagai Bakal Cawapres
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Presiden Prabowo Subianto memilih untuk memimpin rapat kabinet terbatas dari Washington DC terkait penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, muncul pertanyaan di publik: mengapa beliau tidak mendelegasikan tugas ini kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mengingat urgensi isu tersebut mungkin dianggap dapat dikelola tanpa keterlibatan langsung dari Presiden? Langkah ini menyoroti peran dan posisi Wapres di kabinet Presiden Prabowo, mengisyaratkan peran yang lebih simbolis daripada sebagai pejabat pelaksana tugas.

Tindakan Presiden Prabowo ini bisa diartikan sebagai penegasan bahwa Wakil Presiden bukanlah pengganti langsung atau pejabat pelaksana tugas saat Presiden sedang di luar negeri. Alih-alih mengalihkan kendali kepada Wapres, Prabowo tetap mengambil alih peran utama dalam penanganan bencana, meskipun dari jarak jauh, guna menghindari persepsi bahwa Wapres memiliki kewenangan penuh untuk memimpin pada saat-saat krusial.

Pada umumnya, situasi seperti bencana alam memungkinkan Presiden untuk menyerahkan tugas tersebut kepada Wakil Presiden, terutama jika Presiden sedang berada di luar negeri. Namun, dalam sistem pemerintahan Indonesia, Wakil Presiden lebih berfungsi sebagai pendamping dan pelengkap bagi Presiden, bukan sebagai pejabat pelaksana tugas. Keputusan untuk memimpin rapat dari luar negeri menunjukkan bahwa Prabowo ingin memperjelas batas-batas kewenangan dalam kabinetnya, terutama pada peran Wakil Presiden Gibran.

Ada beberapa alasan penting yang mungkin melandasi keputusan ini. Pertama, Prabowo mungkin ingin menegaskan otoritasnya dalam penanganan krisis domestik sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai kepala negara. Langkah ini menunjukkan bahwa Presiden tetap memiliki kendali penuh, terlepas dari lokasi geografisnya, dan tidak hanya bergantung pada keberadaan fisik. Melalui video conference, ia memastikan instruksinya langsung tersampaikan kepada pihak-pihak terkait, termasuk BNPB dan instansi pemerintah lainnya.

Selain itu, keputusan untuk memimpin rapat dari luar negeri juga menyoroti peran teknologi dalam pemerintahan modern. Dengan memanfaatkan komunikasi digital, Presiden Prabowo dapat terus menjalankan fungsinya sebagai kepala negara tanpa jeda, memberikan respons yang cepat atas bencana tanpa harus kembali ke tanah air.

Di sisi lain, langkah ini juga secara tersirat menjawab beberapa persepsi di masyarakat mengenai posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Sebagai pendamping, Wapres memiliki tugas untuk mendukung visi dan instruksi Presiden, bukan untuk mengambil alih posisi Presiden dalam penanganan krisis. Sikap Presiden yang tidak menyerahkan tanggung jawab penuh kepada Wapres dalam situasi ini sekaligus menjelaskan perbedaan fungsi antara Wakil Presiden dan pelaksana tugas presiden yang sebenarnya tidak ada dalam sistem pemerintahan Indonesia.

Penanganan langsung dari Prabowo juga dapat dipandang sebagai bentuk kepeduliannya terhadap situasi bencana di tanah air. Dengan mengambil langkah ini, Presiden ingin menunjukkan bahwa setiap peristiwa krisis, besar maupun kecil, tetap menjadi prioritas utama bagi dirinya, dan kehadirannya, meskipun virtual, tetap penting dalam mengambil kebijakan krusial.

Langkah ini mencerminkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang tetap terlibat dan responsif terhadap situasi darurat, sekaligus menjaga posisi Wapres dalam kerangka yang sudah ditetapkan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Disertai Gemuruh Kuat, Terdengar hingga Maumere Gunung Lewotobi Kembali Meletus

Next Post

Tujuh Napi Narkoba Kabur dari Rutan Salemba, Aparat Selidiki Dugaan Bantuan dari Pihak Luar

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Tujuh Napi Narkoba Kabur dari Rutan Salemba, Aparat Selidiki Dugaan Bantuan dari Pihak Luar

Tujuh Napi Narkoba Kabur dari Rutan Salemba, Aparat Selidiki Dugaan Bantuan dari Pihak Luar

Pelindung Ribuan Situs Judol,Benar-benar Sakti, Tak Lulus Seleksi, tapi Bekerja di Kementerian Komdigi

Skandal Judol Kementerian Komdigi 18 Orang Ditetapkan Tersangka

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist