• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengapa Sekalipun Sudah Lengser, Jokowi Masih Terkait dengan Pemerintahan?

Ali Syarief by Ali Syarief
January 4, 2025
in Feature, Politik
0
Kepo Jokowi di Pilkada 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap transisi kekuasaan di dunia politik sering kali menyisakan jejak pengaruh dari pemimpin sebelumnya. Namun, dalam kasus Joko Widodo (Jokowi), keterkaitan ini tampaknya lebih dari sekadar warisan biasa. Dugaan bahwa Jokowi sengaja menempatkan personal loyal dalam pemerintahan Prabowo Subianto untuk melindungi dirinya semakin nyata. Kesalahan dan kejahatan politik masa lalu yang sebelumnya tertutupi kini terlihat lebih jelas, membuka tabir kepentingan di balik transisi kekuasaan.

Strategi Melindungi Kekuasaan

Fenomena ini bukan hal baru dalam politik global. Pemimpin yang lengser kerap memastikan pengaruh mereka tetap ada melalui loyalis atau kebijakan yang mengikat pemerintahan berikutnya. Tujuannya bisa untuk menjaga stabilitas, warisan, atau melindungi diri dari potensi tuntutan hukum.

Di Indonesia, dugaan bahwa Jokowi menempatkan figur-figur loyalis di kabinet Prabowo menunjukkan pola ini. Nama-nama seperti Bahlil Lahadalia, yang dikenal dekat dengan Jokowi, dinilai bukan hanya sebagai representasi keberlanjutan kebijakan, tetapi juga sebagai tameng politik bagi mantan presiden.

Contoh Serupa di Dunia

  1. Vladimir Putin (Rusia)
    Setelah dua periode menjabat sebagai presiden, Vladimir Putin tidak sepenuhnya meninggalkan kekuasaan. Pada 2008, ia menjadi Perdana Menteri di bawah Presiden Dmitry Medvedev, yang dipandang sebagai sekutunya. Putin tetap memegang kendali utama di Rusia meskipun secara resmi tidak menjadi presiden. Praktik ini memungkinkan Putin untuk kembali menjabat sebagai presiden pada 2012, memastikan pengaruhnya tetap dominan.
  2. Xi Jinping (Tiongkok)
    Meskipun Tiongkok memiliki sistem politik satu partai, Xi Jinping telah memanipulasi struktur kekuasaan untuk menghapus batasan masa jabatan. Dengan cara ini, ia memastikan bahwa pengaruhnya tidak hanya berlangsung selama ia menjabat, tetapi juga jauh setelahnya melalui loyalis yang ditempatkan di posisi strategis.
  3. Donald Trump (Amerika Serikat)
    Setelah kekalahan dalam pemilu 2020, Trump tetap memiliki pengaruh besar terhadap Partai Republik. Banyak anggota partai terus mempromosikan kebijakan dan ideologi yang selaras dengan Trump. Bahkan, pemilihan calon legislatif atau pejabat lokal sering kali didasarkan pada loyalitas mereka terhadap Trump.
  4. Hosni Mubarak (Mesir)
    Sebelum digulingkan pada 2011, Hosni Mubarak mengisi banyak posisi strategis di pemerintahan dan militer dengan loyalisnya. Setelah lengser, pengaruh ini masih dirasakan dalam proses transisi Mesir menuju pemerintahan baru, memperlambat reformasi yang diharapkan.
  5. Nicolás Maduro (Venezuela)
    Ketika Hugo Chávez meninggal pada 2013, ia memastikan Nicolás Maduro, seorang loyalisnya, menjadi penggantinya. Maduro melanjutkan banyak kebijakan Chávez, tetapi juga menghadapi tuduhan memanfaatkan struktur kekuasaan lama untuk mempertahankan kepentingan kelompok tertentu.

Kesalahan dan Kejahatan yang Mulai Terbongkar

Dalam kasus Jokowi, isu-isu yang muncul di akhir masa pemerintahannya semakin sulit ditutupi, termasuk:

  • Nepotisme: Penempatan keluarga dan kroni dalam posisi strategis.
  • Utang Negara: Lonjakan utang yang mencapai titik kritis tanpa transparansi penggunaannya.
  • Proyek Ambisius: Ibu Kota Negara (IKN) yang dinilai membebani anggaran dan kurang relevan dengan kebutuhan rakyat.
  • Supremasi Hukum yang Lemah: Pembiaran terhadap pelanggaran hukum dan korupsi di level tinggi.

Mirip dengan contoh dari negara lain, dugaan keterlibatan Jokowi dalam pemerintahan baru menciptakan kesan bahwa ia ingin melindungi dirinya dari potensi tuntutan atas kebijakan dan keputusan kontroversial di masa lalu.

Dampak pada Demokrasi

Fenomena ini mencederai prinsip dasar demokrasi. Pemerintahan baru seharusnya bebas dari bayang-bayang kepentingan lama, mampu membuat keputusan yang independen demi kepentingan rakyat. Keterlibatan mantan pemimpin, langsung maupun tidak, berisiko memanipulasi arah kebijakan sesuai kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Belajar dari Kasus Global

  • Ketegasan Hukum: Seperti yang dilakukan Afrika Selatan dalam menangani Jacob Zuma, di mana investigasi terhadap dugaan korupsi terus berjalan meskipun ia lengser.
  • Transparansi Pemerintahan Baru: Pemerintah baru harus tegas dalam membuka fakta-fakta yang selama ini tertutupi, seperti yang terjadi di Argentina setelah era Cristina Fernández de Kirchner.

Kesimpulan

Keterkaitan Jokowi dengan pemerintahan Prabowo mencerminkan pola umum dalam politik global, di mana pemimpin lama berusaha mempertahankan pengaruhnya demi kepentingan pribadi. Publik perlu terus menuntut transparansi dan independensi dari pemerintahan baru untuk memutus siklus ini.

Dalam demokrasi yang sehat, transisi kekuasaan tidak hanya berarti pergantian pemimpin, tetapi juga pembebasan dari beban politik masa lalu. Tanpa ini, demokrasi hanya akan menjadi ilusi yang terus diwarnai kepentingan tersembunyi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPK Terbukti Prematur Belum Memiliki Dua Alat Bukti yang Cukup

Next Post

PERAN BULOG DALAM PROGRAM “MAKMUR” BUMN

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Beras Premium Alami Kelangkaan Wapres Desak Bulog Salurkan Stok kepada Masyarakat

PERAN BULOG DALAM PROGRAM "MAKMUR" BUMN

Tak Transparan, CSR PT Sambu Grup Dipertanyakan Masyarakat

Tak Transparan, CSR PT Sambu Grup Dipertanyakan Masyarakat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...