• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menghapus Stigma dan Mewujudkan Aceh Bebas Pasung

21.000 Warga Aceh Alami Gangguan Jiwa, 114 Orang Dipasung

Ali Syarief by Ali Syarief
February 8, 2025
in Feature, Law
0
Menghapus Stigma dan Mewujudkan Aceh Bebas Pasung
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, mengenai tingginya jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Aceh membuka mata banyak pihak terhadap realitas yang sering kali diabaikan. Faktor-faktor seperti tekanan sosial, konflik berkepanjangan, dan bencana telah berkontribusi terhadap tingginya angka gangguan jiwa di provinsi ini. Namun, yang lebih menyedihkan adalah bagaimana masyarakat memperlakukan mereka—dengan stigma, diskriminasi, bahkan pemasungan.

ODGJ dan Hak-Hak Mereka

Dalam banyak kasus, ODGJ diperlakukan sebagai kelompok yang terpinggirkan. Padahal, sebagaimana ditekankan oleh Safrizal, mereka memiliki hak yang sama sebagai warga negara. Setiap individu, termasuk penderita gangguan jiwa, berhak mendapatkan perlakuan manusiawi serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Program pencanangan Aceh Eliminasi Pasung merupakan langkah progresif yang bertujuan untuk mengakhiri praktik tidak manusiawi ini. Dengan mengevakuasi ODGJ yang membahayakan ke rumah sakit jiwa alih-alih dipasung, Aceh sedang menapaki jalan menuju kebijakan kesehatan mental yang lebih beradab.

Seuramoe Sehat Jiwa: Fasilitas dan Tantangan

Keberadaan fasilitas layanan kesehatan jiwa seperti Seuramoe Sehat Jiwa di Kuta Malaka, yang mampu menampung 300 pasien, menjadi harapan bagi banyak ODGJ di Aceh. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari cukup jika dibandingkan dengan jumlah ODGJ yang mencapai 21.000 orang, di mana 50 persen di antaranya mengalami gangguan jiwa berat. Direktur RSJ Aceh, Dr. Hanif, menegaskan bahwa saat ini ada 114 ODGJ yang masih dipasung di berbagai daerah. Untuk mencapai target eliminasi pasung dalam waktu dekat, diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, rumah sakit jiwa, serta masyarakat.

Pentingnya Dukungan Keluarga dan Masyarakat

Salah satu penyebab utama pemasungan adalah minimnya pemahaman masyarakat tentang gangguan jiwa. Banyak keluarga yang merasa tidak memiliki pilihan lain karena terbatasnya akses layanan kesehatan mental atau karena takut akan stigma sosial. Oleh karena itu, edukasi masyarakat mengenai gangguan jiwa dan cara menanganinya menjadi kunci utama dalam upaya eliminasi pasung.

Pelatihan keterampilan bagi ODGJ yang telah sembuh juga menjadi aspek penting dalam pemulihan mereka. Dengan adanya rehabilitasi berbasis keterampilan di RSJ Aceh, pasien yang telah pulih diharapkan bisa mandiri dan kembali berbaur dalam masyarakat. Upaya ini bukan hanya memberikan mereka kesempatan kedua dalam hidup, tetapi juga membantu menghapus stigma negatif terhadap gangguan jiwa.

Menuju Aceh Bebas Pasung

Pencanangan Aceh Eliminasi Pasung bukan hanya sekadar janji, tetapi harus menjadi komitmen bersama. Kesuksesan program ini bergantung pada dukungan penuh dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat luas. Selain itu, kebijakan kesehatan mental harus terus diperkuat dengan alokasi anggaran yang memadai serta peningkatan jumlah tenaga medis yang kompeten di bidang kesehatan jiwa.

Pada akhirnya, gangguan jiwa bukanlah sesuatu yang harus ditakuti atau dijauhi. Sebaliknya, mereka yang mengalami gangguan jiwa membutuhkan perhatian dan dukungan agar bisa mendapatkan kembali hak-hak dasar mereka sebagai manusia. Aceh bebas pasung bukan sekadar impian, tetapi sebuah keharusan demi kemanusiaan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pejabat Indonesia Enggan Naik Transportasi Umum – Tak Memberi Contoh

Next Post

AKBP Bintoro, AKP Mariana Dipecat dari Polri karena Terlibat Kasus Suap

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
AKBP Bintoro, AKP Mariana Dipecat dari Polri karena Terlibat Kasus Suap

AKBP Bintoro, AKP Mariana Dipecat dari Polri karena Terlibat Kasus Suap

36 Polisi Diputus Bersalah Dalam Sidang Etik Kasus DWP

36 Polisi Diputus Bersalah Dalam Sidang Etik Kasus DWP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist