• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menjual Kaesang dengan Label Halal

fusilat by fusilat
June 29, 2024
in Feature, Pilkada, Pojok KSP
0
Menjual Kaesang dengan Label Halal
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Ibarat barang dagangan, Kaesang Pangarep mulai dijual. Tak tangung-tanggung, manajer marketingnya adalah ayahandanya sendiri, Presiden Joko Widodo. Supaya bisa dijual, Kaesang dilabeli dengan sertifikat “halal”.

Adalah Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi yang pertama kali mengungkap ihwal Kaesang sudah “dijual”.

Menurut anggota DPR itu, Kamis (27/602024), Kaesang sudah disodorkan ke parpol-parpol, termasuk ke PKS untuk diusung sebagai calon gubernur/wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

Sontak, parpol-parpol pendukung Jokowi ramai-ramai dan kompak membantah pernyataan Aboe Bakar Alhabsyi itu, mulai dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), bahkan hingga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah deklarasi mendukung Anies Baswedan, dan juga Partai Nasdem yang hampir pasti mendukung Anies sebagai cagub di Pilkada Jakarta 2024.

Tak terkecuali pihak Istana melalui Staf Khusus Presiden Jokowi Grace Natalie dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Begitu pun Pro Jokowi alias Projo. Mereka ramai-ramai membantah Kaesang disodorkan ke parpol-parpol. Kata mereka, Jokowi tak pernah cawe-cawe urusan pilkada.

Adapun Kaesang sendiri terkesan meradang. Ia bahkan minta Aboe Bakar tidak menebar kebohongan publik dan tidak membawa-bawa sang ayah dalam pilkada. Sebab, dirinya selaku Ketua Umum PSI punya hak penuh untuk menentukan cagub, bukan ayahandanya.

Aboe Bakar berbohong? Secara logika bisa saja, karena yang menyatakan Kaesang disodorkan ke parpol-parpol sejauh ini hanya dia seorang diri. Apalagi parpol-parpol lain sudah seirama membantah. Koor!

Kebenaran dalam politik ditentukan oleh suara terbanyak. Salah atau benar, bohong atau jujur, kalau punya banyak pengikut maka dianggap benar.

Akan tetapi, jika dilihat dari tabiat Jokowi dan keluarganya, bisa jadi justru Kaesang dan parpol-parpol pendukung Jokowi yang berbohong.

Jokowi sudah biasa pagi ngomong A, sore ngomong B, malam ngomong C. “Esuk dhele sore tempe”. Begitu pun elite parpol-parpol pendukungnya.

Zulkifli Hasan, misalnya. Awalnya ia menyatakan Jokowi tak mengizinkan Kaesang maju di Pilkada 2024. Kini, suara Menteri Perdagangan itu lain lagi. Bahkan ia mau memasangkan Kaesang dengan Zita Anjani, putrinya untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.

Mungkin yang dimaksud Zulkifli adalah Jokowi tidak mengizinkan Kaesang maju Pilkada Jakarta jika hanya menjadi cawagub. Jika menjadi cagub, maka diizinkan.

Sertifikat Halal

Pertanyaannya, laku jualkah Kaesang di Pilkada Jakarta 2024?

Jika melihat calon lain yang sudah muncul ke permukaan seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kamil, tentu “anak ingusan” itu kalah laku jual. Lebih berkilau Anies dan Emil yang sudah berpengalaman menjadi gubernur. Anies di Jakarta, Emil di Jawa Barat.

Sebaliknya, Kaesang hanya berpengalaman di bidang bisnis. Itu pun belum lama. Sementara di pemerintahan pengalamannya masih nol. Pengalaman memimpin parpol juga baru seumur jagung.

Namun, Kaesang adalah anak Presiden, dan seorang Presiden bisa melakukan apa saja yang tak bisa dilakukan orang lain.

Bukankah Jokowi akan lengser pada 20 Oktober 2024, sementara Pilkada 2024 digelar pada 27 November mendatang?

Tidak salah. Tapi pemerintahan pengganti rezim Jokowi adalah penerusnya, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang pada Pilpres 2024 didukung Jokowi. Mereka akan meneruskan kebijakan-kebijakan ala Jokowi, seperti jor-joran membagikan bantuan sosial (bansos) menjelang pilkada, seperti yang terjadi menjelang Pilpres 2024. Apalagi Gibran sang wakil presiden terpilih adalah kakak kandung Kaesang.

Kedua, ibarat produk makanan, Gibran sudah mengantongi sertifikat “halal”, yakni Keputusan Mahkamah Agung (MA) No 23P/2024 tertanggal 29 Mei 2024.

Melalui keputusan kontroversial itu, MA “menghalalkan” Kaesang yang baru akan berusia 30 tahun pada 25 Desember 2024, untuk maju sebagai cagub/cawagub dalam Pilkada 2024, karena usia dihitung pada saat pelantikan calon terpilih sekitar Januari 2025, bukan pada saat penetapan calon pada September 2024. Kaesang pun berlabel “halal”.

Dengan label “halal” itu, “brand” Kaesang bertambah kinclong, dan nilai jualnya pun merangkak naik.

Jika ternyata pasaran Kaesang tidak naik-naik juga, Jokowi serta Prabowo dan Gibran diyakini akan melakukan apa saja supaya Kaesang, jika benar nanti maju, terpilih di Pilkada Jakarta 2024. Dengan siapa pun pasangannya. Sebagai cagub atau cawagub posisinya.

Label “halal” Kaesang ini serupa dengan label “halal” kakak kandungnya, Gibran Rakabuming Raka saat akan mendaftar sebagai cawapres di Pilpres 2024.

Label “halal” Gibran tersebut diberikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada 16 Oktober 2023, yang saat itu diketuai Anwar Usman, adik ipar Presiden Jokowi alias paman dari Gibran, melalui Keputusan No 90 Tahun 2023.

Dengan keputusan kontroversial itu, Gibran yang saat itu baru berumur 36 tahun, belum 40 tahun, bisa maju sebagai cawapres karena sedang menjabat kepala daerah, yakni Walikota Surakarta, Jawa Tengah.

Jika Gibran, anak sulung Jokowi, sebagai cawapres yang berpasangan dengan capres Prabowo Subianto laku jual di Pilpres 2024, dengan perolehan suara cukup meyakinkan, yakni 58,58%, apakah Kaesang, putra bungsu Jokowi, nanti akan laku jual juga jika jadi maju di Pilkada Jakarta 2024?

Kita tunggu saja tanggal mainnya. Yang jelas, Kaesang sudah dapat label halal dari MA untuk maju di Pilkada 2024, sebagaimana Gibran mendapat label halal dari MK untuk maju di Pilpres 2024 dan “terjual” alias “sold out”.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dua astronot harus merasa betah di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk saat ini.

Next Post

Pemilihan Presiden Iran Akan Berlangsung pada Putaran Kedua antara Pazeshkian dan Jalili

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Pemilihan Presiden Iran Akan Berlangsung pada Putaran Kedua antara Pazeshkian dan Jalili

Pemilihan Presiden Iran Akan Berlangsung pada Putaran Kedua antara Pazeshkian dan Jalili

Kuasa Hukum Hasto Tuding Ada Politisasi Dalam Kasus Harun Masiku

Risma, Azwar Anas dan Pramono Disiapkan PDIP Sebagai Calon Gubernur Jawa Timur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

REALISME TUNTUTAN MAHASISWA

June 14, 2026
Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

Saat Jutawan Angkat Kaki, Apa yang Tersisa untuk Indonesia?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...