• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menteng Menyimpan Sinyal: Ketika Eggi Sudjana Mengetuk Pintu Kekuasaan

Ali Syarief by Ali Syarief
April 19, 2025
in Feature, Politik
0
Setelah Lembong di Penjara Anies Menyusul?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Di era Jokowi, loyalitas politik diukur dari seberapa patuh aktor-aktor di sekitar istana mengamini kebijakan dan narasi besar sang presiden—IKN, hilirisasi, bahkan soal “putra mahkota” Gibran. Dalam ekosistem seperti ini, tokoh seperti Eggi Sudjana dan Syahganda Nainggolan ibarat virus bagi sistem kekuasaan: sulit diberantas, tapi juga tak bisa diabaikan.

Kini mereka tak hanya bergerak di luar lingkar kekuasaan. Mereka mengetuk pintu yang lain—pintu tempat Prabowo, sang presiden terpilih, bersiap menyusun barisan baru.

Pertanyaannya: mengapa Sufmi Dasco membuka pintu itu?

Apakah ini bagian dari taktik rekonsiliasi diam-diam? Atau justru sinyal bahwa Prabowo tengah membangun benteng dari dalam, untuk menghadapi potensi sabotase politik dari loyalis Jokowi yang masih menyusup di kabinet masa transisi?

Sebab tak dapat dipungkiri: Prabowo bukan pewaris kekuasaan murni. Ia presiden terpilih, tapi mewarisi struktur kabinet dan jejaring birokrasi yang masih diwarnai “orang-orang Jokowi”. Maka membaca pertemuan itu bukan hanya membaca pergeseran kekuatan, tapi juga membaca mekanisme pembersihan lembut di tubuh kekuasaan ke depan.

Dasco dan Pola Gerindra: Menyusun Catur Tanpa Suara
Gerindra tidak pernah bermain dengan keramaian. Ia bukan partai yang sibuk konferensi pers setiap minggu. Tapi ketika bergerak, mereka tepat dan dalam. Kehadiran Dasco di pertemuan dengan Eggi Sudjana cs adalah pola khas Gerindra—melakukan lobi dalam senyap, namun efeknya gemuruh.

Dan jangan lupa, Eggi bukan tokoh sembarangan. Ia memiliki akar di kalangan Islam politik, alumni 212, jaringan ulama perlawanan, dan legal standing moral yang tak main-main: pernah memimpin gugatan atas tuduhan ijazah palsu Presiden.

Jika Eggi kini mulai bicara pembangunan desa, industrialisasi, dan narasi pembangunan ala negara, maka boleh jadi ia sedang menjajaki ulang posisi. Dari penentang kekuasaan, menjadi mitra kekuasaan. Dengan syarat: Jokowi ditinggal, dan Gibran tidak dibawa.

Menuju Kabinet Prabowo: Menyaring yang Lama, Memilih yang Baru
Di sinilah sesungguhnya letak getaran politik yang sesungguhnya: siapa yang akan tetap duduk di kabinet setelah Prabowo dilantik? Akankah loyalis Jokowi dibiarkan tetap menguasai kementerian strategis seperti ESDM, Keuangan, dan Pendidikan?

Atau justru, seperti pertemuan ini tunjukkan, Prabowo mulai membentuk blok baru—perpaduan nasionalis dan Islam politik, aktivis dan pengusaha, yang lebih sejalan dengan visi dan gaya Prabowo yang tidak selalu bisa ditebak?

Ini bukan soal siapa duduk di mana. Ini soal arsitektur kekuasaan baru yang sedang dirancang. Dan seperti biasa, sinyal awalnya datang dari tempat tak terduga: pertemuan santai di Menteng, meme yang beredar di WhatsApp, dan peristiwa simbolik yang menjadi nyata.

Penutup Sementara: Tanda-Tanda Retaknya Fondasi Jokowi
Kekuasaan, seperti sejarah, tidak selalu runtuh dengan dentuman. Kadang ia lapuk dari dalam, digerogoti senyap oleh elemen-elemen kecil yang selama ini disepelekan.

Dalam konteks itu, pertemuan Don Dasco dengan Eggi Sudjana cs adalah semacam retakan pertama di fondasi Jokowiisme—sebuah sistem yang terlalu lama menganggap nalar publik sebagai beban dan loyalitas sebagai tiket menuju kekuasaan abadi.

Tapi sejarah selalu punya cara untuk membalas arogansi kekuasaan. Dan jika membaca peta hari ini dengan jernih, tampaknya sejarah sedang menulis bab baru—dengan Prabowo sebagai narasi utama, dan Eggi Sudjana cs sebagai pemain pembuka.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

“De Facto”, Megawati Ketua Umum PDIP Lagi, Kongres Tinggal Pilih Sekjen

Next Post

Strategi Pembersihan Senyap di Kabinet Warisan Jokowi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Strategi Pembersihan Senyap di Kabinet Warisan Jokowi

Strategi Pembersihan Senyap di Kabinet Warisan Jokowi

KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Jalan Sunyi Prabowo, Jejak Baru Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist