• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menteri Kebudayaan yang Tak Berbudaya

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 4, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Setelah Ditulis Ulang Sejarah Indonesia, Versi Terbaru Akan Diluncurkan  17 Agustus 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Viral sebuah video yang menunjukkan mobil Lexus LM 350h warna putih berplat nomor RI 25 diduga menyerobot antrean kendaraan lain di Gerbang Tol Cilandak, Jakarta Selatan.

Dikutip dari sebuah media, video tersebut diunggah akun Instagram @62dailydose, Selasa (30/12/2025). “Lokasi Gerbang Tol Cilandak. Diduga mobil milik Menteri Kebudayaan main potong pemobil lain,” tulis akun Instagram @62dailydose.

Dalam video, mobil tersebut tampak menyorong ke depan kendaraan perekam yang sedang mengantre di gerbang tol tersebut.

Jika benar mobil yang viral itu adalah kendaraan dinas Menteri Kebudayaan, yang berarti Fadli Zon, dan jika benar yang bersangkutan ada di dalam mobil tersebut, berarti patut diduga Fadli Zon adalah Menteri Kebudayaan yang tidak berbudaya.

Sebagaimana diketahui, bangsa ini sedang menggalakkan budaya antre. Maka ketika ada seseorang, apalagi seseorang itu adalah pejabat negara, tidak mau antre atau melanggar antrean, berarti dia patut diduga tidak berbudaya.

Budaya antre kita memang belum sekuat Jepang atau Singapura. Namun setidaknya bangsa ini sedang berupaya menggalakkan budaya antre. Bagaimana bisa seorang pejabat menyerobot antrean, alih-alih memberi teladan?

Sekali lagi, ini jika benar mobil Lexus RI 25 tersebut adalah mobil dinas Fadli Zon, dan yang bersangkutan saat mobilnya menyerobot antrean itu sedang berada di dalam mobil dimaksud.

Segudang alasan bisa dilontarkan. Misalnya, mobil tersebut bukan mobil dinas Fadli Zon. Ataupun kalau benar mobil itu mobil dinas Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu sedang tidak berada di dalam mobil itu saat menyerobot antrean di GT Cilandak. Selesai!

Akan tetapi bila mobil itu benar mobil dinas Fadli Zon, dan saat penyerobotan antrean terjadi dia sedang berada di dalam mobil itu, maka sekali lagi dapat dikatakan bahwa Fadli Zon adalah Menteri Kebudayaan yang tidak berbudaya. Bagaimana bisa seorang Menteri Kebudayaan tidak berbudaya? Ironis, bukan?

Tak Langgar Hukum

Fadli Zon memang tidak melanggar hukum. Pun tak melanggar aturan lalu-lintas. Hal tersebut, kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dono seperti dikutip sebuah media, karena tidak menimbulkan potensi kecelakaan lalu-lintas maupun indikasi tindak pidana lainnya. Konsekuensinya pun hanya diberikan teguran, tidak kena tilang (tindakan pelanggaran).

Apakah Fadli Zon atau sopirnya benar-benar sudah diberikan teguran? Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, sudah selayaknya seorang pejabat negara, yang berarti public figure, apalagi Menteri Kebudayaan, memberikan keteladanan kepada masyarakat. Standar budayanya semestinya lebih tinggi dari masyarakat awam.

Penyerobotan antrean itu memang tidak melanggar hukum. Tapi pasti melanggar etika berlalu-lintas. Sedangkan etika derajatnya lebih tinggi daripada hukum.

Budaya Terabas

Apa yang diduga dilakukan pengendara mobil Lexus RI 25 itu juga mencerminkan sudah berurat-berakarnya budaya terabas di Indonesia. Main terabas tanpa antre. Perilaku di jalan adalah cerminan perilaku sehari-hari sebuah bangsa. Kalau mau tahu sebuah bangsa itu tertib atau tidak, lihat saja lalu-lintasnya.

Lihat pula antrean ibadah haji yang dengan mudah diterabas oleh mereka yang punya uang dan kuasa. Kisruh jual-beli kuota haji di musim haji 2025 adalah contohnya.

Lalu penunjukan Kapolri mulai dari Tito Karnavian hingga Listyo Sigit Prabowo yang melompati beberapa angkatan adalah contoh lainnya. Meritokrasi pun dicampakkan. Yang berlaku kemudian hukum suka-suka, karena hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.

Pun penunjukan Letnan Kolonel Teddy Wijaya sebagai Menteri Sekretaris Kabinet, di mana kemudian aturannya baru dibuat untuk menyesuaikan dengan pengangkatan bekas ajudan Presiden Prabowo Subianto ini.

Indonesia memang krisis keteladanan. Krisis budaya. Banyak pagar makan tanaman.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Next Post

Neo-Kolonialisme Gaya Baru Amerika: Demokrasi sebagai Alat Invasi ke Negara Kaya SDA

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Trump : Netanyahu Tidak Siap Menghadapi Serangan Hamas

Neo-Kolonialisme Gaya Baru Amerika: Demokrasi sebagai Alat Invasi ke Negara Kaya SDA

BUMN di Persimpangan: Negara Melepas Kendali?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...