Jakarta, FusilatNews,- Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi akan mengadakan pertemuan para menteri pertahanan dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara minggu ini di Kamboja, sebagai bagian dari upaya untuk terus mengawasi pertumbuhan ketegasan maritim China di kawasan itu.
“Ini adalah kesempatan yang berarti untuk bertukar pandangan tentang masalah keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Saya berharap dapat meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan,” kata Kishi, seraya menambahkan bahwa Jepang bermaksud untuk mempertahankan dan memperkuat kawasan Indo-Pasifik yang “bebas dan terbuka”. .
Pertemuan itu, yang dijadwalkan berlangsung selama kunjungan Kishi dari Selasa hingga Rabu, akan menjadi pertemuan langsung pertama antara menteri pertahanan Jepang dan ASEAN sejak November 2019, menurut Kementerian Pertahanan.
Jepang telah berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan anggota ASEAN di bidang pertahanan karena mereka terletak di wilayah strategis penting yang mengangkangi jalur laut utama, termasuk Laut Cina Selatan. Beberapa anggota memiliki sengketa wilayah dengan China di laut.
Kishi mengatakan dia juga akan mengadakan pertemuan terpisah dengan rekan-rekannya, termasuk Kamboja, Indonesia, Brunei dan Vietnam.
Kelompok regional 10-anggota juga termasuk Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Filipina.
© KYODO





















