• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Lima Partai Islam Diprediksi Gagal Tempatkan Kader di DPR

fusilat by fusilat
June 22, 2022
in News
0
Lima Partai Islam Diprediksi Gagal Tempatkan Kader di DPR

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa dalam acara silaturahmi kebangsaan di di Gedung MD Building DPP PKS, Rabu (14/4 - 2021) / Dok. PKS

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews,- Hasil Survei Litbang Kompas menyoroti elektabilitas partai peserta pemilu. Dari semua partai politik, partai berbasis Islam tidak menunjukkan kenaikan bahkan ada kecenderungan stagnan dan menurun. Pengamat politik Islam dari The Political Literacy, Muhammad Hanifuddin menilai hasil survei Litbang Kompas bulan Juni 2022 ini bisa jadi peringatan dini. Bahkan, kata dia, jika pemilu dilakukan pada hari ini, berdasarkan survei tersebut, maka partai Islam ini berpotensi untuk gagal menempatkan kadernya di DPR.

“Survei terbaru Litbang Kompas (Juni 2022) menunjukkan elektabilitas partai Islam tak beranjak naik, bahkan cenderung menurun,” papar Hanif dikutip dari Kompas.tv, Selasa(21/6/2022).

Ia pun menyebut, survei dari Litbang Kompas ini seperti meneguhkan survei sebelummya yang menyebut hal yang sama, yakni penurunan atau bisa dikatakan stagnan untuk partai-partai berbasiskan Islam ini.

Partai Islam itu, menurut Hanif, adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Ummat dan Partai Bulan Bintang (PBB).

“Hasil survei Litbang Kompas tidak jauh beda dengan hasil survei Charta Politica yang diadakan awal Juni 2022, menempatkan elektabilitas 5 partai Islam (PPP, PAN, Partai Gelora, Partai Ummat, dan PBB) berada di bawah ambang batas Parliamentary Threshold (4 persen). Data ini perlu menjadi early warning (peringatan dini) bagi partai,” paparnya.

“Andai pemilu diadakan saat ini, maka kelima partai Islam tersebut gagal menempatkan kadernya di DPR RI,” sambungnya.

Ia pun menyebut soal kepercayaan masyarakat yang dinilainya menurun pada partai Islam tersebut. “Dengan kata lain, kelima partai tersebut tidak dipercayai masyarakat untuk menjadi saluran aspirasi politik. Dua partai lainnya, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) tetap tidak naik. Masih bertahan di 6 besar, tapi juga tidak signfikan,” ungkapnya

Diberitakan sebelumnya, partai-partai Islam, merujuk pada survei Litbang Kompas, mengalami penurunan atau stagnansi. PKB dan PKS, misalnya, menunjukkan angka elektabilitas 5,4 persen. Bahkan PKS, jika dibandingkan dengan hasil survei pada Januari lalu, yakni 6,8 persen, elektabilitasnya menunjukkan penurunan.

PKB pun mengalami hal serupa yang cenderung turun meski kecil. Pada Januari lalu, PKB meraup 5,5 persen sedangkan survei kali ini menjadi 5,4 persen.

Penurunan elektabilitas juga terjadi pada PPP, dari 2,8 persen pada survei Januari lalu, menjadi 2,0 persen pada Juni 2022. Hanya PAN yang naik dari 2,5 persen (Januari) menjadi 3,6 persen (Juni). 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Malaysia Klaim Singapura dan Kepulauan Riau, Mahathir: Itu Tanah Melayu

Next Post

Jokowi Sebut Ditelepon Lima Presiden dan Perdana Menteri, Bahas Apa?

fusilat

fusilat

Related Posts

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Next Post
Jokowi Sebut Ditelepon Lima Presiden dan Perdana Menteri, Bahas Apa?

Jokowi Sebut Ditelepon Lima Presiden dan Perdana Menteri, Bahas Apa?

Ironi Megawati, Ketum Partai “Wong Cilik” yang Terheran-heran Lihat Ibu-ibu Antre Minyak Goreng

Megawati Tegaskan Hanya Ketua Umum yang Bisa Menentukan Capres PDIP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist