• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menyimpan Buku “Jihad” Bisa Menjadi Delik Hukum Diduga Terrorist – Merencanakan Korupsi Mega Trilyunpun, Bukan Kejahatan.

Persoalan Hukum di Indonesia: Sebuah Tinjauan Kontradiksi

Ali Syarief by Ali Syarief
November 13, 2024
in Feature, Law
0
Menyimpan Buku “Jihad” Bisa Menjadi Delik Hukum Diduga Terrorist – Merencanakan Korupsi Mega Trilyunpun, Bukan Kejahatan.
Share on FacebookShare on Twitter

Persoalan hukum di Indonesia sering kali menimbulkan diskusi hangat, terutama ketika membahas ketidakselarasan dalam penerapan undang-undang. Salah satu aspek yang paling mencolok adalah perbedaan perlakuan hukum terhadap perencanaan kejahatan korupsi dan perencanaan yang dianggap terkait dengan kegiatan terorisme, khususnya yang berbasis agama.

Secara sederhana, dalam kasus di mana seseorang merencanakan untuk melakukan tindak pidana korupsi, hukum di Indonesia tampak memiliki kelemahan yang signifikan. Jika seseorang tertangkap merencanakan tindakan korupsi tetapi belum melaksanakannya, penegak hukum sering kali kesulitan untuk memprosesnya secara hukum. Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tidak secara tegas mengatur tindakan preventif terhadap perencanaan korupsi. Akibatnya, celah ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan yang sudah cerdas dalam membaca peluang hukum. Para koruptor bisa beralasan bahwa rencana mereka hanyalah sebuah ide yang belum terealisasi, sehingga hukum tak dapat menjerat mereka pada tahap awal.

Sebaliknya, situasi ini berbeda dalam kasus yang berkaitan dengan undang-undang anti-terorisme. Di Indonesia, undang-undang anti-terorisme memperkenankan penegak hukum untuk memproses individu atau kelompok yang merencanakan tindakan yang diduga terkait dengan terorisme, bahkan ketika tindakan tersebut masih dalam tahap perencanaan atau pembicaraan. Penegakan hukum di bidang ini sering kali mengarah pada tindakan preventif yang didasarkan pada dugaan bahwa perencanaan tersebut bisa mengarah pada ancaman keamanan negara.

Mengapa ada perbedaan perlakuan yang begitu tajam antara dua hal ini? Salah satu faktor utamanya adalah persepsi ancaman yang diciptakan oleh masing-masing tindak pidana. Tindakan terorisme dipandang sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional dan stabilitas negara. Oleh karena itu, undang-undang dirancang sedemikian rupa untuk mencegah ancaman tersebut sedini mungkin, termasuk menghukum mereka yang hanya merencanakan tindakan ekstrem tanpa harus menunggu adanya eksekusi.

Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keadilan dalam sistem hukum Indonesia. Korupsi adalah ancaman besar terhadap pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Dampak korupsi yang masif bisa menghancurkan sendi-sendi perekonomian dan menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap pemerintahan. Seharusnya, perencanaan tindakan korupsi juga dipandang sebagai potensi ancaman yang serius. Sayangnya, kerangka hukum yang ada saat ini belum mampu mengakomodasi kebutuhan untuk mencegah kejahatan korupsi pada tahap awal perencanaan.

Kontradiksi ini menunjukkan perlunya reformasi hukum yang lebih komprehensif di Indonesia. Penegakan hukum harus didasarkan pada prinsip keadilan dan keefektifan dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan, baik yang terkait dengan keamanan nasional maupun ekonomi. Perlu ada pengaturan yang memungkinkan penegak hukum untuk menindak perencanaan korupsi sebagaimana mereka menindak perencanaan tindakan terorisme.

Dalam konteks ini, revisi terhadap undang-undang korupsi menjadi sangat penting. Langkah ini akan menunjukkan bahwa negara tidak hanya peduli pada ancaman fisik terhadap keamanannya, tetapi juga pada ancaman sistemik yang menggerogoti kekayaan dan masa depan bangsa. Masyarakat Indonesia layak mendapatkan keadilan yang merata, di mana semua tindak kejahatan, baik yang berbentuk terorisme maupun korupsi, dapat dicegah dan dihukum secara adil.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Liburkan karyawan karena kekurangan Bahan Baku, Sritex Bantah PHK 2.500 Karyawan,

Next Post

Kepala Bappenas Paparkan Sederet Kegagalan dan Keberhasilan Jokowi Selama Jadi Presiden

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Presiden Jokowi Tanggapi Uang Haram Temuan PPATK untuk Kampanye

Kepala Bappenas Paparkan Sederet Kegagalan dan Keberhasilan Jokowi Selama Jadi Presiden

Terlibat Kampanye Pemenangan Prabowo – Gibran Menteri Bahlil Didesak Mundur

HOT NEWS : UI Tunda Kelulusan Doktor Bahlil Lahadalia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist