• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Meruwat Kang Miftah

fusilat by fusilat
December 13, 2024
in Feature, Spiritual
0
Miftah dan Kemenag  Saling “Serang” Terkait Speaker Masjid pada Ramadan Ini
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

 

Jakarta – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sudah mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden, tetap kena hujatan pula.

Itulah yang dialami Muhammad Miftah Maulana Habiburrahman yang sebelumnya populer dengan sebutan Gus Miftah, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, DI Yogyakarta.

Kang Miftah, sebutannya kini, juga telah membuktikan kebenaran peribahasa “mulutmu harimaumu mengerkah kepalamu”.

Gegara tak mampu mengendalikan mulut yang ibarat harimau, kini mulut yang bak harimau itu seperti mengerkah kepala Kang Miftah sendiri sampai hancur sehancur-hancurnya. Ia kini jatuh ke titik nadir, dan terus saja dirujak Netizen +62 yang terkenal sadisnya.

Musababnya, dai berambut panjang itu mengolok-olok seorang penjual es teh keliling yang kemudian diketahui bernama Sunhaji (37), warga Grabag, Magelang, Jawa Tengah, dengan diksi atau kata, maaf, “goblok”, saat menjadi penceramah dalam acara Magelang Bersholawat baru-baru ini.

Atau mungkin saja Kang Miftah kualat atau terkena kutukan karena pada saat mengisi pengajian bertajuk “Magelang Bersholawat” yang suci dan sakral, justru ia melontarkan kata-kata kotor. Seperti kain putih terkena noda hitam.

Kang Miftah pun dikuliti. Klaim-klaimnya yang selama ini dibiarkan, kini mulai ramai dibantah.

Klaimnya bahwa ia masih keturunan Kiai Hasan Besari atau Kiai Ageng Muhammad Besari, kiai besar asal Ponorogo, Jawa Timur, sehingga dipanggil Gus, pun dibantah. Bahkan oleh keluarganya sendiri, Nur Syahid yang masih satu buyut dengan ayah Kang Miftah, yakni Murodi alias Turut.

Bantahan senada juga datang dari keluarga Kiai Hasan Besari, yakni Raden Kunto Pramono, generasi ke-8 dari Kiai Hasan Besari yang menyebut nama Miftah tidak ada dalam silsilah Kiai Hasan Besari.

Murodi, ayah Miftah, bahkan disebut hanya seorang petani yang karena alasan ekonomi lalu bertransmigrasi ke Lampung.

Klaim Kang Miftah bahwa dirinya keturunan Brawijaya, Raja Majapahit juga dibantah arkeolog sekaligus peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ruwat

Ruwat dalam keratabasa Jawa dapat diartikan “kudu bisa luru lan bisa ngrawat” yang bermakna harus bisa mencari dan merawat. Ruwat pun kerap disepadankan dengan rawat. Meruwat berarti merawat

Dikutip dari Wikipedia, Kamis (12/12/2024), ruwat adalah salah satu upacara dalam kebudayaan Jawa yang ditujukan untuk membuang keburukan (kesialan) atau menyelamatkan sesuatu dari sebuah gangguan.

Seseorang atau sesuatu yang telah diruwat diharapkan mendapat keselamatan, kesehatan, dan ketenteraman kembali.

Gangguan dalam hal ini dapat berupa banyak hal, seperti nasib buruk, terkena ilmu hitam (sihir), atau makhluk gaib.

Biasanya yang melakukan ruwat adalah dalang linuwih atau mempunyai kemampuan ilmu tertentu, dan dilaksanakan bersanaan dengan pertunjukan wayang.

Ruwat dalam tradisi Jawa barangkali dapat dianalogikan dengan “ruqyah” dalam tradisi Islam.

Dikutip dari sebuah sumber, ruqyah secara bahasa berasal dari bahasa Arab, dari kata raqiya-yarqā-ruqyān wa ruqyatan, yang bermakna berlindung.

Ibnu al-Aṡir mengatakan ruqyah adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam penyakit seperti demam, shara’ dan penyakit-penyakit lainnya.

Ruqyah syar’iyyah merupakan sebuah teknik terapi penyembuhan dengan cara membacakan ayat-ayat Al Quran dan doa-doa yang mutabaroh untuk pasien/orang yang diruqyah, sesuai dengan ketentuan-ketentuan Al Quran dan Hadits, sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah Muhammad SAW.

Untuk mengembalikan hatkat dan martabatnya ke “maqom” semula, barangkali Kang Miftah perlu diruwat atau diruqyah, terserah pilih yang mana, mau ikut tradisi Jawa ataukah tradisi Islam.

Ruwat bagi Kang Miftah barangkali bisa dilakukan dengan memotong rambutnya yang panjang. Ini seperti ruwat pada bocah “sukerta” yang mengalami nasib buruk seperti sakit-sakitan, sering kena sial dan sebagainya.

Adapun ruwat untuk pondok Kang Miftah barangkali bisa dilakukan dengan mengubah namanya dari Pondok Ora Aji menjadi Pondok Aji. Ini untuk melakukan “rebranding’ atau mengubah citra.

Ora Aji sendiri berarti tidak berharga. Mungkin maksud Kang Miftah memberi nama tersebut untuk ” tawaduk” atau merendahkan diri, dengan semboyan, “merendahkan diri menaikkan nilai”.

Dengan berganti nama menjadi Pondok Aji, barangkali pesantren tersebut akan kembali dihargai pasca-Kang Miftah keseleo lidah.

Lalu, apa arti sebuah nama, kata William Shakespeare, pujangga terbesar Inggris.

Namun bagi kalangan Muslim, nama adalah doa, walaupun tak ada jaminan seseorang yang bernama baik akan baik pula perangai dan perilakunya. Tapi setidaknya orangtua berharap perilaku anaknya akan sesuai dengan nama yang disandangnya.

Apakah ruwat dan ruqyah akan mengangkat kembali harkat dan martabat Kang Miftah? Wallahu a’lam.

Yang penting adalah usaha, meskipun diyakini keterpurukan Kang Miftah akan cukup lama, seperti KH Abdullah Gymnastiar. Gegara poligami, dai yang akrab disapa Aa Gym ini ditinggalkan jemaahnya yang mencapai ribuan. Ceramah-ceramahnya pun kini sepi pengunjung.

Begitu pun Kang Miftah. Dalam waktu cukup panjang, ia diyakini tak akan mudah mendapat job ceramah. Padahal sekali ceramah konon ia mengantongi honor atau bisaroh minimal Rp75 juta.

Akan tetapi, di sisi lain sepinya job ceramah Kang Miftah mestinya dijadikan momentum untuk bermuhasabah, introspeksi atau mawas diri.

Biarkan publik menghujat sampeyan, karena itu akan mengurangi dosa-dosa. Kalau dosa-dosa sampeyan sudah habis di dunia, niscaya di akhirat akan ringan. Siksa sampean di akhirat juga sudah dibayarkan di dunia ini melalui hujatan-hujatan orang lain.

Apalagi sampean sudah minta maaf, baik kepada Sunhaji pribadi maupun secara terbuka kepada publik.

Seperti kotak Pandora, biarkan segala keburukan yang ada di diri sampean berhamburan keluar, sehingga yang tersisa terakhir nanti tinggal harapan.

Dengan branding baru, ayolah bangkit Kang Miftah. Terpuruk boleh, tapi jangan berlama-lama. Karena manusia memang tempatnya salah dan lupa.

Manusia memang makhluk paling sempurna. Tapi tak ada manusia yang sempurna. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gelombang I Kemenlu Berhasil Mengevakuasi 37 WNI Tiba Dengan Selamat Dari Suriah

Next Post

Negara Bergerak Lambat Andai Figur Model Said Didu dan HRS Tidak Hadir dalam Kabinet

fusilat

fusilat

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post

Negara Bergerak Lambat Andai Figur Model Said Didu dan HRS Tidak Hadir dalam Kabinet

Indonesia: Mozaik Keberagaman dalam Kelas IQ yang Berbeda

Indonesia: Mozaik Keberagaman dalam Kelas IQ yang Berbeda

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...