Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut kematian mereka sebagai “tragedi yang tak tertahankan” dan juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby menyebut insiden tersebut “memilukan.”
Gaza – CNN- Fusilatnews – Pasukan Pertahanan Israel mengatakan Karena kepanikan menghadapi prajurit Hamas, militer Israel secara tidak sengaja membunuh tiga sandera Israel di Gaza setelah salah mengidentifikasi mereka sebagai ancaman.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut kematian mereka sebagai “tragedi yang tak tertahankan” dan juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby menyebut insiden tersebut “memilukan.”
Tentara Israel diperintahkan untuk “berhati-hati ekstra” ketika bertemu dengan orang-orang yang mengenakan pakaian sipil, kata juru bicara militer Letkol Jonathan Conricus pada hari Jumat.
Beberapa lusin orang melakukan protes di luar markas militer Israel di Tel Aviv pada Jumat malam, menuntut tindakan segera untuk menjamin pembebasan sisa sandera Israel yang ditahan di Gaza.
Berikut berita utama lainnya yang perlu Anda ketahui:
Krisis kemanusiaan: Hampir 1,9 juta orang – lebih dari 85% total populasi wilayah kantong tersebut – telah mengungsi sejak Israel melancarkan perang terhadap Hamas, menurut Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Banyak dari mereka tinggal di tempat penampungan sementara karena suhu turun dan hujan diperkirakan akan turun dalam beberapa bulan ke depan. Yang lain kesulitan mendapatkan air minum dan makanan yang cukup.
Namun negara lain juga sedang berjuang melawan penyebaran penyakit. Kekhawatiran terbesar Organisasi Kesehatan Dunia di Gaza adalah “degradasi besar” sistem kesehatan lokal “di saat kebutuhan kesehatan melonjak,” kata direktur darurat regional Richard Brennan kepada CNN.
Bantuan kemanusiaan: Untuk pertama kalinya sejak 7 Oktober, bantuan kemanusiaan akan diizinkan masuk langsung ke Gaza dari Israel, kata Kantor Perdana Menteri Israel. Sementara itu, penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan membahas upaya untuk meningkatkan aliran bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Gaza
Dalam pertemuannya hari Jumat dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah, menurut Gedung Putih. Konvoi 106 truk yang membawa bantuan kemanusiaan menyeberang ke Gaza melalui penyeberangan Rafah pada hari Jumat,
Seorang pejabat Mesir mengkonfirmasi kepada CNN. Ini termasuk lima truk yang membawa bahan bakar. Mirjana Spoljaric Egger, presiden Komite Palang Merah Internasional, juga melakukan perjalanan ke Tepi Barat pada hari Jumat setelah kunjungan ke Gaza dan Israel pada awal bulan.
Perkembangan di lapangan: Sedikitnya 17 orang tewas dan puluhan lainnya terluka pada Jumat pagi setelah tembakan artileri menghantam sebuah sekolah dan sebuah rumah di kota Khan Younis, Gaza selatan.
Di tempat lain, pemberontak Houthi yang didukung Iran telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap dua kapal kargo yang berlayar di dekat pantai Yaman dalam perjalanan ke Israel pada hari Jumat.
Selain itu, IDF mengatakan beberapa roket telah ditembakkan ke arah wilayah Yerusalem pada Jumat malam waktu setempat. Dan, militer Israel telah berulang kali menyerang tentara Lebanon yang didukung AS di utara selama dua bulan terakhir, memicu kekhawatiran dalam pemerintahan Presiden Joe Biden dan teguran tajam dari para pejabat tinggi AS hingga kepemimpinan Israel.
Korban jiwa dalam perang: Juru kamera Al Jazeera Samer Abu Daqqa meninggal karena luka yang dideritanya dalam serangan udara Israel terhadap Khan Younis di Gaza selatan, jaringan TV tersebut mengatakan pada hari Jumat.
Tiga pekerja pertahanan sipil di Gaza yang upaya penyelamatannya diliput oleh tim Al Jazeera juga tewas pada hari Jumat, menurut Kementerian Dalam Negeri yang dikuasai Hamas. Serangan udara itu juga melukai koresponden Al Jazeera Wael Al-Dahdouh, kata jaringan berita yang berbasis di Qatar dalam sebuah pernyataan kepada CNN.
Masukan internasional: Presiden Komisi Eropa menegaskan kembali dukungan Uni Eropa terhadap solusi dua negara bagi Israel dan Palestina, dengan mengatakan “tidak akan ada perdamaian” kecuali perjanjian tersebut dibahas.


























