• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Moral Ekonomi Pasar Minyak Goreng

fusilat by fusilat
April 24, 2022
in Feature
0
Moral Ekonomi Pasar Minyak Goreng

Warga Mamasa di Sulawesi Barat, antre untuk membeli minyak goreng.(KOMPAS.COM/JUNAEDI)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prof Dr Sudarsono, Guru Besar Universitas Indonesia (UI)

Dalam sosiologi ekonomi (Beckert, 2009), pasar adalah arena pertukaran barang dan jasa, sebagai bentuk interaksi sosial, yang berlangsung dalam kerangka keterlekatan (embeddedness) struktur sosial, yakni kelembagaan (institutions), jaringan sosial (social networks), dan cakrawala pemaknaan (horizons of meaning) para aktor.

Hubungan dinamis ketiga struktur sosial ini bersifat inter-relasi dan kausalitas (Beckert, 2010). Artinya, gejolak pasar, termasuk misalnya krisis minyak goreng (migor) saat ini adalah dinamika simultan ketiga struktur sosial itu pada kedua sisi arena: penawaran dan permintaan. Oleh sebab itu, stabilisasi pasar migor juga dapat dan bahkan harus dilakukan pada kedua sisi arena pasar itu.

Kali ini, keterlekatan moral ekonomi pada arena pasar migor dikupas, juga sebagai pertimbangan untuk solusi stabilisasi pasar, sekaligus dalam rangka mewujudkan kemaslahatan orang banyak.

Keterlekatan moral ekonomi

Selain keterlekatan struktural, Beckert (2005) juga memperkenalkan fenomena keterlekatan moral (moral embededdness) dalam transaksi ekonomi. Ada empat tipologi moral ekonomi yang diperkenalkan, yaitu kerja sama (cooperation), solidaritas kelompok (group solidarity), pertukaran terbatas (blocked exchange), dan tanpa pamrih (altruism).

Ditambahkan lagi trojan altruism, yakni “katanya tanpa pamrih, tapi ternyata ada udang di balik batu”. Trojan altruism oleh Beckert dikategorikan sebagai keterlekatan amoral. Kerja sama adalah perilaku aktor, yang berorientasi pada kesejahteraan sendiri, sekaligus kesejahteraan aktor lain.

Solidaritas kelompok mirip dengan kerja sama, hanya bedanya, karena alasan etika, transaksi dilakukan terbatas pada kelompok sendiri. Pertukaran terbatas adalah pembatasan transaksi karena alasan ketentuan moral, misalnya tidak membeli barang yang tidak halal atau alasan lain.

Tanpa pamrih adalah perilaku berdasarkan komitmen sendiri secara sukarela yang berimplikasi pada beban biaya bagi dirinya untuk kebaikan pihak lain. Contohnya, sumbangan sukarela, juga donor darah.

Sementara itu altruisme trojan adalah tindakan yang kelihatannya baik bagi pihak lain tetapi sejatinya keuntungan utamanya justru ada pada dirinya sendiri. Selain tidak bermoral, perilaku ini juga parasitik dan bohong.

Pasar migor: pertukaran terbatas

Transaksi dalam pasar migor mengandung elemen moral ekonomi ‘pertukaran terbatas’. Pertama, komoditas yang dipertukarkan adalah pangan. Karena itu, sudah pasti dalam arena pasar migor di Indonesia, terdapat pembatasan pertukaran (blocked exchange), yakni pangan halal.

Operasionalisasi moral pertukaran terbatas ini dan pengawasannya sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan berbagai institutional arrangements terkait. Kedua, arena pasar migor juga harus tunduk pada ketentuan keamanan pangan (food safety), dan dampaknya bagi kesehatan.

Moral ekonomi pertukaran terbatas dalam konteks ini, setidaknya tercermin dengan kewajiban pengenaan label di setiap kemasan, tentang (1) komposisi nutrisi, (2) peringatan ambang batas konsumsi harian per orang, dan (3) peringatan risiko sindrom metabolik akibat konsumsi berlebihan, atau penggunaan migor secara berulang (jelantah).

Memang, masih diperlukan kerja keras dan aksi nyata untuk operasionalisasi keterlekatan moral ekonomi pertukaran terbatas terkait keamanan pangan dan dampak kesehatan. Karena itulah, sangat penting dilakukan pemetaan dan pengelolaan dinamika keterlekatan struktural: institusional, sosial, dan kultural di arena pasar migor.

Keterlekatan amoral ekonomi

Secara teoretis, paling tidak terdapat potensi keterlekatan amoral ekonomi yang perlu diantisipasi, yakni opportunism (Williamson, 1984. 1985), rent seeking (Krueger, 1975), dan trojan altruism (Beckert, 2005).

Keterlekatan amoral kategori opportunism adalah kecenderungan untuk mengejar keuntungan sendiri dengan curang (self interest seeking with guile). Manisfestasi keterlekatan amoral ini harus diantisipasi pada semua tahap pertukaran, baik mekanisme kontrak sebelum (ex ante) maupun kontrak sesudah (ex post) transaksi.

Juga sangat penting peran penengah (intermediary), sebagai institusi pembangun kepercayaan (trust building) untuk mengurangi risiko opportunism dan informasi asimetris (Akerlof, 1970).

Sementara itu, tidak mudah mencari solusi jalan pintas untuk mengurangi manifestasi rent seeking, apalagi dalam arena pasar migor yang oligopolistik dan bahkan kartel.

Berbagai hak istimewa (previllege) hasil lobi-lobi politik mungkin saja dapat dinikmati oleh produsen dan pemasok dalam bentuk regulatory institutions, yang berpotensi mengorbankan kesejahteraan konsumen.

Terkait harapan untuk mengurangi risiko trojan altruism dalam arena pasar migor, antara lain dapat ditempuh melalui tiga mekanisme institusional pembentukan keyakinan (confidence building) di arena pasar (Beckert, 2019). Ketiga mekanisme itu adalah (1) penjagaan reputasi, (2) konvensi, dan (3) proses melalui ala-alat kalkulatif (calculative devices), yang makin berkembang dalam era digital ini.

Moral ekonomi Pancasila

Gejolak arena pasar migor, sepertinya masih akan terus berlanjut, baik domestik, maupun global. Pertama, persaingan kebutuhan pangan, pakan, dan bahan bakar menjadi penyebab selisih besar permintaan dengan penawaran (excess demand) serta sumber ketidakpastian pasar.

Kedua, perang berpotensi membuat krisis masih akan panjang. Diperlukan titik temu untuk memaksimalkan keterlekatan moral dan meminimalkan manifestasi keterlekatan amoral itu. Tujuannya, supaya dapat menjadi solusi yang saling menguntungkan (win win solutions) antara kepentingan produsen dan pemasok, dengan kepentingan konsumen.

Juga, dalam rangka mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat. Tampaknya, moral ekonomi Pancasila, seperti yang dicita-citakan, dirintis dan diwariskan oleh para leluhur bangsa dapat menjawab kebutuhan bersama itu. Ringkasnya, revitalisasi dan modernisasi moral ekonomi Pancasila dalam era digital ini adalah keharusan dan itulah kepentingan nasional kita.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa 19 April 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KKB Tebar Teror Lagi, Bakar Bangunan PT MTT di Puncak Papua

Next Post

Digebukin Banyak Orang, Cak Imin Kapok Lanjutkan Ide Tunda Pemilu

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional
Birokrasi

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Next Post
Jejak Kasus ‘Kardus Durian’ Terendus ke Cak Imin

Digebukin Banyak Orang, Cak Imin Kapok Lanjutkan Ide Tunda Pemilu

“Ojigi”, Budaya Membungkuk di Jepang

“Ojigi”, Budaya Membungkuk di Jepang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist