Makassar, Fusilatnews — Tim Pemuda Visioner Kabupaten Luwu secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu, H. Patahuddin dan Muh. Dhevy Bijak (PATA-DHEVY), dalam Pilkada Luwu 2024 Deklarasi dukungan ini berlangsung dalam acara silaturahmi di Warkop Tengah Kota (TEKO), Makassar, Kamis siang.
Kedatangan pasangan kandidat nomor urut 02, PATA-DHEVY, disambut hangat oleh sejumlah anggota Pemuda Visioner Luwu. Acara yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga selesai ini juga dihadiri oleh beberapa tim dan pemuda-pemudi Luwu yang menunjukkan antusiasme terhadap pasangan calon yang mereka dukung.
Kurniawan, atau yang akrab disapa Wawank, selaku Ketua Tim Pemuda Visioner Luwu, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di acara tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyatakan dukungan penuh untuk pasangan PATA-DHEVY. “Kami menyerahkan baju tim sebagai simbolis dukungan Pemuda Visioner Luwu kepada pasangan H. Patahuddin dan Muh. Dhevy Bijak untuk maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu,” ujar Wawank.
Wawank juga mengungkapkan bahwa dukungan Pemuda Visioner kepada PATA-DHEVY didasarkan pada aspirasi masyarakat Luwu, khususnya para pemuda yang melihat sosok PATA-DHEVY sebagai pemimpin yang berjiwa kepemimpinan, rendah hati, serta dekat dengan rakyat. “Beliau adalah sosok yang kami butuhkan, sosok pemimpin yang berwibawa, komunikatif, dan terbuka kepada siapa saja,” tambahnya.
Menanggapi dukungan tersebut, H. Patahuddin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota Pemuda Visioner dan pemuda-pemudi yang hadir. Ia menyatakan bahwa perhatian kepada pemuda adalah hal yang sangat penting, sebab generasi muda adalah aset yang perlu dirawat dan diperhatikan demi kemajuan daerah. “Kami akan terus berjuang untuk mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Luwu. Doa dan restu dari masyarakat sangat kami nantikan,” ujarnya.
Acara ini ditutup dengan pesan inspiratif dari Wawank yang mengajak pemuda untuk terus berperan aktif dalam kemajuan bangsa dan daerah. “Jikalau anak muda mati rasa, maka matilah suatu bangsa,” ucapnya penuh semangat.
























