Depok, 10 November 202, Dalam rangka memperingati Milad ke-112 Muhammadiyah, Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Depok menggelar serangkaian kegiatan di Kota Depok.
Salah satu acara yang menonjol adalah Sosialisasi Hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih Muhammadiyah tentang Manhaj Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dan Perlindungan Anak. Acara ini diadakan di BJB, Jalan Margonda, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk DR H. Dudu Hermawan, Ketua Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Jawa Barat.
Ketua Muhammadiyah Cabang Depok, Ustaz Ali Wartadinata, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DR H. Dudu Hermawan atas kontribusinya dalam memberikan sosialisasi penting terkait KHGT. Sosialisasi ini sangat berarti bagi warga Muhammadiyah untuk memahami standar sikap dakwah yang sesuai dengan Manhaj Tarjih, Salaf, Ahlusunah waljamaah, dan Wahabi, demi mewujudkan Islam berkemajuan, ujarnya.
Ustaz Ali juga menyebutkan bahwa Ranting Beji berhasil menjadi nominasi Masjid Internasional, sebuah prestasi yang membanggakan bagi Muhammadiyah Depok.
Kita harus bergembira dan terus berupaya menjadi teladan, tambahnya. Namun, acara pengajian politik bertema Arah Suara Warga Muhammadiyah Kota Depok dalam Menentukan Pemimpin Kota Depok yang diselenggarakan pada 9 November 2024 kurang dihadiri. Hal ini disebabkan oleh kesibukan Ranting Sawangan dan Kukusan dengan acara internal mereka. Sosialisasi di BJB tersebut juga dihadiri para pimpinan Ranting, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, serta Pemuda Muhammadiyah, di antaranya Ustaz Komarudin dari Ranting Tugu, Imamudin, dan Feri Tabligh. Acara ini dimeriahkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Dr. Jubaedah M.Ag, Ketua Divisi Hisab dan Iptek
























