• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mulai Telanjang Terbaca Leadership dan Intelektualitas Prabowo dan Jokowi

Potret Kontras Jokowi danPrabowo di Panggung Dunia

Ali Syarief by Ali Syarief
November 18, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Mulai Telanjang Terbaca Leadership dan Intelektualitas Prabowo dan Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatbews. Berbagai laporan Kunjungan Ke lUar Negeri Prabowo, menjelasakan siapa dirinya dan perannya untuk Indonesia. Dalam dinamika politik internasional, pemimpin sebuah negara tidak hanya diukur dari seberapa banyak mereka tampil di panggung dunia, tetapi dari bobot pernyataan dan tindakan yang mereka ambil. Dua contoh dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto menunjukkan kontras yang mencolok dalam pendekatan mereka terhadap isu global dan bagaimana hal tersebut mencerminkan kapabilitas kepemimpinan masing-masing.

Jokowi dan Pidato Selfie di Australia

Kunjungan Presiden Jokowi ke Australia dahuku kala,  diwarnai oleh sebuah pidato yang memicu perbincangan hangat. Dalam pidatonya, Jokowi menyinggung pentingnya “selfie” sebagai simbol keakraban dan penguatan hubungan antar negara. Pernyataan ini, meskipun bertujuan untuk membangun suasana santai dan merakyat, direspons dengan beragam opini. Bagi sebagian pendukungnya, pendekatan ini mencerminkan sifat Jokowi yang tidak faham issue apa yang harus disamaikan dalam forum tersebut.

Namun, kritik tidak kalah lantang. Di tengah berbagai tantangan global – mulai dari perubahan iklim hingga konflik bersenjata yang mengancam stabilitas kawasan – pernyataan tentang selfie dinilai oleh banyak pihak sebagai pengalihan fokus dari isu-isu yang lebih penting. Apakah wajar bagi seorang presiden untuk menggunakan forum internasional sebagai panggung humor santai ketika situasi dunia menuntut kejelasan sikap dan komitmen yang lebih tegas?

Prabowo dan Komitmen Pengiriman Pasukan Perdamaian

Di sisi lain, pertemuan bilateral Prabowo Subianto dengan Sekretaris Jenderal PBB di Rio de Janeiro, Brasil, memperlihatkan pendekatan yang jauh berbeda. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Palestina, jika diminta secara resmi oleh PBB. Pernyataan ini tidak hanya menunjukkan kepekaan terhadap isu kemanusiaan, tetapi juga menempatkan Indonesia dalam posisi sebagai aktor global yang proaktif.

“Jika ada peluang untuk gencatan senjata dan kebutuhan akan pasukan penjaga perdamaian yang diamanatkan secara internasional, kami siap menyediakan pasukan tersebut,” ujar Prabowo dengan tegas. Komitmen ini mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa Indonesia siap bertindak untuk mendukung perdamaian, melampaui sekadar retorika diplomatik.

Langkah Prabowo ini menuai apresiasi di dalam negeri dan internasional. Sikapnya dipandang mencerminkan kepemimpinan yang berani, realistis, dan berpihak pada keadilan. Sebagai Presiden, pernyataan ini mengukuhkan citranya sebagai pemimpin yang memahami peran strategis Indonesia dalam upaya perdamaian dunia.

Menakar Kecerdasan dan Prioritas

Perbandingan kedua pemimpin ini menggarisbawahi perbedaan yang jelas dalam cara mereka memahami panggung internasional. Jokowi, dengan gaya komunikasi yang kadang ringan dan berusaha menyentuh masyarakat luas, sering kali menghadapi kritik karena kurangnya kedalaman dalam mengaddress isu-isu strategis pada forum internasional. Plus kemampuan bahasa Inggris yang buruk.  Di sisi lain, Prabowo menunjukkan kepekaan terhadap kebutuhan politik global yang menuntut ketegasan dan visi yang jauh ke depan.

Kecerdasan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari popularitas dan kemampuannya berbicara dengan santai, tetapi juga dari kemampuannya membaca situasi, menanggapi dengan tindakan konkret, dan membawa negaranya berperan dalam percaturan dunia dengan kepala tegak. Pada titik ini, pernyataan Prabowo tentang kesediaan Indonesia mengirim pasukan perdamaian menunjukkan bagaimana seorang pemimpin dapat tampil di kancah internasional dengan bobot yang lebih berat.

Refleksi Akhir

Perbedaan ini menggugah pertanyaan mendasar: apakah pendekatan yang bersifat santai dan informal masih relevan di tengah tantangan global yang kompleks? Atau, akankah Indonesia lebih diuntungkan dengan gaya kepemimpinan yang lebih berani dan substansial?

Kunjungan Jokowi dan Prabowo dalam forum internasional membawa kita pada refleksi bahwa dalam diplomasi dan kepemimpinan global, ada momen ketika humor dan pendekatan ringan bisa menghibur, tetapi tindakan dan komitmen yang nyata adalah yang membuat perbedaan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Prabowo Siap Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Palestina

Next Post

Dilema Peran Serta Masyarakat vs. Tuduhan Hate Speech: Hukum atau Alat Kekuasaan?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya
Feature

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026
Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
Dilema Peran Serta Masyarakat vs. Tuduhan Hate Speech: Hukum atau Alat Kekuasaan?

Dilema Peran Serta Masyarakat vs. Tuduhan Hate Speech: Hukum atau Alat Kekuasaan?

Kuatkan Partisipasi Kelompok Rentan dalam Pilkada, Setara Institute dan Koalisi ASPIRASI Aceh Susun Rekomendasi Kebijakan

Kuatkan Partisipasi Kelompok Rentan dalam Pilkada, Setara Institute dan Koalisi ASPIRASI Aceh Susun Rekomendasi Kebijakan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

Nyeri Dada Bukan Sekadar Masuk Angin: Mengenali Angin Duduk dan Cara Mencegah Dampaknya

June 13, 2026

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist