• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia

Ali Syarief by Ali Syarief
May 26, 2025
in Feature, Politik
0
Naik karena Rakyat, Tumbang karena Cendekia
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam demokrasi, suara mayoritas adalah segalanya. Ia menentukan siapa yang berkuasa dan siapa yang tersingkir. Namun sejarah juga mencatat satu hukum tak tertulis dalam politik republik: seorang pemimpin mungkin bisa naik ke tampuk kekuasaan berkat rakyat banyak yang sederhana, tetapi kejatuhannya nyaris selalu dimulai dari bisik-bisik di ruang seminar, demonstrasi di gerbang kampus, atau tulisan tajam di kolom opini surat kabar.

Joko Widodo adalah contoh paling mutakhir dari kekuatan demokrasi elektoral. Ia bukan ketua umum partai, bukan jenderal, bukan pemilik konglomerasi media. Namun dengan modal narasi “orang biasa” yang melawan elite, ia berhasil menyihir mayoritas pemilih—kebanyakan dari mereka lulusan SD dan SMP—untuk mengantarnya ke Istana.

Survei-survei saat itu, termasuk dari LSI dan SMRC, mencatat bahwa basis utama Jokowi adalah mereka yang tinggal di desa, bekerja sebagai buruh, petani, atau nelayan, serta memiliki tingkat pendidikan rendah. Mereka melihat Jokowi sebagai cermin dari kehidupan mereka sendiri: sederhana, pekerja keras, dan tidak bicara berbelit.

Namun waktu membuktikan bahwa kekuasaan tak bisa dijaga hanya dengan narasi kesederhanaan. Di periode kedua pemerintahannya, Jokowi justru berhadapan dengan suara kritis yang datang dari seberang: kalangan intelektual, mahasiswa, akademisi, hingga para mantan pendukungnya sendiri yang dulu membela dengan semangat. Ketika Undang-Undang KPK dilumpuhkan, ketika omnibus law disahkan tanpa partisipasi bermakna, dan ketika proyek IKN disorongkan di tengah krisis, kampus-kampus ramai oleh demonstrasi. Forum-forum diskusi penuh oleh kritik. Surat terbuka mengalir dari profesor ke presiden.

Ini bukan yang pertama.

Soekarno, sang proklamator, yang dielu-elukan rakyat dengan gegap gempita Revolusi, justru runtuh setelah gerakan mahasiswa tahun 1966 menuntut perubahan total. Tritura—tiga tuntutan rakyat—digaungkan oleh para pemuda terdidik yang tidak lagi bisa menerima beban ekonomi dan politik yang terus memburuk. Soeharto, yang naik dengan dukungan militer dan stabilitas pembangunan, pun runtuh dua dekade kemudian, dihantam gelombang mahasiswa dan intelektual yang menolak otoritarianisme dan korupsi.

Apa benang merahnya? Setiap pemimpin—betapa pun populernya saat naik—tak bisa selamanya bertahan hanya dengan mengandalkan loyalitas massa yang tak banyak bertanya. Sebab kekuasaan tanpa koreksi hanya akan melahirkan arogansi. Dan ketika suara elite moral mulai mengencang, ketika kampus mulai bersuara, ketika yang terpelajar mulai menyusun narasi tandingan, biasanya keretakan sudah mulai menjalar dari dalam.

Rakyat memang memilih. Tapi kaum cendekia yang menentukan apakah sejarah akan terus berpihak.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Raja Juli Antoni Tegaskan PSI Bukan Partai Keluarga Meski Nama Jokowi dan Kaesang Muncul di Bursa Ketum

Next Post

Bom Waktu di Gudang Bulog: Saat Gabah ‘Asal Serap’ Jadi Ancaman Nasional

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain
Feature

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026
Next Post
“DEMURRAGE” BERAS BULOG

Bom Waktu di Gudang Bulog: Saat Gabah ‘Asal Serap’ Jadi Ancaman Nasional

Ijazah Jokowi dan Harapan Rismon yang Patah

Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar Diperiksa 6 Jam Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Dicecar 97 Pertanyaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi
Feature

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Tak pernah kita menyaksikan Jusuf Kalla seemosional...

Read more
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026
Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

Silaturahmi yang Terlupakan, Kekuatan yang Dijalankan Orang Lain

April 19, 2026

​Pembuktian Mens Rea: Abu-Abu, Pelik, tapi Pangkal Keadilan

April 19, 2026
Negeri Para Jongos

Seberapa Pentingkah Teddy Wijaya Bagi Bangsa Ini?

April 19, 2026
JK dan Keris Mpu Gandring

JK dan Keris Mpu Gandring

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist