• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Name Calling “Sambo Sambo” Buah Persetubuhan

Ali Syarief by Ali Syarief
September 13, 2022
in Feature
0
Name Calling “Sambo Sambo” Buah Persetubuhan
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah Kecebong dan Kadrun, kini muncul Sambo-sambo. Teriakan spontan dari masyarakat, saat melihat sekelompok polisi sedang lari pagi, lalu terdengar “sambo sambo”.  Yang terkahir, berdedar pula video, saat seorang Polisi yang sedang mengamankan pertandingan sepak-bola, diteriaki dengan “sambo sambo” juga.

Waktu kecil, pun, teringat dengan istilah “Prit Jigo”. Ini istilah dari Bahasa China, Ji artinya Dua dan Go untuk Lima. Tetapi waktu itu, bila kena “Prit” polisi karena melanggar lalin, maka harus mengeluarkan kocek Rp. 25.000, bila STNK atau SIM kita, tidak mau di jabel. Istilah belakangan dikenal dengan “sidang ditempat”.

“Wercok” atau Wereng Cokelat, isitlah lain yang kini masih biasa digunakan, sebagai ungkapan kekesalan nitizen kepada oknum polisi, resiprokasi terhadap tindak-tindakan oknum yang sering kali berkaitan dengan kekerasan. Wereng artinya hama belalang. Coklat mungkin diambil dari warna seragam pakaian polisi.

Name Calling, dipelajari pada study ilmu Propaganda/komunikasi. Dimaksudkan sebagai bentuk komunikasi untuk menyampaikan argument, atau pemberian label yang buruk (decay-pembusukan) kepada seseorang atau kelompok tertentu, untuk berbagai maksud. Seringkali digunakan biasa dalam perang kepentingan politik. Dalam dunia persaingan bisnis pun, kerap kali terjadi.

Berbeda, dengan name calling “kadrun”, historisnya disemburkan oleh PKI. Kini digemuruhkan lagi, kepada mereka yang berseberangan dengan regime Jokowi. Di-retiliasi oleh lawannya dengan julukan “kecebong”alias anak Kodok. Kodok adalah binatang piaraan (pat) Jokowi.

Ini menjadi perhatian disiplin ilmu antopologi, psikologi dan ilmu politik.

Sambo sebagai name calling, muncul secara spontan dari expresi sebagian masyarakat, sebagai bentuk kumulatif dari kekecewaan dan ketidak puasannya. Kasus Sambo, menguak tirai semua titik singgung polisi dengan wilayah kriminalitas dan moralitas ; Pembunuhan dan kekerasan, perjudian, pelacuran dan bahkan norkoba.

Kepolisian kita memang aneh; Struktur organisasinya dari pusat ke daerah mirip TNI.  Atau TNI mirip Kepolisian? Wallahu alam bishawab. Dua-duanya saya soriti sebagai aneh, alisyarief.com (2014). Tidak jelas jenis kelaminnya. Saya pernah katakan sebagai banci; tidak jelas apakah polisi sebagai civilian atau combatant. Budaya “Yes Sir”, pada komandan, ciri khas pada attitude militer, menjadi budaya di kepolisian pula. Bahkan yang lebih perkasa lagi adalah, Kapolri bertanggung-jawab langsung kepada Presiden. Sedangkan Panglima TNI, bertanggung jawab kepada Menhankam.

Terbalik.

Di Negara lain,  Kepolisian itu perangkat dari Pemerintah Daerah atau dibawah Mendari (Home Department).  Tak mengenal pula strata kepangkatan seperti pada polisi-polisi kita dari kopral hingga Jenderal. Polisi di scotlandia, tidak membawa pistol. Pentungan yang dibawa oleh Polisi, cukup untuk memberi warning masyarakat yang melanggar. Kedipan mata polisi, adalah cermin kewibawaannya, bukan atribut pangkat di pundaknya dan tanda jasa yang menempel didadanya.

Di Jepang, Polisi sesederhana “Koban Polis”. Tugasnya, kamling. Mengguide orang yang kesasar jalan. Tempat melapor dan mencari serta bertanya bagi mereka yang barangnya hilang (lost and found). Menjaga warga yang perlu diawasi, karena tua/pikun atau mengingatkan jadwal periksa ke Rumah Sakit. 

Kepolisian RI tidak akan pernah bisa berubah, sepanjang system saat ini tidak diubah. Lembaga kepolisian terjebak pada permainan catur politik. Ingat “Timur Pradopo”, yang dipromosikan menjadi Kapolri. Dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan, naik pangkat dua kali, dari Mayjen ke Jenderal bintang empat. Menyalip bintang tiga, yang sejatinya Kang Nanan – Kabareskrim saat itu, lebih layak bisa menjadi Kapolri.

Penunjukan dan pengangkatan Kapolri oleh Presiden, fit and proper test oleh anggota DPR, adalah system ugal-ugalan. Buruk.  Terjadi pula pada Lembaga TNI.  Membuat lemaga-lembaga tersebut tercemar virus politik yang  memporak porandakan sebagai Lembaga karir yang membuanyat tidak bermartabat selama ini.

Mau sampan kapan bersetubuh dengan pejabat politik?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rakyat Menolak Kenaikan Harga BBM

Next Post

Mengejutkan!!! Tolak Ikuti Skenario, Bharada E dan Bripka RR Mulai Melawan Sambo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Mengejutkan!!! Tolak Ikuti Skenario, Bharada E dan Bripka RR Mulai Melawan Sambo

Mengejutkan!!! Tolak Ikuti Skenario, Bharada E dan Bripka RR Mulai Melawan Sambo

Yusril Ihza Mahendra Dipanggil ke Istana, Bahas Apa?

Yusril Ihza Mahendra Dipanggil ke Istana, Bahas Apa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist