• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Operasi Intelijen Asing dan Oligarki Ingin Meruntuhkan Kekuasaan Prabowo

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
February 18, 2025
in Feature, Politik
0
Operasi Intelijen Asing dan Oligarki Ingin Meruntuhkan Kekuasaan Prabowo
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Prihandoyo Kuswanto – Ketua Pusat Kajian Rumah Pancasila

Gerakan-gerakan yang muncul belakangan ini, mulai dari tuntutan mengadili Jokowi hingga upaya mendiskreditkan Prabowo Subianto, bukanlah sesuatu yang muncul secara spontan. Ada indikasi kuat bahwa ini adalah bagian dari operasi intelijen asing yang dijalankan melalui aktivis-aktivis yang kalah dalam Pilpres dan LSM yang terus menebar kebencian serta menjalankan agenda pihak luar. Kali ini, targetnya bukan hanya Jokowi, tetapi juga Prabowo.

Indikasi Operasi Intelijen Asing untuk Menjatuhkan Prabowo

  1. Mendiskreditkan Prabowo melalui berbagai narasi negatif yang dibangun secara sistematis.
  2. Framing eksodus anak muda ke luar negeri seolah-olah kondisi dalam negeri tidak lagi memberikan harapan.
  3. Tuntutan mengadili Jokowi yang diarahkan agar menjatuhkan Prabowo melalui desain politik tertentu.
  4. Pembusukan program Makan Bergizi Gratis dengan mendikotomikannya dengan pendidikan gratis agar kebijakan ini terlihat tidak prioritas.
  5. Isu blunder pengurangan anggaran di berbagai sektor dengan tujuan menciptakan ketidakstabilan, melibatkan kepala daerah di pelosok-pelosok.

Operasi ini tampaknya terkait erat dengan kebijakan geopolitik dan geostrategis pemerintahan Prabowo. Salah satu faktor pemicunya adalah langkah Prabowo memperkuat intelijen strategis Indonesia, yang sebelumnya lebih condong ke intelijen keamanan. Hal ini tentu membuat beberapa pihak terganggu, terutama mereka yang selama ini diuntungkan oleh status quo.

Kepentingan Asing dan Oligarki dalam Upaya Menjatuhkan Prabowo

Sejak Indonesia bergabung dengan BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan), ketegangan dengan Amerika Serikat meningkat. Ada beberapa alasan mengapa Washington merasa terancam dengan kehadiran Indonesia di BRICS:

  1. Pengaruh Ekonomi: BRICS memperkuat ekonomi global tanpa ketergantungan pada Barat.
  2. Pelemahan Dolar AS: BRICS mengembangkan sistem pembayaran alternatif tanpa dolar, yang merugikan dominasi keuangan AS.
  3. Pengaruh Geopolitik: Indonesia di BRICS memperkuat aliansi negara-negara yang menyaingi AS di Asia Tenggara.
  4. Persaingan Sumber Daya: Indonesia memiliki cadangan besar timah, tembaga, dan bauksit, yang dibutuhkan oleh industri negara-negara maju.

Selain tekanan asing, kepentingan oligarki dalam negeri juga merasa terancam dengan kebijakan Prabowo. Sejak KLB Gerindra memutuskan mengusung Prabowo untuk dua periode, Jokowi dikabarkan marah besar. Hal ini dianggap sebagai penghalang bagi Fufufafa yang ingin menggantikan Prabowo. Kepentingan oligarki semakin terusik akibat kebijakan Prabowo yang menertibkan reklamasi dan pertambangan ilegal yang selama ini memasok industri di Eropa, Amerika, Jepang, dan Tiongkok.

Gerakan Mahasiswa: Pion Kepentingan Asing dan Oligarki?

Banyak gerakan mahasiswa saat ini tampaknya tidak lagi murni. Mereka digerakkan oleh narasi-narasi tertentu yang sejalan dengan kepentingan asing dan oligarki, seperti:

  • Framing kondisi Indonesia sebagai negara tanpa harapan, seolah-olah satu-satunya pilihan bagi anak muda adalah pindah kewarganegaraan.
  • Dikotomi pendidikan vs Makan Bergizi Gratis, untuk menciptakan persepsi bahwa kebijakan Prabowo tidak berpihak pada rakyat kecil.
  • Aksi demonstrasi bertajuk ‘Indonesia Gelap’, yang dilakukan serentak dan tampaknya memiliki sponsor tersembunyi.

Operasi ini diarahkan untuk mengakhiri pemerintahan Prabowo bahkan sebelum dimulai. Ada indikasi keterlibatan intelijen asing yang membiayai gerakan-gerakan ini.

Jokowi, Oligarki, dan Intelijen Asing: Satu Kepentingan?

Kemarahan Jokowi terhadap keputusan KLB Gerindra yang mengusung Prabowo dua periode diduga menjadi faktor utama ia ingin menjatuhkan pemerintahan Prabowo. Di sisi lain, oligarki yang merasa kepentingannya terganggu juga mencari cara untuk melemahkan Prabowo.

Setelah meletakkan pondasi yang kuat, Gerindra tampaknya akan berkoalisi dengan partai besar lainnya untuk kembali ke UUD 1945 dan Pancasila dalam bentuk aslinya, sebagaimana yang disahkan pada 18 Agustus 1945. Ada kemungkinan Prabowo akan memilih Puan Maharani sebagai wakil presidennya di masa depan, sebagai bagian dari strategi politik jangka panjang.

Namun, Prabowo harus menghadapi tantangan besar akibat residu pemerintahan Jokowi, seperti:

  • Utang negara yang besar
  • Dominasi oligarki atas tanah dan kekayaan alam
  • Izin pertambangan yang dikuasai China tanpa AMDAL
  • Reklamasi ilegal tanpa AMDAL, seperti PIK 2 dan kasus Rempang
  • Konflik sosial akibat perampasan tanah rakyat dan digitalisasi sertifikat tanah

Tekanan terhadap Prabowo tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri. Beberapa negara maju, seperti Tiongkok, Uni Eropa, dan Jepang, sangat bergantung pada sumber daya alam Indonesia. Dengan kebijakan Prabowo yang lebih nasionalis, mereka tentu merasa kepentingannya terganggu.

Kesimpulan: Untuk Kepentingan Siapa Demonstrasi Mahasiswa Ini?

Jika kita melihat pola gerakan saat ini, tampak jelas bahwa ada kepentingan besar di baliknya. Mahasiswa seakan dimanfaatkan sebagai alat untuk menjalankan agenda yang lebih besar:

  • Jika demo ini hanya untuk mengadili Jokowi, itu sah.
  • Namun, jika ujungnya ingin meruntuhkan Prabowo, maka ini adalah hidden agenda yang didesain oleh kepentingan asing, oligarki, dan bahkan Jokowi sendiri.

Maka, pertanyaan terbesar yang harus kita ajukan: Demo mahasiswa ini sebenarnya untuk kepentingan siapa?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Langkah Wali Kota Bandung Patut Diacungi Jempol

Next Post

“HANYA HARGA GABAH” YANG BOLEH NAIK

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Next Post
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL

"HANYA HARGA GABAH" YANG BOLEH NAIK

Terdakwa Menembak Ayahnya Sambil Merokok, Anak Bos Rental Minta Penembak Mati Ayahnya Dihukum Seberat-beratnya.

Terdakwa Menembak Ayahnya Sambil Merokok, Anak Bos Rental Minta Penembak Mati Ayahnya Dihukum Seberat-beratnya.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...