• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

“HANYA HARGA GABAH” YANG BOLEH NAIK

by
February 18, 2025
in Economy, Feature
0
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Presiden Prabowo Subianto mengatakan hanya harga gabah yang boleh naik jika harga tiket pesawat atau biaya ibadah haji turun. Ketua Umum Partai Gerindra itu berpesan kenaikan harga gabah akan meningkatkan kesejahteraan petani.
Lebih lanjut Prabowo menyarakan “Saya mau jadi presiden yang menurunkan harga saudara-saudara sekalian. Harga yang boleh naik adalah harga gabah untuk petani, nah itu harus naik”.

Menarik apa yang dipidatokan Presiden Prabowo dalam pidato acara hari ulang tahun ke-17 Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 15 Februari 2025. Dengan lantang Presiden Prabowo menegaskan perlunya Pemerintah memperlihatkan keberpihakannya kepada sektor pertanian dan kecintaannya ke petani.

Dipatoknya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah pada angka Rp.6500,- per kg, menunjukkan wujud “hukuman” terhadap oknum-oknum yang doyan memainkan harga jual gabah di petani, saat musim panen tiba. Kebijakan Pemerintah kepada pihak manapun yang akan membeli gabah dari petani, baik Perum Bulog atau Pengusaha Penggilingan Padi/Beras, adalah dengan mewajibkan membeli gabah kering panen di petani pada tingkat harga sekurang-kurangnya Rp. 6500,- per kg.

Upaya Pemerintah menetapkan “satu harga” gabah kering panen di petani, betul-betul merupakan langkah cerdas dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan petani. Kata-kata “tani makmur”, tentu tidak hanya mengumandangkan sebagai ucapan Salam Organisasi HKTI, namun yang lebih penting lagi adalah bagaimana kemampuan kita untuk benar-benar mampu mewujudkan kehidupan petani yang penuh kemakmuran.

Gebrakan Pemerintah menaikan HPP Gabah dari Rp. 6000,- jadi Rp. 6500,- mestinya dijadikan ukuran dari tekad Presiden Prabowo mensejahterakan petani, bukan lagi sebatas omon-omon. Presiden ingin harga ini betul-betul dapat dirasakan dan dinikmati oleh para petani beserta keluarganya. Itu sebabnya, menjadi sangat masuk akal, jika Presiden Prabowo turun langsung memantau perkembangannya.

Adanya pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil untung dari penderitaan petani, sebetulnya sudah sejak lama kita ketahui. Sayangnya, tidak ada seorang pun pemimpin bangsa yang sungguh-sungguh untuk menjawabnya hingga tuntas. Baru sekarang ada sosok Prabowo yang secara nyata ingin memberangus perilaku oknum-oknum yang ingin terus menerus memiskinkan para petani.
Dalam dunia pergabahan, para petani selalu dihadapkan pada dua masalah klasik yang selalu terjadi dalam kehidupannua. Pertama, saat musim tanam datang, petani selalu mengeluhkan soal kelangkaan pupuk, utamanya pupuk bersubsidi. Kedua, pada waktu musim panen tiba, petani selalu dihadapkan pada anjloknya harga gabah kering panen di tingkat petani.

Anehnya, selama ini Pemerintah seperti yang tak berdaya menghadapi nya. Buktinya, masalah tersebut selalu berulang setiap musim. Kita sendiri, tidak tahu dengan pasti mengapa Pemerintah tidak berjuang habis-habisan untuk mencarikan jalan pemecahannya. Namun dengan hadirnya Prabowo menjadi RI 1, banyak petani yang berharap akan terjadi banyak perubahan.

Di bidang kebijakan perpupukan, Pemerintah secara nyata telah menambah jumlah kuota pupuk bersubsidi 2 kali lipat dari kebijakan yang diberlakukan selama ini. Artinya, kalau sebelumnya jumlah kuota hanya 4,7 juta ton, kini ditambah dua kali lebih banyak menjadi 9,55 juta ton pupuk bersubsidi. Diharapkam dengan kebijakan ini, petani tidak akan mengeluhkan kelangkaan pupuk lagi.

Tidak hanya jumlah kuota yang ditambah, tapi Pemerintah pun telah melakukan pemangkasan terhadap saluran distribusi pupuk bersubsidi, yang selama ini dinilai sangat merugikan petani. Dari sekian banyak pihak yang ikut terlibat dalam pengelolaan distribusi pupuk bersubsidi, kini tinggal tiga lembaga saja yang terlibat, yakni Kementerian Pertsnian, PT Pupuk Indonesia dan Distributor/Kios/Gapoktan.

Sedangkan dalam penanganan anjloknya harga gabah kering panen di tingkat petani, Pemerintah telah mencabut persyaratan kadar air dan kadar hampa dalam proses penyerapan gabah petani oleh siapa pun yang akan membelinya. Dicabutnya persyaratan ini, tentu saja dapat menutup peluang bagi oknum-oknum yang selama ini terekam doyan memainkan harga gabah di petani.

Penugasan Pemerintah kepada Perum Bulog untuk menyerap gabah petani sebesar 3 juta ton setara beras, betul-betul merupakan pekerjaan yang tidak mudah. 3 juta ton setara beras, bukanlah jumlah yang kecil. Perum Bulog harus bekerja keras dan cerdas atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah. Malah masalahnya akan semakin rumit, ketika panen raya bersamaan dengan musim hujan.

Untuk itu, dengan adanya pembagian kerja antara Perum Bulog dan Pengusaha Penggilingan Padi/Beras (PERPADI), jelas akan lebih meringankan Perum Bulog dalam menjawab target yang dibebsnkannya. Berdasarkan komitmen yang disepakati, Perum Bulog secara mandiri diminta untuk menyerap gabah petani sebesar 0,9 juta ton. Sisanya yang 2,1 juta ton, penyerapannya ditugaskan kepada Pengusaha Penggilingan Padi/Beras.

Semoga Pidatonya Presiden Prabowo dalam HUT Partai Gerindra ke 17 ini, akan membawa semangat baru dalam upaya percepatan pencapaian kesejahteraan petani. Fakta menunjukkan, naiknya produksi beras dengan angka cukup signifikan, ternyata tidak serta-merta menjadikan petani sejahtera, jika Pemerintah tidak serius dalam mengendalikan harga jual gabah ditingkat petani.

Mari kita ikuti perkembangannya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Operasi Intelijen Asing dan Oligarki Ingin Meruntuhkan Kekuasaan Prabowo

Next Post

Terdakwa Menembak Ayahnya Sambil Merokok, Anak Bos Rental Minta Penembak Mati Ayahnya Dihukum Seberat-beratnya.

Related Posts

Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Next Post
Terdakwa Menembak Ayahnya Sambil Merokok, Anak Bos Rental Minta Penembak Mati Ayahnya Dihukum Seberat-beratnya.

Terdakwa Menembak Ayahnya Sambil Merokok, Anak Bos Rental Minta Penembak Mati Ayahnya Dihukum Seberat-beratnya.

LBP: Golkar Seperti Sedang Jual Diri ke Mana-mana

Seruan Tarik Uang dari Bank : Jangan-Jangan Karena Rencana Jokowi Ditunjuk sebagai Pengawasnya?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...