• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ordo ab Chao: Menemukan Tatanan Baru Setelah Kekacauan Politik di Era Jokowi

Setelah Porak Poranda Muncul Tunas Baru

Ali Syarief by Ali Syarief
August 19, 2024
in Feature, Politik
0
Ordo ab Chao: Menemukan Tatanan Baru Setelah Kekacauan Politik di Era Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

“Ordo ab chao” adalah frasa dalam bahasa Latin yang berarti “tatanan dari kekacauan.” Ungkapan ini sering dikaitkan dengan konsep menciptakan struktur, stabilitas, atau pemerintahan dari kondisi yang kacau atau tidak teratur. Frasa ini terkait dengan berbagai tradisi filosofis, politik, dan esoteris, dan kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan proses pembentukan tatanan atau sistem baru setelah periode kekacauan atau ketidakstabilan.

Era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjadi sorotan tajam dalam sejarah politik Indonesia. Banyak pihak menilai bahwa periode ini ditandai dengan ketidakstabilan dan kekacauan yang signifikan dalam tatanan politik, ekonomi, dan sosial bangsa. Konsep “ordo ab chao” atau “tatanan dari kekacauan” menjadi relevan dalam konteks ini, di mana ada harapan bahwa setelah masa kekacauan ini, akan muncul tatanan baru yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Kekacauan di Era Jokowi

Pemerintahan Jokowi ditandai oleh sejumlah kebijakan kontroversial yang dianggap telah merusak tatanan yang ada. Beberapa contoh dari apa yang dianggap sebagai “kekacauan” dalam era ini meliputi:

  1. Kebijakan Ekonomi yang Tidak Konsisten: Kebijakan ekonomi yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan rakyat banyak, termasuk meningkatnya utang negara, program infrastruktur besar-besaran yang dinilai tidak efisien, dan pengelolaan sumber daya alam yang tidak transparan.

  2. Pelemahan Lembaga Negara: Institusi-institusi penting seperti KPK, Mahkamah Konstitusi, dan lembaga-lembaga hukum lainnya dikritik karena mengalami pelemahan, baik secara struktural maupun fungsional, yang pada akhirnya mengurangi efektivitas penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik.

  3. Polarisasi Sosial dan Politik: Kebijakan yang dianggap cenderung memecah belah masyarakat, baik melalui retorika politik maupun melalui kebijakan yang diskriminatif, menciptakan ketegangan yang signifikan di antara berbagai kelompok masyarakat.

Ordo ab Chao: Tatanan dari Kekacauan

Dalam konteks filsafat politik, “ordo ab chao” sering kali digunakan untuk menggambarkan bagaimana setelah periode kekacauan, suatu tatanan baru dapat muncul. Hal ini tidak terjadi secara instan, tetapi melalui proses alami di mana elemen-elemen dalam masyarakat dan pemerintahan bereaksi terhadap kekacauan yang ada dan membentuk struktur baru yang lebih stabil.

Fase Transisi: Mencari Tatanan Baru

Ketika pemerintahan Jokowi berakhir, Indonesia kemungkinan akan memasuki fase transisi yang krusial. Selama fase ini, akan ada upaya untuk membentuk kembali tatanan yang telah porak-poranda. Beberapa faktor yang dapat berkontribusi pada pembentukan “ordo” atau tatanan baru antara lain:

  1. Kebangkitan Kepemimpinan Baru: Kepemimpinan baru yang muncul setelah Jokowi diharapkan akan membawa visi yang lebih inklusif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan rakyat, yang mampu memperbaiki kerusakan yang telah terjadi.

  2. Reformasi Kelembagaan: Pembenahan institusi-institusi negara yang telah mengalami degradasi selama era Jokowi akan menjadi langkah penting dalam membentuk tatanan baru yang lebih kuat dan transparan.

  3. Rekonsiliasi Sosial: Mengatasi polarisasi sosial dan politik yang terjadi selama pemerintahan Jokowi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih bersatu dan harmonis, yang pada gilirannya akan mendukung stabilitas politik dan sosial.

Kesimpulan

Era Jokowi telah meninggalkan jejak kekacauan yang signifikan dalam tatanan politik, ekonomi, dan sosial Indonesia. Namun, sesuai dengan konsep “ordo ab chao,” ada harapan bahwa dari kekacauan ini akan muncul tatanan baru yang lebih stabil dan berkelanjutan. Kepemimpinan yang bijak, reformasi kelembagaan, dan rekonsiliasi sosial akan menjadi elemen kunci dalam proses transisi ini. Meskipun tantangan yang dihadapi besar, sejarah telah menunjukkan bahwa tatanan baru yang lebih baik dapat muncul dari kekacauan, asalkan proses transisi dikelola dengan baik dan berlandaskan prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Setelah PHP Anies, PKB Akhirnya Usung RK di Pilgub Jakarta

Next Post

Bantah Diskriminatif Terhadap PDIP, KPK Bisa Panggil Politikus Demokrat M Lokot Nasution

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Pimpinan KPK Bisa Dipidana Jika Bertemu Tahanan

Bantah Diskriminatif Terhadap PDIP, KPK Bisa Panggil Politikus Demokrat M Lokot Nasution

Pilkada Jakarta 2024: Pasangan “RAKUS” Vs Pasangan BONEKA

Pilkada Jakarta 2024: Pasangan "RAKUS" Vs Pasangan BONEKA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist