• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Bantah Diskriminatif Terhadap PDIP, KPK Bisa Panggil Politikus Demokrat M Lokot Nasution

fusilat by fusilat
August 19, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Pimpinan KPK Bisa Dipidana Jika Bertemu Tahanan

Foto Antara

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Jakarta, Fusilatnews – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto akan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus korupsi di Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan, Selasa (20/8/2024) esok.

Pada 10 Juni lalu, Hasto Kristiyanto juga diperiksa KPK sebagai saksi kasus suap politikus PDIP Harun Masiku yang hingga kini masih buron.

Di pihak lain, penyidik KPK tak kunjung memeriksa kembali Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Utara Muhammad Lokot Nasution. Padahal aksi demonstrasi agar Lokot Nasution diperiksa kembali KPK dan dijadikan tersangka pernah digelar elemen masyarakat Sumut di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Lokot, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI terpilih Pemilu 2024 itu memang pernah diperiksa penyidik KPK pada 27 Februari lalu sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di DJKA Kemenhub seperti yang akan dilakukan KPK kepada Hasto Kristiyanto.

Usai diperiksa selama 11 jam, Lokot Nasution berlari-lari kecil meninggalkan Gedung Merah Putih KPK untuk menghindari kejaran wartawan.

Tak kunjung diperiksanya lagi Lokot Nasution ini menimbulkan spekulasi dan prasangka buruk publik kepada KPK yang dituding diskriminatif atau tebang pilih, dan hanya berani kepada politikus PDIP yang saat ini berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sementara terhadap politikus Partai Demokrat yang merupakan pendukung pemerintah, KPK dituding tak berani.

Lantas, bagaimana respons KPK?

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto membantah lembaganya diskriminatif dan hanya berani kepada politikus PDIP, tapi tak berani kepada politikus Partai Demokrat.

“Semua saksi yang akan dipanggil bergantung kepada kebutuhan dan rencana penyidikan yang dibuat masing-masing Satgas (Satuan Tugas, red) dalam rangka pemenuhan unsur perkara pidana yang sedang ditangani. Bila penyidik menganggap keterangan saksi dimaksud (M Lokot Nasution, red) diperlukan, maka akan dilakukan pemanggilan,” tulis Tessa Mahardika Sugiarto dalam pesan teks yang diterima Fusilatnews.com, Senin (19/8/2024) pukul 11.21 WIB.

Sebelumnya, KPK angkat bicara atas desakan status Ketua DPD Partai Demokrat Sumut M Lokot Nasution dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di DJKA Kemenhub. KPK berjanji menganalisisnya sebelum menentukan status hukum Lokot Nasution.

Hal tersebut dikatakan Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menyangkut permintaan sekelompok massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Sumatera Utara Anti Korupsi (Gemasuap). Mereka mempersoalkan status M Lokot Nasution yang masih mengambang.

“Informasi baru yang tidak terkait dalam perkara yang ditangani, akan dianalisa lebih lanjut oleh penyidik,” kata Tessa Mahardhika kepada Republika, Sabtu (16/6/2024).

Nama Muhammad Lokot Nasution selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Lampung juga disebut sebanyak enam kali dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/1/2024) lalu dengan terdakwa Zulfikar Fahmi, Direktur PT Putra Kharisma Sejahtera dalam kasus korupsi di DJKA Kemenhub dengan Nomor Perkara 6/Pid.Sus-TPK/2024/PN Bdg.

Kasus ini berawal dari penyidik KPK pada 11 April 2023 melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub.

KPK lantas menetapkan puluhan orang sebagai tersangka yang langsung ditahan terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan perbaikan rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi tahun anggaran 2021-2022.

Adapun kisaran suap yang diterima para tersangka sekitar 5-10 persen dari nilai proyek, dengan perkiraan sekitar Rp14,5 miliar.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ordo ab Chao: Menemukan Tatanan Baru Setelah Kekacauan Politik di Era Jokowi

Next Post

Pilkada Jakarta 2024: Pasangan “RAKUS” Vs Pasangan BONEKA

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Pilkada Jakarta 2024: Pasangan “RAKUS” Vs Pasangan BONEKA

Pilkada Jakarta 2024: Pasangan "RAKUS" Vs Pasangan BONEKA

Hamas Tanggapi Proposal Doha, Netanyahu Halangi Kesepakatan Gencatan Senjata

Hamas Tanggapi Proposal Doha, Netanyahu Halangi Kesepakatan Gencatan Senjata

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...