• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PARADIGMA HUKUM BAGI KELOMPOK PENJAHAT “Laporkan Saja!

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
November 25, 2023
in Feature, Law
0
PRESIDEN BENCI RAKYAT ADALAH SYARAT FORMIL DAN MATERIL PENGATURAN PASAL PENGHINAAN PRESIDEN

Muhammad Yamin Nasution

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution- Pemerhati Hukum

IGNORANTIA LEGIS NEMINEM EXCUSAT -“Kebodohan tmTerhadap Hukum Bukanlah Alasan”

Adalah doktrin orthodox latin yang digunakan oleh setiap negara saat di bentuk dan disahkanya sebuah UU.

Asas hukum tersebut tidaklah satu-satunya, beberapa kalimat lain yang mirip juga banyak digunakan, namun hukum Inggris menggunakan kalimat tersebut disebabkan kalimat tersebut lebih sempurna dari yang lainnya (George Lewis, 1867).

Tradisi ini juga pernah disebutkan oleh Arsitoteles yang menyebutkan:

Καὶ τοὺς ἀγνοοῦντάς τι τῶν ἐν τοῖς νόμοις, ἃ δεῖ ἐπίστασθαι καὶ μὴ χαλεπά ἐστιν, κολάζουσιν· ὁμοίως δὲ καὶ ἐν τοῖς ἄλλοις, ὅσα δι’ ἀμέλειαν ἀγνοεῖν δοκοῦσιν, ὡς ἐπ’ αὐτοῖς ἂν τὸ μὴ ἀγνοεῖν· τοῦ γὰρ ἐπιμεληθῆναι κύριοι. ”

Dan para pembentuk UU harus menghukum mereka yang tidak mengetahui hal-hal apapun dalam undang-undang yang seharusnya mereka ketahui, yang tidak sulit di ketahui, dan yang tidak sulit di pahami. Demikin juga dalam hal-hal yang lain yang tampak di abaikan oleh manusia karena kecerobohannya. Karena ketidaktahuan mereka disadari oleh mereka, dan mereka memiliki kesadaran dan kewarasan untuk memperhatikannya (Etika Arsitoteles dalam Nicom buku ke 3 Bab 7).

Pada dasarnya tujuan dari asas ini Adalah untuk menjaga marwah, martabat, atau harga diri sebuah Negara yang telah memiliki konsep hukum, sehingga setiap orang wajib di anggap mengetahui saat hukum di berlakukan, dan konsep hukum dalam sebuah negara tidak hanya sebagai fiksi atau angan² semata.

Selain daripada itu, tujuan asas ini Adalah karena setiap orang tidak mampu menjaga hak nya masing-masing karena kondisi alami yang di peroleh sejak lahir, maka, melalui negaralah jaminan hak setiap orang terjaga, dan memiliki kepastian jaminan.

Memaasuki Pemilu 2024 pelanggaran hukum yang di lakukan dengan sengaja di pertontonkan, bahkan dari pemangku kekuasaan tertinggi oleh institusi Negara, seperti Pembunuhan yang dilakukan Jendral Polisi, menjadi bandar Narkoba, begitu juga Anggota TNI, melakukan pembunuhan terhadap Rakyat, Korupsi, dll, yang terakhir di pertontonkan oleh Ketua MK yang dengan sengaja memuluskan Ponakannya Gibran agar dapat maju menjadi Cawapres, serta pengumpulan kepala- kepala Desa.

Kesewang-wenangan ini begitu terbuka di pertontonkan dan menjadi contoh terburuk dalam sejarah berdirinya negara Indonesia.

Bila di telisik dari sisi ilmu Kriminologi seperti yang disebutkan oleh Prod. Emeritus. Gerardus Peter Hoefnegels, (2013) “The Other Side of Criminology” dimana Kriminologi mencari pelaku utama selain dari pelaku itu sendiri yang berkaitan dengan kekuasaan. Maka, orang-orang yang di duga terlibat didalamnya Adalah Jokowi sebagai Presiden, Istrinya yang memberikan dukungan, Prabowo dan partai pendukungnya sebagai orang-orang yang berkepentingan didalamnya.

Namun sayangnya, niat baik dan keseriusan penegakan hukum dalam konsep negara hukum tidak masih buruk dan menjijikkan. Tidak ada keinginan untuk menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi dalam bernegara ternyata NØL BESAR.

Di sisi lain, para pendukung yang notabene berpendidikan hukum dan pendukung lainnya dengan sengaja mengatakan: “LAPORKAN SAJA!” Tahukan Anda ini Adalah contoh buruk, dengan ber-paradigma PENCURI.

Para pencuri, para koruptor, juga memiliki konsep berfikir yang sama, para pencuri dan koruptor memahami bahwa ada aturan yang melarang untuk melakukan pencurian, dan korupsi namun mereka dengan sengaja melanggar aturan yang ada, dengan menanamkan pemahaman di dalam benak “LAPORKAN SAJA”.

Tentunya, kesewang-wenangan ini tidak boleh terus terjadi, dan tidak boleh dibiarkan, akan memberikan daya rusak bagi negara yang luar biasa, dan menjadi contoh buruk bagi generasi bangsa. Tidak mungkin harapan menegakkan keadilan, pemberantasan korupsi terjadi bila di awali dengan perbuatan yang merendahkan bahkan melanggar hukum.

Dr. Eduard Mahir, (1830) “Uber das RECHT ZUR STRAFE und das STRAFE – MAAS” mengatakan: Bila kesewangan di lakukan oleh seseorang dan dibiarkan, maka setiap orang harus diberikan hak nya untuk melanggar hukum dan melakukan kesewang-wenangan tersebut, namun apa jadinya sebuah Negara, Negara akan hancur. Oleh karena itu, penyakit ini harus di hentikan.

Sikap tegas harus dilakukan oleh rezim, ucapan – ucapan PEMBODOHAN harus tidak lagi di ucapkan oleh mereka yang mendukung, orang-orang yang memiliki latar bagi hukum yang memberikan senyuman dan dukungan atas kerusakan ini, setidaknya mampu memberikan narasi mendidik dan tidak menjadi PECUNDANG HUKUM!.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bagaimana Drone Iran Berpotensi Mengancam Minyak Eropa?

Next Post

Sanksi Memberikan Peluang Baru Bagi Mobil Iran di Rusia

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Sanksi Memberikan Peluang Baru Bagi Mobil Iran di Rusia

Sanksi Memberikan Peluang Baru Bagi Mobil Iran di Rusia

Golkar Ungap Perpecahan Internal PDIP, Ini Respon Adian Napitupulu

Kerja Terlalu Keras "Adian Napitupulu Dirawat di RS Singapura"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist