• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Paradoks Negeri: #KaburAjaDulu – Seruan yang Tak Mampu Dibaca, Malah Dijadikan Olok-olok

Ali Syarief by Ali Syarief
July 27, 2025
in Feature, Layanan Publik, Politik
0
40% Pekerja Asing Skill Worker Memilih Tetap di Jepang: OECD
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Ada sebuah ironi yang menampar kesadaran kita hari ini. Jepang—negara yang dahulu begitu tertutup terhadap tenaga kerja asing—kini membuka lebar-lebar pintunya. Mereka kekurangan tenaga kerja. Penduduk mudanya enggan mengisi sektor-sektor kasar, sementara populasi menua dan ekonomi butuh tenaga segar. Maka Jepang pun mengundang para pekerja asing untuk datang membantunya menjaga roda ekonomi tetap berputar. Bukan demi belas kasih, tapi demi kesejahteraan bangsanya sendiri.

Sementara itu, di belahan dunia yang lain, Indonesia justru menghadapi persoalan sebaliknya. Jutaan pemuda-pemudi bangsa ini, dalam usia produktif, justru berbondong-bondong pergi ke luar negeri. Bukan karena mereka ingin melancong, tetapi karena di negerinya sendiri, peluang kerja tak tersedia, atau tak layak diupayakan. Mereka menjadi buruh migran, perawat, pembantu rumah tangga, pekerja konstruksi, bahkan profesional terdidik, di berbagai negara. Ironisnya, mereka menyumbang devisa triliunan rupiah setiap tahun—tanpa pernah disebut sebagai pahlawan pembangunan dalam negeri.

Inilah paradoks yang menyakitkan: bangsa lain mengundang anak-anak kita untuk membangun kesejahteraan mereka, sementara negara kita sendiri gagal menyediakan tempat bagi bangsanya sendiri untuk berkarya dan hidup layak. Indonesia kehilangan generasi produktif, bukan karena perang atau bencana, tapi karena kegagalan sistemik dalam menciptakan pekerjaan yang bermartabat.

Kebijakan publik yang ada pun sering kali justru memperparah keadaan. Alih-alih fokus pada penciptaan lapangan kerja berkualitas, pemerintah sibuk dengan program-program populis yang mencolok secara anggaran namun minim dampak jangka panjang. Seperti program makan bergizi gratis yang anggarannya menelan puluhan triliun rupiah, tetapi harus mengorbankan sektor strategis lain seperti pendidikan, kesehatan, dan mitigasi bencana.

Lalu ada proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menghabiskan dana ratusan triliun di tengah rakyat yang kesulitan membeli beras. Bahkan upacara kemerdekaan pun dipindahkan ke lahan setengah jadi dengan biaya fantastis, seolah-olah simbolisme lebih penting dari substansi.

Maka muncul tagar #KaburAjaDulu. Bukan sekadar tren media sosial, tapi cermin keputusasaan generasi muda yang merasa tak lagi punya tempat di tanah airnya sendiri. Mereka bukan tak cinta Indonesia—mereka hanya kecewa, bahwa cinta mereka tak dibalas dengan kesempatan yang adil.

Sementara Jepang membayar mahal untuk menarik pekerja asing demi mempertahankan ekonominya, Indonesia justru ‘mengirimkan’ para pemudanya ke luar negeri tanpa rencana jangka panjang. Bukankah seharusnya para pemuda terbaik itu menjadi penggerak pembangunan di negerinya sendiri?

Pertanyaannya kini bukan lagi: “Mengapa mereka ingin pergi?”
Tapi: “Mengapa Indonesia tak bisa membuat mereka ingin tinggal?”


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Godo’s Big Ginkgo Biloba Tree: Jejak Kehidupan, Ingatan, dan Ketabahan Alam

Next Post

Kampus Kelas Dunia, Kok Masuk Daftar Riset Bermasalah? Ini Jawaban Rektor UI

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Next Post
Kampus Kelas Dunia, Kok Masuk Daftar Riset Bermasalah? Ini Jawaban Rektor UI

Kampus Kelas Dunia, Kok Masuk Daftar Riset Bermasalah? Ini Jawaban Rektor UI

Malaysia Klaim Singapura dan Kepulauan Riau, Mahathir: Itu Tanah Melayu

Merajut Malaysia: Dinamika Tiga Etnis dan Masa Depan Kebangsaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist