• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Paradoks Rahwana dan Gunung

fusilat by fusilat
August 19, 2022
in Feature
0
Paradoks Rahwana dan Gunung

dok.istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana | Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

ALKISAH menurut kisah Ramayana versi Walmiki yang juga sama atau minimal mirip versi Wayang Purwa namun beda dari versi Srilanka, Rahwana adalah mahluk paling jahat di alam semesta ini. Kemudian saya membuat dongeng khayalan saya sendiri di mana Rahwana merasa diri mahluk paling sakti mandraguna di alam semesta sehingga memindah gunung Mahameru pun mampu. Semar merasa geli campur jengkel menyimak arogansi Rahwana, maka menantang Rahwana untuk membuat sebuah gunung sedemikian besar dan berat sehingga dirinya tidak mampu memindahnya.

Rahwana tertawa terbahak-bahak menerima tantangan Semar untuk membuat sebuah gunung sedemikian besar dan berat sehingga dirinya tidak mampu memindahnya akibat sangat percaya bahkan yakin dirinya memang sakti mandraguna sehingga mampu melakukan apa pun termasuk membuat gunung sedemikian besar dan berat sehingga dirinya tidak mampu mengangkatnya. Maka Rahwana segera mengerahkan segenap kesaktian yang dia miliki untuk membuat sebuah gunung yang sangat besar dan berat kemudian dengan mudah Rahwana mengangkat dan memindah gunung ultra besar dan hiper berat itu ke lokasi lain lalu dengan bangga tertawa terbahak-bahak melapor keberhasilan dirinya ke Semar. Giliran Semar tertawa terbahak-bahak menertawakan Rahwana gagal membuat gunung sedemikian besar dan berat sehingga dirinya tidak mampu mengangkat apalagi memudah gunung tersebut.

Rahwana marah maka segera membuat sebuah gunung sedemikian besar dan berat sehingga dirinya tidak mampu mengangkat apalagi memindahkannya. Semar makin tertawa termehek-mehek sebab ternyata Rahwana yang mengaku dirinya mampu melakukan apa pun terbukti tidak mampu mengangkat apalagi memindah gunung buatan dirinya sendiri. Tentu saja Rahwana luar biasa jengkel dipermainkan oleh logika Semar bermain paradoks Rahwana dan gunung, maka Rahwana kembali mengulang membuat gunung yang sedemikian besar dan berat sehingga dirinya tidak mampu mengangkat apalagi memindahnya demi mematahkan paradoks bikinan Semar tentang Rahwana dan gunung.

Konon sampai sekarang Rahwana masih sibuk berjuang bikin gunung lalu secara bergilir mampu atau tidak mampu mengangkatnya demi mematahkan paradoks bikinan Semar tentang Rahwana dan gunung tanpa pernah berhasil mematahkannya sampai akhir jaman. Ada sejenis hikmah bisa ditarik dari dongeng paradoks Rahwana dan gunung, yaitu akibat kekal-abadi sibuk membuat gunung yang sedemikian besar dan berat sehingga dirinya sendiri tidak mampu mengangkat apalagi memindahkannya, maka Rahwana tidak sempat mengumbar angkara murka dirinya, termasuk tidak punya waktu untuk menculik Shinta sehingga tidak ada perang antara Rama dan pasukan Wanara melawan Rahwana dan pasukan raksasa serta dedemitnya.

Kisah Ramayana baik versi Walmiki mau pun versi Sri Lanka berhenti sampai Rama dan Shinta dikawal Laksmana mengembara selama lima belas tahun di rimba belantara kemudian dengan selamat dan damai kembali ke Ayodhya sebagai ibu kota kerajaan Kosala karena Rahwana tidak sempat menculik Shinta akibat kekal-abadi sibuk berusaha mematahkan paradoks Rahwana dan gunung yang diberikan oleh Semar secara berkelanjutan berulang-kali tanpa mampu berhasil sampai akhir zaman.

Dikutip kompas.com, Jumat 19 Agustus 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terkait Dugaan Laporan Palsu, Pihak Brigadir J Akan Polisikan Istri Sambo

Next Post

Isu Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303, Kapolri : Tidak Ada Toleransi, Saya Copot

fusilat

fusilat

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Isu Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303, Kapolri : Tidak Ada Toleransi, Saya Copot

Isu Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303, Kapolri : Tidak Ada Toleransi, Saya Copot

Eks Pejabat Polri Sebut Putri Candrawathi Tak Bisa Jadi Tersangka:  Kasihan Bu Putri

Breaking News; Putri Candrawati Ditetapkan Tersangka Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist