• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pasukan Berani Mati: Ancaman Politik yang Dapat Memicu Revolusi Sosial

Manuver Politik Orang Dekat Jokowi Dapat Berdampak Revolusi Sosial

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
September 7, 2024
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Damai Hari Lubis, Kepala Bidang Hukum & HAM DPP KWRI (Komite Wartawan Reformasi Indonesia) dan Sekretaris Dewan Kehormatan DPP KAI (Kongres Advokat Indonesia)

Adalah wajar jika Koordinator Apel Akbar “Bela Jokowi Sampai Mati,” Sukodigdo, diduga sebagai “orang dekat” atau pendukung fanatik Jokowi. Hal ini terlihat dari narasi pernyataannya yang secara terang-terangan menyampaikan kritik negatif terhadap partai tempat Jokowi pernah bernaung, PDIP, yang merupakan fakta umum di kalangan publik. Jokowi dituding berkhianat setelah diusung dan berhasil mencapai jabatan Presiden RI selama dua periode, 2014-2019 dan 2019-2024, sesuai batasan konstitusi.

Alasan Sukodigdo yang menyatakan:
1. Akan menurunkan 20 ribu pasukan berani mati dari seluruh wilayah RI.
2. Telah mengantongi izin dari pihak aparat terkait agenda apel akbar.
3. Apel akbar digelar karena adanya situasi yang tidak kondusif yang disebabkan oleh orang-orang terdekat Jokowi yang ingin memperburuk keadaan bangsa.
4. Orang-orang terdekat Jokowi merasa sakit hati karena kalah di Pilpres 2024 dan terus memprovokasi rakyat.

Secara hukum, pernyataan Sukodigdo ini bersifat subjektif dan tidak didukung oleh data empiris. Substansi permasalahan sebenarnya adalah urusan internal partai yang melibatkan eks anggota partai (Jokowi dan Gibran) dengan PDIP.

Kehadiran apel akbar ini dikhawatirkan dapat memprovokasi masyarakat akibat adanya konflik kepentingan. Jika agenda ini terus dilanjutkan, dikhawatirkan situasi bisa menjadi semakin memanas, memicu pro-kontra baik di dalam partai maupun di kalangan masyarakat umum, hingga menimbulkan risiko tinggi terjadinya kekacauan (chaos) di negara ini.

Jika kekacauan benar-benar terjadi, situasi ini dapat memberikan alasan bagi Jokowi untuk menetapkan keadaan darurat, yang dapat menggagalkan pelantikan Prabowo sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Lebih jauh lagi, mengingat sejarah politik dan hukum di Indonesia, Jokowi tidak pernah melarang wacana pembangkangan konstitusi yang didorong oleh beberapa anggota kabinetnya, termasuk menteri yang juga merupakan ketua umum partai politik seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, dan Muhaimin Iskandar, serta pimpinan legislatif seperti Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Wacana ini terkait dengan gagasan “penundaan pemilu 2024,” yang dapat berimplikasi pada Jokowi menjabat sebagai presiden untuk tiga periode.

Ketegasan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP dalam menolak gagasan ini semakin mempertegas bahwa Jokowi tidak bisa menjabat lebih dari dua kali. Namun, kekhawatiran akan gangguan keamanan dan ketertiban akibat apel akbar tersebut memerlukan tindakan proaktif dari Jokowi sebagai kepala negara. Jokowi harus mengantisipasi dampak tersebut sesuai hukum yang berlaku dengan menjaga prinsip-prinsip keutuhan nasional, ketimbang menggunakan retorika politik yang ambigu dan tidak konsisten.

Jokowi perlu menunjukkan kebijakan yang tegas dan simpatik dengan langkah-langkah berikut:
1. Memerintahkan Kapolri untuk mencabut izin keramaian yang sudah dikeluarkan untuk apel akbar tersebut.
2. Melarang secara tegas penyelenggaraan apel akbar dan mengimbau massa pendukungnya agar tidak datang ke Jakarta.
3. Menginstruksikan TNI dan Polri untuk mengambil tindakan tegas jika massa tetap berdatangan.

Jika Jokowi tidak mengambil langkah-langkah ini, maka akan muncul interpretasi publik bahwa ia berada di balik agenda apel akbar tersebut, dengan tujuan politik untuk memperpanjang jabatannya menjadi tiga periode, meskipun ada penolakan dari Megawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama RI, Ir. Soekarno.

Apabila apel akbar ini berujung pada kekacauan yang memicu revolusi sosial, dan mengakibatkan kerugian besar baik material maupun imaterial, maka beban tanggung jawab politik dan hukum harus ditanggung oleh Jokowi, Kapolri, dan pejabat publik lainnya yang terlibat.

Menhan, yang diharapkan akan dilantik menjadi Presiden RI, harus bersikap tegas dan tidak hanya menjadi penonton dari tindakan yang dapat mengancam kursi kepresidenannya pada 20 Oktober 2024.

Apakah ini adalah bagian dari skenario konspirasi oleh aktor dalam dan luar negeri? Ataukah ini sekadar fenomena tendensius dari pihak-pihak yang mengaku sebagai pendukung Jokowi? Semua ini memerlukan pengamatan dan tindakan tegas untuk memastikan keamanan dan stabilitas negara.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KPK Sedang Menelaah 2 Laporan Tentang Penggunaan Jet Pribadi Kaesang

Next Post

Pelaku Bisnis Khawatir Ancaman Penipuan Berbasis AI

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Pelaku Bisnis Khawatir Ancaman Penipuan Berbasis AI

Pelaku Bisnis Khawatir Ancaman Penipuan Berbasis AI

Model AI Terbaru mirip ChatGPT dapat mendeteksi berbagai jenis kanker, 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...