Fusilatnews – Sedikitnya dua warga Palestina tewas dan tiga lusin lainnya terluka dalam serangan militer Israel di kota Nablus, Tepi Barat utara.
Kementerian kesehatan Palestina mengatakan dalam pernyataannya bahwa dua orang tewas karena luka kritis yang mereka alami pada Rabu 22/2 setelah pasukan tentara Israel menyerbu Nablus dan menembakkan peluru tajam, lapor kantor berita resmi WAFA.
Pernyataan itu menambahkan bahwa Rumah Sakit Bedah Rafidia menerima 24 warga Palestina yang terluka, yang terkena peluru tajam. Empat korban dilaporkan dalam kondisi kritis.
Warga Palestina yang terluka lainnya dibawa ke rumah sakit dan fasilitas lain di seluruh Nablus untuk menerima perawatan medis.
Sumber-sumber lokal mengatakan sejumlah besar tentara Israel menyerbu lingkungan Sheikh Muslim di pinggiran Kota Tua Nablus dan mengepung sebuah rumah di tengah baku tembak.
Ahmed Jibril, direktur layanan ambulans dan darurat di Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina di Nablus, mengatakan pasukan Israel mencegah staf medis mencapai daerah yang terkepung, tempat bentrokan bersenjata terjadi.
Pasukan Israel melancarkan serangan di kota-kota di Tepi Barat yang diduduki hampir setiap hari dengan dalih menahan apa yang oleh rezim disebut sebagai warga Palestina yang “dicari”. Penggerebekan biasanya berujung pada konfrontasi mematikan dengan penduduk.
Selama beberapa bulan terakhir, Israel telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota Palestina di seluruh wilayah pendudukan. Akibat serangan tersebut, puluhan warga Palestina tewas dan banyak lainnya ditangkap.
Pada 26 Januari, pasukan Israel menyerbu kota Jenin dan kamp pengungsi tetangganya di utara Tepi Barat yang diduduki, menewaskan sepuluh warga Palestina dalam salah satu serangan paling mematikan dalam beberapa tahun.
PBB menandai tahun 2022 sebagai tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat dalam 16 tahun.
Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 171 warga Palestina di Tepi Barat dan menduduki al-Quds Timur tahun lalu, termasuk lebih dari 30 anak. Setidaknya 9.000 lainnya juga terluka.
Sumber : Press TV























