• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Patung Itu Menjadi Mirip Setelah Kena Alergi

Ngapain Juga Jokowi Dipatungkan?

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
June 23, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Patung Itu Menjadi Mirip Setelah Kena Alergi
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Damai Hari Lubis – Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)

Entah siapa yang pertama kali kepikiran mematungkan Jokowi di Tanah Karo. Barangkali orang yang merasa terlalu berutang budi, atau mungkin juga orang yang ingin cepat-cepat mengabadikan seseorang sebelum rakyat terlanjur lupa, atau sebelum citra beliau terjun bebas dari langit elektabilitas ke palung Mariana sejarah bangsa.

Tapi yang jelas, patung itu sekarang berdiri. Gagah? Mungkin. Mirip? Waduh, ini yang jadi soal.

Patungnya konon dikerjakan oleh seniman lokal, memakai dana swadaya masyarakat enam desa dan tiga dusun. Dana yang dikumpulkan itu tidak tanggung-tanggung: Rp 2,5 miliar! Itu belum termasuk sumbangan Rp 500 juta dari menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang sepertinya ingin memastikan patung mertuanya tidak cuma berdiri, tapi berdiri dengan gaya.

Dan begitu patungnya dibuka selubung kainnya, rakyat pun bertanya-tanya dalam hati: “Ini Jokowi, apa hasil cetak 3D dari tokoh pewayangan?”

Wajahnya seperti ingin tersenyum, tapi malah terlihat seperti sedang menahan encok. Matanya tajam, tapi bukan tajam pemimpin visioner. Lebih mirip tatapan orang yang baru sadar kalau rekening negara jebol tapi masih pura-pura tenang. Rambutnya klimis, tapi tidak menyampaikan wibawa—lebih seperti habis pakai pomade warung sebelah.

Yang ajaib, setelah muncul kabar bahwa Jokowi sedang sakit, konon karena alergi yang bikin gatal-gatal, beberapa warga malah bilang, “Lho, lha kok sekarang malah mirip!” Nah lho! Jangan-jangan sang pematung memang diberkahi kemampuan meramal. Atau barangkali, patung itu bukan bermaksud menggambarkan Jokowi saat gagah di podium, tapi Jokowi yang sedang bergulat dengan karma politiknya.

Ini bukan soal magis atau mistis, Bung. Tapi soal selera dan logika. Sejak kapan pemimpin yang masih menjabat dipatungkan? Biasanya, orang kita membuat patung setelah tokoh tersebut tiada, atau setidaknya sudah pensiun dan berjarak dari godaan kekuasaan. Kalau dipatungkan sekarang, bukankah itu seperti mengunci narasi sejarah sebelum waktunya?

Dan kita tahu, sejarah bangsa ini punya hobi buruk: mematungkan orang ketika dipuja, lalu menghancurkan patung itu ketika disesali.

Jadi, ngapain juga Jokowi dipatungkan? Apakah ini bentuk penghormatan, atau justru pengawetan agar rakyat tidak lupa siapa yang membangun jalan, walau yang belum dibangun lebih banyak daripada yang sudah? Ataukah ini upaya membungkus warisan kekuasaan dengan beton dan semen agar kritik tak bisa menembus?

Kalau hanya karena membangun jalan 37 kilometer, lalu dibuatkan patung, maka sopir truk yang menempuh jarak ratusan kilometer sehari juga layak dipatungkan. Setidaknya, mereka tak pernah janji-janji palsu tiap kampanye.

Akhir kata, saya tak tahu apakah patung itu mirip Jokowi atau tidak. Tapi yang jelas, semakin lama saya memandang patung itu, saya merasa sedang menatap wajah bangsa ini: kelihatan kalem di luar, tapi menyimpan kekacauan di dalam.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wajah Patung Jokowi di Tanah Karo: Antara Ketidakmiripan dan Kejujuran Mistis

Next Post

Penyakit Pemimpin Yang Gagap “Syndrome Vaticanus Ambiguus”

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda
Feature

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?
Birokrasi

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026
Feature

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026
Next Post
Penyakit Pemimpin Yang Gagap “Syndrome Vaticanus Ambiguus”

Penyakit Pemimpin Yang Gagap "Syndrome Vaticanus Ambiguus"

Donald Dajjal

Dajjal Trump

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist