Jakarta – Fusilatnews – Berpijak pada pengalaman saat Anies menjabat Gubernur DKI menggantikan pasangan Ahok – Djarot, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat berkeyakinan calon presiden usungan Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, tidak akan melanjutkan program kerja Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Salah satunya, program Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Djarot, kepemimpinan Anies di DKI Jakarta sudah menjadi bukti bahwa program Jokowi tidak dilanjutkan. juga programnya bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat memimpin DKI Jakarta sebelum Anies terpilih.
“Kan sudah terbukti, kelihatan. Jadi apa yang sudah diprogramkan Pak Jokowi, Pak Ahok, sama saya, itu kan nggak dilanjutin,” kata Djarot saat dihubungi.
Salah satu program yang dikhawatirkan Djarot tidak akan dilanjutkan Anies adalah IKN. Apalagi, koalisi pengusung Anies menamakan diri sebagai Koalisi Perubahan.
“Saya tidak percaya kalau dia mau melanjutkan. Apalagi koalisinya kan Koalisi Perubahan,” ujarnya.
Menurut Djarot, kendati Anies beberapa kali berkomitmen akan melanjutkan program Jokowi, dia menilai pernyataan itu hanya lip service. kenyataan di DKI berbanding terbalik dengan kebijakan Gubernur Anies.
Djarot mencontohkan sejumlah program di DKI seperti naturalisasi, penataan pemukiman kumuh, pengelolaan Kalijodo, hingga pembangunan rumah DP Rp 0 rupiah.
“Kenyataannya di DKI seperti apa? Banyak banget kalau dirinci begitu. Jadi kalau saya nggak percaya, boleh nggak? Boleh dong,” kata Djarot.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya tidak akan bermitra dengan Koalisi Perubahan yang rencananya terdiri atas Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Adapun koalisi ini sudah satu suara menjagokan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.
Hasto menjelaskan, PDIP pasti akan berkoalisi. Namun, bukan dengan koalisi yang mengusung antitesis Presiden Joko Widodo
“Sehingga kami jelas berbeda dengan NasDem, Demokrat, PKS, yang telah mengusung Pak Anies Baswedan,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Februari 2023.



















