Perempuan “penyerang” Rocky Gerung iitu bernama Noviana adalah caleg PDIP di Daerah Pemilihan 3 Kabupaten Cianjur untuk wilayah Cipanas, Pacet, Cikalongkulon, dan Sukaresmi. Aksi Noviana “menyerang” Rocky Gerung itu viral di media sosial.
Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono membantah aksi perempuan “penyerang” atas instruksi partai.Perempuan yang “menyerang” Rocky Gerung diketahui merupakan kader sekaligus bacaleg PDIP dari Cianjur.
Perempuan “penyerang” Rocky Gerung iitu bernama Noviana adalah caleg PDIP di Daerah Pemilihan 3 Kabupaten Cianjur untuk wilayah Cipanas, Pacet, Cikalongkulon, dan Sukaresmi. Aksi Noviana “menyerang” Rocky Gerung itu viral di media sosial.
“Yang pasti, Novi bergerak tidak menggunakan nama partai dan tidak ada instruksi partai untuk melalukan aksi tersebut,” kata Ono kepada wartawan, Jumat (8/9).
Belakangan diketahui perempuan “penyerang” Rocky Gerung itu kader sekaligus bacaleg PDIP dari Cianjur. Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menegaskan aksi kadernya tersebut bukan atas instruksi partai.
Awalnya perempua yang mengenakan kaos putih dengan dikawal teman-temannya “menyerang” serta memarahi Rocky Gerung yang hendak keluar. Sang ibu meluapkan kemarahannya dan sempat terjadi ketegangan hingga Rocky Gerung terpaksa kembali masuk ke dalam untuk menghindari keributan.” tulis caption akun Instagram kabarnegri dikutip Kamis (7/9/2023).
Dalam video tersebut terlihat Rocky Gerung bersama Haris Azhar dan sejumlah orang keluar dari ruangan. Namun mendadak dihampiri seorang perempuan berkacamata.
“Halo apa kabar gimana pertanggung jawabannya,” kata sang perempuan sembari menyalami Rocky.
Kemudian, sambil berlalu perempa itu mengucapkan, “Terus sebagai warga negara?”
Perempuan itu nampak mendorong Rocky Gerung, namun pengamat politik itu terlihat terus berjalan seolah tak mengindahkan.
Sempat terjadi ketegangan. Haris Azhar yang berada di samping Rocky Gerung mengingatkan jika boleh menyampaikan pendapat asal tidak melakukan tindakan fisik.
Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, rombongan Rocky Gerung akhirnya masuk ke dalam ruangan lagi dibantu pengamanan polisi.
Unggahan video Rocky Gerung diadang sekelompok massa tersebut mendapat komentar beragam dari warganet. Tak sedikit yang menghujat aksi cegat Rocky Gerung.
“Amplopnya tebal kayaknya nih,” tulis warganet.
“Selamat bu anda dapat komisaris pkk,” ungkap netizen.
“CAPER AMAT BUK,” sahut yang lain.
Diketahui, Rocky Gerung menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terkait kasus dugaan fitnah, ujaran kebencian, dan penyebaran hoaks terhadap Presiden Joko Widodo, Rabu (6/9/2023).
Namun, sejumlah massa mengadang Rocky Gerung saat hendak keluar dari Gedung Bareskrim Polri.
Massa tersebut nampak mengenakan kaos putih bertuliskan kalimat Gerakan Nasional Tangkap Rocky Gerung. Berdasarkan video yang beredar terlihat anggota Pelayanan Markas (Yanma) berupaya melindungi Rocky.
Dikonfirmasi terkait kejadian ini, Rocky memastikan dirinya dalam kondisi aman.
“Aman tentram,” kata Rocky singkat.
Rocky diperiksa selama hampir tujuh jam sejak pukul 10.00 hingga 16.48 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut Rocky didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar.
Haris Azhar menjelaskan ada sekitar 40 pertanyaan yang diajukan penyidik. Beberapa poin pertanyaan yang diajukan penyidik menurutnya masih seputar kapasitas hingga alasan di balik argumentasi Rocky yang mengkritik beberapa kebijakan pemerintah.

























