• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PDIP Tidak Bisa Lepas dari Tanggung Jawab Moral atas Lahirnya Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
June 27, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Melawan Pengkhianatan Jokowi, Membela Marwah Soekarno
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak dapat dipungkiri bahwa yang melahirkan Joko Widodo ke panggung politik nasional adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dari seorang Wali Kota Solo, kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, hingga akhirnya dua kali menjabat Presiden Republik Indonesia, seluruh jenjang karier politik Jokowi dibangun melalui kendaraan politik PDIP. Tanpa partai itu, sangat sulit membayangkan Jokowi dapat mencapai posisi yang kemudian memberinya kekuasaan yang begitu besar.

Kini, setelah hubungan politik keduanya retak dan PDIP mencabut keanggotaan Jokowi, muncul kesan seolah-olah partai tersebut telah selesai dengan urusannya. Secara administratif, mungkin benar Jokowi bukan lagi kader PDIP. Namun, secara politik dan moral, hubungan itu tidak dapat dihapus begitu saja. Seorang anak kandung tetaplah anak kandung, meskipun hubungan keluarga telah renggang.

Karena itu, beban moral atas lahirnya kepemimpinan Jokowi tetap melekat pada PDIP. Bukan dalam arti bahwa setiap tindakan Jokowi merupakan keputusan partai, melainkan karena partailah yang memperkenalkan, mempromosikan, dan meyakinkan rakyat bahwa Jokowi layak dipercaya memimpin bangsa.

Selama perjalanan politiknya, berbagai kontroversi muncul dan menjadi perdebatan publik. Tuduhan penyalahgunaan kekuasaan, dugaan konflik kepentingan, praktik politik dinasti, hingga berbagai dugaan kasus korupsi yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahannya menjadi bagian dari catatan sejarah yang terus diperdebatkan. Di saat berbagai kritik bermunculan, banyak pihak juga menilai bahwa PDIP sebagai partai pengusung tidak selalu mengambil sikap kritis terhadap pemerintahan yang mereka lahirkan.

Di sinilah persoalan moral itu berada. Partai politik bukan sekadar mesin pencetak kemenangan elektoral. Ia juga memiliki tanggung jawab etis atas kualitas pemimpin yang dihasilkannya. Apabila seorang pemimpin yang dibesarkan oleh partai kemudian dinilai telah menyimpang dari prinsip-prinsip demokrasi, tata kelola pemerintahan yang baik, atau etika politik, maka masyarakat berhak mempertanyakan sejauh mana tanggung jawab partai tersebut.

PDIP tentu dapat berargumentasi bahwa dalam periode-periode tertentu mereka juga berselisih dengan Jokowi, bahkan akhirnya memutus hubungan politik secara resmi. Namun, langkah itu tidak otomatis menghapus pertanyaan publik mengenai proses panjang yang membawa Jokowi ke puncak kekuasaan. Rakyat tidak hanya menilai siapa yang mengakhiri hubungan politik, tetapi juga siapa yang memulai dan membesarkannya.

Dalam demokrasi yang sehat, akuntabilitas tidak berhenti pada individu. Ia juga menyentuh institusi yang melahirkan dan menopang kekuasaan tersebut. Oleh sebab itu, ketika masyarakat menuntut pertanggungjawaban atas berbagai kebijakan atau praktik kekuasaan yang dianggap bermasalah selama era Jokowi, PDIP tidak sepenuhnya dapat berpangku tangan dan mengatakan bahwa semua itu adalah urusan pribadi mantan kadernya.

Justru, jika PDIP ingin memulihkan kepercayaan publik, partai itu perlu melakukan refleksi yang jujur. Apa yang keliru dalam proses kaderisasi? Mengapa seorang pemimpin yang dahulu menjadi simbol harapan akhirnya menimbulkan begitu banyak kontroversi? Pertanyaan-pertanyaan itu lebih penting daripada sekadar menyatakan bahwa Jokowi bukan lagi bagian dari partai.

Sejarah politik selalu mencatat bukan hanya siapa yang memimpin, tetapi juga siapa yang melahirkan pemimpin tersebut. Dalam catatan itu, nama Jokowi dan PDIP akan tetap terhubung. Hubungan administratif boleh berakhir, tetapi tanggung jawab moral tidak semudah itu diputus.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?

Next Post

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik
Feature

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

June 27, 2026
SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?
Feature

SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?

June 26, 2026
Razman Nasution: Sisi Lain Seorang Petarung yang Kini Mendekam di Cipinang
Crime

Razman Nasution: Sisi Lain Seorang Petarung yang Kini Mendekam di Cipinang

June 26, 2026
Next Post
Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama
Economy

Indonesia Targetkan PLTN Operasi Tahun 2032, Rusia Siap Kerja Sama

by Karyudi Sutajah Putra
June 24, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Indonesia menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) komersial perdananya tahun 2032. Rusia siap bekerja sama. Duta...

Read more
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

Mengapa Penangkapan Roy Suryo dan Tifa Seperti Teroris? Ini Kata IPW!

June 22, 2026
Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

Aroma Persaingan AHY-Gibran 2029 Mulai Terasa

June 22, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

June 27, 2026
Melawan Pengkhianatan Jokowi, Membela Marwah Soekarno

PDIP Tidak Bisa Lepas dari Tanggung Jawab Moral atas Lahirnya Jokowi

June 27, 2026
SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?

SAFARI POLITIK JOKOWI: UNTUK MASA DEPAN ANAK, ATAU MASA DEPAN DIRINYA SENDIRI?

June 26, 2026
Razman Nasution: Sisi Lain Seorang Petarung yang Kini Mendekam di Cipinang

Razman Nasution: Sisi Lain Seorang Petarung yang Kini Mendekam di Cipinang

June 26, 2026
Yaqut Dirawat di RS Polri, KPK Pantau Ketat Kondisi Kesehatan Mantan Menteri Agama

Yaqut Dirawat di RS Polri, KPK Pantau Ketat Kondisi Kesehatan Mantan Menteri Agama

June 26, 2026
Belajar dari China: Bukan Soal Siapa Lebih Pintar, tetapi Siapa yang Lebih Siap Bekerja

Belajar dari China: Bukan Soal Siapa Lebih Pintar, tetapi Siapa yang Lebih Siap Bekerja

June 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

Antara Afinitas Ideologis dan Aliansi Politik

June 27, 2026
Melawan Pengkhianatan Jokowi, Membela Marwah Soekarno

PDIP Tidak Bisa Lepas dari Tanggung Jawab Moral atas Lahirnya Jokowi

June 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...