Jakarta-Fusilatnews.-Sejatinya sholat dilapangan yang tanpa Speaker membutuh bantuan suara keras, supaya terdengar ke ribuan jamaah yang paling belakang. Aneh bin Ajaib, menjadi “mubazirkah” sholat berjamaah di Masjidil Haram Mekah, yang menggunakan Speaker ribuat watts, masih juga mengunakan asisten Iman yang turut menirukan komando Imam seperti “Allahu Akbar”.
Ketika Sholat Idul Fitri 21 April 2023 di jalan Juanda Depok dekat Percetakan Gema Insani Press yang diselenggarakan Panitia Marno Sugiarto Pimpinan Ranting Muhammadiyah Bakti Jaya, Depok, suara spaeker jelas terdengar keribuan aidizin/aidzat yang berdesakan jamaah di belakang Imam, namun terganggu kekhusuanya, karna mendengar suara petugas pembantu Imam Sholat tadi, sehingga ketika Jamaah sholat berdiri makmum kelebihan mengangkat tangan Allahu Akbar, karna ada suara tambahan Allahu Akbar dari pembantu imam tadi.
Panitia Sholat Idul Fitri 1444 H tersebut melayani mereka yang ingin merayakan Idul Fitri, pada tanggal 21/04/23, sehingga menjadi karya Rahmatan Lil alamin, karna disekitar Cimanggis Depok banyak masyarakat yang berIdul Fitri 21 April 2023.
Sholat Ied dimulai pada pukul 07, bertempat dijalan Juanda ditikungan dan tanjakan dekat Percetakan GIP Gema Insani Press. Jamaah sholat bejubel padat menutupi jalan, hingga menyebabkan Kendaraan macet.
Khotib Rahmat Dahlan M Si, menguraikan tentang pentimnya Imtaq. Iman dan Taqwa adalah modal harta yang paling berharga. Jangan sampai pernah tergadaikan. Pada uraian berikutnya, Khotib juha mengisahkan suatu riawayat, nabi SAW ketika idul Fitri, menemui seorang anak kecil yang sedang menangis. Lalu ditanya Nabi SAW, kenapa?, “ayahku sudah menikah lagi karna ibunya telah wafat”, jawab anak itu. Maka Nabi SAW menjadikan anak itu sebagai anggota keluarga. Bahkan dimandikan oleh Siti Aisyiah istri SAW.
Pendusta agama adalah insan yang tak peduli pada anak yatim piatu, sehingga solatnya menjadikan dirinya api neraka. “fawailulil musholin”, qur’an. Adalah tak termasuk orang yang beriman, jika seseorang sehingga dia mencintai saudaranya seperti kepada dirinya sendiri.
Romadhon telah pisah dengan kita semoga hasil puasanya bisa jadi bekal taqwa dilanjutkan dengan iqro Al Qur’an dan hindari ghibah dimedsos agar menjadi kesolehan sosial.
Hasil puasa Romadhon kita lanjutkan dengan Allahuma Inaka afun Karim tuhibbul afafa fuana ya karim. Mahdi






















