• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pembegalan Partai Demokrat adalah tanggung jawab Presiden

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han by Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han
June 8, 2023
in Feature
0
Pembegalan Partai Demokrat adalah tanggung jawab Presiden
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Dr. Susilawati Saras. SE., MM., MA, M.han – Intelektual Bela Negara

Dinamika politik nasional yang berkembang hingga hari ini adalah tanggung jawab Presiden Republik Indonesia sebagai kepala negara yang menjalankan proses penyelenggaraan negara.

Seorang Presiden tentu tahu dan paham akan fungsi dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan seluruh kinerja yang sejatinya mampu mengendalikan situasi nasional karena posisi sebagai kepala negara itu memiliki legalitas yang kuat dan luas untuk mengarahkan, memerintahkan, mengendalikan dan mengevaluasi seluruh kerja-kerja politik negara agar situasi nasional tidak ricuh dan gaduh serta berdampak negara tidak stabil akibat perbedaan pandang politik di antara sesama anak bangsa.

Salah satu hal yang dirasakan saat ini adalah abainya kepedulian seorang Presiden terhadap pembegalan yang terjadi terhadap Partai Demokrat kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilakukan oleh Moeldoko sebagai bawahan Presiden. Terjadi pembiaran dan dibiarkan berlarut-larut persoalan ini, tidak tahu apa maksud dan tujuannya. Padahal setiap warga negara memiliki hak politik yang sama sederajat di manapun posisinya.

Sesuai hukum yang berlaku bahwa Pengajuan Kembali (PK) yang diajukan oleh Moeldoko, itu sudah menyalahi aturan hukum karena masalah ini dianggap persoalan internal partai dan diselesaikan pula dalam internal partai, yang berarti apa yang dilakukan Moeldoko sebenarnya yang bersangkutan sudah tahu bahwa upaya yang dilakukan lemah secara hukum, yang berarti tidak ada pengaruh hukum yang membuat Partai Demokrat tidak bisa mengikuti pemilihan umum (Pemilu) 2024. Namun Moeldoko benar-benar ingin menjatuhkan Partai Demokrat dengan memberi image buruk pada Partai Demokrat, agar tergerus simpati publik karena politik demokrasi identik dengan citra yang baik untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas.

Sangat disayangkan, Presiden tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi bangsa Indonesia dengan membiarkan persoalan ini masih terus berlanjut sampai sekarang. Demokrasi justru dijadikan alat untuk membelenggu pihak lain yang berani menyampaikan pikiran dan aspirasinya sejatinya mengayakan pilihan solusi dalam menyelesaikan persoalan bangsa. Nilai demokrasi tercederai oleh sikap Presiden yang demikian. Baik buruknya kondisi negara itu tergantung bagaimana seorang pemimpin dalam hal ini Presiden dapat menyeimbangkan seluruh sektor kehidupan berjalan dengan kendali yang baik.

Jika mengamati dan mengikuti perkembangan kasus pembegalan Partai Demokrat sejak awal oleh Moeldoko yang bukan kader Partai Demokrat (tidak terdaftar sebagai anggota Partai Demokrat yang dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda anggota), maka memunculkan pertanyaan. Mengapa pemerintah menganggap oposisi sebagai musuh? Semoga pemerintah bisa menjawab dan merenungkannya, demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok maupun pribadi sebagai standar moral.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rocky Gerung Sentil Survei Tipu-tipu, Bos SMRC & Indikator Politik Indonesia Meradang

Next Post

Luhut Hadir Di Persidangan Haris Azar – Fathia : “Kesabaran Saya Terbatas”

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Dr. Susilawati Saras SE.,MM.,MA.,M.han

Related Posts

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak
Feature

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa
Feature

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat
Feature

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026
Next Post
Minta OTT Dihentikan, Menteri Luhut Pro-Korupsi?

Luhut Hadir Di Persidangan Haris Azar - Fathia : "Kesabaran Saya Terbatas"

Walikota Bandung Yana Mulyana Ditangkap KPK, Ini Profilnya

KPK Benarkan Geledah PDAM Kota Bandung

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Arab Saudi Beri Kuota 1 Juta Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini, Simak Ketentuannya

Hasil Hisab Tim Kemenag: Idul Adha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

May 17, 2026
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026
BREAKING NEWS  Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

BREAKING NEWS Rupiah Tembus Rp17.600, Jatuh Terpuruk Paling Rendah, The Economist Soroti Risiko Ekonomi di Era Prabowo

May 17, 2026
Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

Tip Agar Tidak Cepat Menjadi Tua: Jangan Berhenti Bergerak

May 17, 2026
Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

Jangan Ikuti Usul Menag RI: Lakukan Kurban Seperti Biasa

May 17, 2026
SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

SuperSense di Indonesia: Ketika Kita Mempercayai Sesuatu yang Tak Terlihat

May 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Arab Saudi Beri Kuota 1 Juta Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini, Simak Ketentuannya

Hasil Hisab Tim Kemenag: Idul Adha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

May 17, 2026
Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

Konsumsi Beras di Jepang Turun 6 Persen, Sentuh Titik Terendah dalam Tujuh Tahun

May 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist