PT Kereta Api Indonesia bersama Pemerintah sedang mengkaji kenaikan tarip KRL Commuter dan masih belum jelas kapan kenaikan tarip itu diputuskan oleh Pemerintah
“Ini terus dilakukan kajian dan komunikasi ke stakeholders. Kami belum pernah mendapatkan informasi besaran (kenaikan tarif KRL) dan waktunya secara resmi,” kata VP Corporate Secretary KCI Anne Purba di Stasiun BNI City, Jakarta, Rabu 21/12/2022
Tarif KRL ini belum mengalami penyesuaian lebih dari 6 tahun. Isampai saat ini, tarif KRL untuk 25 kilometer pertama masih Rp 3.000 dan tarif lanjutan 10 kilometer berikutnya Rp 1.000. Sedangkan soal kenaikan rarip kan direncanakan tahun 2023 depan
“Jadi sampai saat ini yang dilakukan pemerintah, KAI bersama dengan komunitas juga ini sebenarnya survei rutin, sehingga inflasi itu kita bisa tahu sebenarnya kemampuan kita untuk melakukan pembayaran dan kemauan kita untuk melakukan pembayaran itu berapa,” Kata Anne
Mengenai peraturan yang mendasari kebijakan kenaikan tarip KRL Commuter sedang digodok dan pada waktunya segera diputuskan oleh Direktorat Jendral Perkereta Apian Kementerian Perhubungan.
“Jadi sebenarnya kita sudah siap untuk sesuaikan tarif KRL, sudah dikaji, dan Peraturan Menteri (Permen) sudah ditandatangani. Tinggal tunggu waktu kapan sesuaikan tarif. Kalau tarif tidak disesuaikan Public Service Obligation (PSO) bisa berkurang. Insya Allah di 2023 awal ada berita-berita soal kenaikan tarif,” ujarnya Plt Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal dalam Ngobras Ipdate Perkembangan Proyek Ditjen Perkeretapian, Senin lalu 12/12/2022





















