• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pemindahan Ibu Kota Negara dan Otonomi Daerah

fusilat by fusilat
August 14, 2024
in Feature
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta telah resmi dipindahkan sebagai ibu kota negara sesuai dengan undang-undang yang telah disahkan dan diumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa ibu kota negara pernah dipindahkan ke Yogyakarta pada tahun 1946 dari Jakarta (saat itu dikenal sebagai Betawi). Namun, hanya dalam satu tahun, Jakarta kembali menjadi ibu kota negara dan tetap menjadi pusat pemerintahan hingga tahun 2024. Pada tahun ini, secara yuridis, ibu kota negara dipindahkan dari Jakarta sesuai dengan undang-undang yang telah ditetapkan.

Mengapa Ibu Kota Negara Harus Dipindahkan?

Ibu kota negara memiliki peran sentral sebagai pusat pemerintahan yang mengatur administrasi dan kebijakan nasional maupun daerah. Ibu kota negara adalah simbol dari sebuah negara, dan mengendalikan ibu kota berarti memiliki kendali atas pemerintahan dalam skala nasional.

Alasan utama pemindahan ibu kota dari Jakarta adalah karena kondisi ekologis yang tidak lagi mendukung. Jakarta saat ini sangat padat penduduk, dengan infrastruktur yang tidak memadai untuk mendukung kehidupan perkotaan yang sehat. Bangunan-bangunan di Jakarta sering kali tidak memenuhi standar Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), saluran pembuangan air dan sungai kurang terawat sehingga sering mengalami penyumbatan, dan banjir menjadi masalah yang berulang setiap musim hujan.

Selain itu, kemacetan lalu lintas di Jakarta telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, menyebabkan ketidaknyamanan yang besar bagi warganya. Kepemilikan kendaraan yang tidak diatur dengan baik memperburuk kemacetan, dan Jakarta menjadi jalur utama bagi kendaraan dari wilayah Jabodetabek yang semakin menambah beban lalu lintas.

Faktor-faktor inilah yang menjadi alasan kuat untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, meskipun ini bukan solusi untuk mengatasi masalah yang ada di Jakarta. Pemerintahan Anies Rasyid Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta memang telah melakukan berbagai upaya perbaikan, namun satu periode masa jabatan tidak cukup untuk menyelesaikan semua masalah yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.

Hubungan Antara Ibu Kota Negara dan Otonomi Daerah

Ibu kota negara berfungsi sebagai pusat aktivitas kepala negara dan kepala pemerintahan, yang mengelola bidang-bidang penting seperti politik, luar negeri, pertahanan, keamanan, yustisi, moneter dan fiskal nasional, serta agama. Di era otonomi daerah, pusat pemerintahan di ibu kota negara lebih fokus pada urusan-urusan tersebut, sementara daerah memiliki wewenang lebih besar untuk mengelola wilayahnya sendiri dalam berbagai aspek kehidupan.

Sebelum adanya undang-undang otonomi daerah, ibu kota negara menjadi pusat dari segala aktivitas kebijakan di seluruh provinsi di Indonesia. Namun, dengan diterapkannya otonomi daerah, peran dan fungsi ibu kota negara dalam konteks kebijakan nasional sudah berkurang. Oleh karena itu, sebaiknya ibu kota negara tetap di Jakarta dan lebih mengutamakan peningkatan peran dan fungsi pemerintah daerah secara berkesinambungan.

Membangun Ibu Kota Negara Setelah NKRI Merdeka

Setelah kemerdekaan Indonesia, ibu kota negara dibangun dari awal untuk dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan dan tempat kepala negara beraktivitas. Pendiri bangsa, dengan semangat perjuangan, membangun ibu kota negara secara bertahap hingga mencapai usia 79 tahun, dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kita saksikan.

Jika kita meninjau kembali penataan pembangunan di Jakarta sebagai ibu kota negara, banyak aset bernilai tinggi yang telah terbangun di sana. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur harus mengikuti jejak sejarah pembangunan ibu kota negara di Jakarta, yang dimulai dari awal kemerdekaan dengan segala kesulitan, namun berhasil bertahan hingga tahun 2024?

Memindahkan ibu kota negara mungkin kurang tepat, mengingat ibu kota pertama NKRI di Jakarta dibangun dengan segala prestasinya, meskipun masih menghadapi berbagai masalah seperti banjir, kemacetan, kepadatan penduduk, dan tata ruang yang tidak teratur. Bagaimana dengan ibu kota baru NKRI di Kalimantan Timur, yang tampaknya dipaksakan untuk dibangun dengan standar modern, namun mungkin belum siap secara infrastruktur?

Jika pembangunan ibu kota baru hanya mengandalkan bantuan dari negara lain, seperti yang pernah disampaikan oleh Dino Patti Djalal, maka ibu kota baru ini mungkin akan menghadapi kendala besar dan bisa dianggap sebagai kota mati, dengan populasi yang sedikit dan tidak seaktif Jakarta. Di Jakarta saja, sebagai ibu kota negara yang sudah mapan, masih banyak masalah yang belum terselesaikan. Apalagi jika ibu kota dipindahkan ke daerah yang baru mulai dibangun dari titik nol di Penajam Paser, Kalimantan Timur.

Ini adalah catatan dari penulis, Abd. Murhan, R.SE.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polisi Jambret Tas Wanita di Bandung, Ini Kata IPW

Next Post

Kepala BPIP Yudian Wahyudi Berdalih Paksa Lepas Jilbab Anggota Paskibra Putri

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Kepala BPIP Yudian Wahyudi Berdalih Paksa Lepas Jilbab Anggota Paskibra Putri

Kepala BPIP Yudian Wahyudi Berdalih Paksa Lepas Jilbab Anggota Paskibra Putri

Pemprov NAD Meradang, Peringatkan BPIP Jangan Sampai Ada Putri Aceh Dipaksa Lepas Jilbab

Pemprov NAD Meradang, Peringatkan BPIP Jangan Sampai Ada Putri Aceh Dipaksa Lepas Jilbab

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...