Tangerang – Fusilatnews – Tuntasnya pembongkaran pagar laut sepenjang 30,16 kilo meter yang dilakukan oleh Prajurit TNI AL membuat para nelayan bahagia karena pendapatan mereka meningkat
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III, Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, menyebut bahwa nelayan di Tanjung Pasir kini lebih leluasa melaut dan hasil tangkapan mereka meningkat sehingga penghasilan mereka juga meningkat
“Nelayan di Tanjung Pasir ini kurang lebih satu minggu setelah awal pembongkaran, pendapatan mereka dalam mencari ikan bertambah dibandingkan dengan saat Sebelum pagar dibongkar
sebelum dibongkar,” kata Harry kepada awak media di Pos TNI AL Tanjung Pasir, Kamis (13/2/2025). Sebelumnya, pagar laut yang terbuat dari tancapan bambu menghambat jalur perahu nelayan, memaksa mereka berputar lebih jauh untuk mencapai lautan lepas. Kini, dengan jalur yang terbuka, mereka bisa langsung menuju area tangkapan ikan tanpa hambatan.
Nelayan: Tak Khawatir Lagi Menabrak Bambu
Udin salah satu nelayan di Tanjung Pasir, mengaku lebih nyaman dan aman saat melaut setelah pagar laut dibongkar. Ia menuturkan pagar bambu sering kali menjadi penghalang dan bahkan menyebabkan kerusakan pada perahu.
“Sekarang sudah tidak perlu memutar lagi aksesnya, kalau malam tidak khawatir menabrak juga,” ujar Udin. “Biasanya kan perahu kami nabrak-nabrak bambu, sampai pernah rusak,” tambahnya saat ditemui di Pelelangan Ikan Tanjung Pasir.
Selain itu, menurut Udin pembongkaran pagar laut dilakukan dengan gotong royong oleh TNI AL dan nelayan. Banyak nelayan yang rela menghentikan aktivitas mencari ikan untuk ikut serta dalam proses pembongkaran. “Ratusan nelayan yang turun, sukarela, kami bahkan libur mencari ikan untuk cabut bambu,” ucapnya.
Pemandangan Laut Kini Lebih Asri
Selain berdampak pada nelayan, pembongkaran pagar laut juga membawa perubahan pada panorama pesisir utara Tangerang. Erna, seorang warga yang sering mengunjungi Pantai Tanjung Pasir, mengaku terkejut dengan perubahan yang terjadi. “Dulunya banyak sebaran tancapan bambu yang terlihat dari sini, sekarang sudah bersih,” kata Erna saat berkunjung ke Pantai Tanjung Pasir, Kamis (13/2/2025).
Menurutnya, sebelumnya pagar laut sempat menghalangi pandangan ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Kini, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut yang lebih luas dan bersih.
“Main ke sini jadi lebih menyenangkan, pemandangannya bagus, lautnya jadi asri, enggak kayak dulu banyak bambu-bambu,” tambahnya.
Pembongkaran Selesai Proses pembongkaran pagar laut yang berlangsung selama 22 hari akhirnya rampung pada Kamis (13/2/2025). Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto menegaskan bahwa seluruh pagar bambu dari Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, hingga Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, sudah dibongkar.





















