• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Penjaga Marwah di Ujung Pena

Ali Syarief by Ali Syarief
May 1, 2025
in Feature, Komunitas
0
Penjaga Marwah di Ujung Pena
Share on FacebookShare on Twitter

Di sebuah ruang yang semakin hari kian menyempit oleh kompromi dan ketakutan, masih ada segelintir insan yang memilih tetap menggenggam penanya dengan tajam. Mereka tidak duduk di ruang redaksi yang mewah, tidak pula menikmati gaji besar atau mendapat undangan makan malam dari para penguasa. Justru sebaliknya—mereka bertahan di pinggir, di lorong sepi di mana kejujuran menjadi beban, bukan kebanggaan. Mereka dicibir sebagai idealis yang tak tahu arah zaman, disensor karena menulis terlalu jujur, atau lebih sering: dilupakan oleh sejarah yang ditulis oleh para pemenang.

Namun dari pinggiran itu, mereka tetap menulis.

Bukan karena ingin dielu-elukan, bukan pula karena hendak menjadi martir. Mereka menulis karena tahu, dalam setiap kata yang jujur, tersembunyi daya untuk melawan. Dalam kalimat yang tidak dibengkokkan demi kekuasaan, dalam narasi yang tidak tunduk pada pemilik modal, mereka sedang membangun perlawanan yang sunyi tapi nyata. Perlawanan itu tidak selalu meledak seperti bom, tidak pula berteriak di jalanan. Ia hadir sebagai bisikan nurani yang menggugah, sebagai secarik kebenaran yang menolak mati.

Di tengah gelombang informasi yang disesaki kebohongan yang dikemas rapi, para penjaga marwah ini justru berdiri sendirian, menjadi pembeda. Mereka adalah jurnalis yang tak rela menjadikan profesinya sebagai alat propaganda. Mereka adalah penulis yang menolak mengganti idealisme dengan popularitas. Mereka tahu, ketika pena tak lagi tajam, profesi ini hanya akan jadi pekerjaan biasa—yang menulis apa yang dikehendaki pasar, bukan apa yang dibutuhkan rakyat.

Mereka tidak banyak, mungkin tak pernah menjadi headline. Tapi justru karena merekalah, profesi ini belum sepenuhnya tumbang. Masih ada yang menjaga akarnya, meski ranting-ranting telah dikapling oleh kekuasaan dan uang. Mereka yang menolak menunduk itulah sebenarnya denyut nadi terakhir dari kemerdekaan berpikir dan menyuarakan.

Di dunia yang terus bergerak menuju kelumpuhan nurani, mereka adalah pengingat. Bahwa jurnalisme bukan hanya soal fakta, tapi juga keberanian. Bahwa menulis bukan hanya soal teknik, tapi juga sikap. Dan bahwa kebenaran, meski sering disingkirkan, akan terus hidup selama ada satu saja orang yang berani menyampaikannya—dengan pena yang tetap tajam dan hati yang tetap jujur.

Inilah mereka: para penjaga marwah yang tak kenal upeti. Yang memilih sunyi ketimbang kompromi. Yang berdiri di pinggir, tapi justru menyalakan terang di tengah kegelapan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pena yang Tumpul di Negeri Demokrasi

Next Post

Paradox Indonesia: Janji yang Kini Harus Dibayar Tunai Prabowo

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Menyesap Setetes, Mengenali Lautan – Tak Perlu Lama Mengenali Prabowo

Paradox Indonesia: Janji yang Kini Harus Dibayar Tunai Prabowo

Nasib Pekerja di Jepang, Tak Naik Gaji 30 Tahun Meski Kebutuhan Naik, Kok Bisa?

2025 Top Jobs in Japan Week 18

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...