• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Penurunan Signifikan BUMN: Cermin Kegagalan 10 Tahun Jokowi, Rini, dan Erick

Ali Syarief by Ali Syarief
March 16, 2025
in Economy, Feature
0
Dana Pensiun BUMN di Korupsi , Erick Thohir Marah Besar
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Selama satu dekade terakhir, kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami kemerosotan yang signifikan, terutama dalam nilai saham di bursa. Data menunjukkan bahwa berbagai BUMN strategis mengalami penurunan drastis, mencerminkan buruknya tata kelola dan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Jokowi, terutama di bawah Menteri BUMN Rini Soemarno (2014-2019) dan Erick Thohir (2019-sekarang). Penurunan ini bukan sekadar angka di pasar modal, tetapi juga gambaran suram dari kegagalan manajerial dan strategi bisnis yang tidak berkelanjutan.

Fakta Penurunan Saham BUMN

Berdasarkan data yang ada, berikut adalah penurunan harga saham beberapa BUMN dalam 10 tahun terakhir:

  1. WIKA (Wijaya Karya): turun 93,88%
  2. Waskita Karya: turun 93,54%
  3. PTPP (Pembangunan Perumahan): turun 93,45%
  4. Garuda Indonesia: turun 91,93%
  5. Semen Gresik: turun 83,58%
  6. Krakatau Steel: turun 74,99%
  7. Kimia Farma: turun 64,92%
  8. Telkom Indonesia: turun 15,97%

Penurunan ini menunjukkan bahwa sektor konstruksi, penerbangan, manufaktur, farmasi, dan telekomunikasi yang seharusnya menjadi tulang punggung perekonomian nasional justru mengalami kemunduran.

Penyebab Penurunan Kinerja BUMN

  1. Proyek Infrastruktur yang Tidak Efisien
    Pemerintahan Jokowi mengusung agenda pembangunan infrastruktur besar-besaran. Sayangnya, proyek-proyek ini tidak dikelola dengan baik, sehingga banyak BUMN konstruksi seperti WIKA, Waskita Karya, dan PTPP yang mengalami tekanan finansial luar biasa. Utang yang tinggi, kesulitan pembayaran proyek, dan rendahnya return of investment membuat perusahaan-perusahaan ini kesulitan bertahan.
  2. Beban Utang yang Menggunung
    Banyak BUMN terpaksa berutang dalam jumlah besar untuk membiayai proyek yang didorong oleh pemerintah. Misalnya, Waskita Karya menanggung utang yang sangat besar akibat proyek jalan tol yang tidak segera menghasilkan pendapatan. Situasi serupa juga dialami oleh Krakatau Steel dan Garuda Indonesia, yang terbebani oleh utang jangka panjang tanpa strategi pemulihan yang jelas.
  3. Mismanajemen dan Korupsi
    Berbagai kasus korupsi mencuat di tubuh BUMN selama era Jokowi, baik dalam bentuk mark-up proyek, salah kelola dana investasi, hingga penyalahgunaan kewenangan. Kasus yang menimpa Garuda Indonesia dengan skandal pengadaan pesawat Airbus dan Rolls-Royce, serta Krakatau Steel yang menghadapi penyimpangan dalam investasi, menjadi bukti nyata dari tata kelola yang buruk.
  4. Intervensi Politik dalam Pengelolaan BUMN
    Penunjukan direksi dan komisaris BUMN lebih banyak berdasarkan kedekatan politik dibandingkan kapabilitas profesional. Akibatnya, banyak BUMN yang dipimpin oleh orang-orang yang kurang kompeten, sehingga tidak mampu mengambil kebijakan yang tepat dalam menghadapi tantangan ekonomi.
  5. Ketidakmampuan Bersaing di Pasar
    Beberapa BUMN, seperti Kimia Farma dan Semen Gresik, menghadapi persaingan ketat dari sektor swasta maupun produk impor. Ketidaksiapan dalam menghadapi persaingan global menyebabkan pangsa pasar mereka terus menyusut.

Telkom Indonesia: Satu-satunya yang Relatif Stabil

Di antara BUMN yang mengalami penurunan drastis, Telkom Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan yang relatif bertahan dengan penurunan saham “hanya” 15,97%. Hal ini disebabkan oleh model bisnis Telkom yang lebih stabil di sektor telekomunikasi digital, yang masih memiliki pasar kuat di tengah perkembangan teknologi. Namun, penurunan tetap terjadi, yang menunjukkan bahwa kebijakan bisnis di era Jokowi tidak sepenuhnya berpihak pada pertumbuhan jangka panjang BUMN.

Dampak bagi Perekonomian Nasional

  1. Melemahnya Kepercayaan Investor
    Anjloknya saham BUMN mencerminkan ketidakpercayaan investor terhadap pengelolaan perusahaan milik negara. Ini berdampak negatif terhadap iklim investasi di Indonesia.
  2. Meningkatnya Beban Negara
    BUMN yang tidak mampu membayar utang akan semakin bergantung pada suntikan modal dari pemerintah, yang berarti pemborosan APBN.
  3. Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Massal
    Dengan kondisi keuangan yang terus memburuk, banyak BUMN harus melakukan efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja.

Kesimpulan: Kegagalan yang Harus Dipertanggungjawabkan

Penurunan drastis harga saham BUMN dalam satu dekade terakhir menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Jokowi, bersama Rini Soemarno dan Erick Thohir, gagal dalam membangun dan mempertahankan kinerja BUMN. Intervensi politik, salah kelola, utang yang berlebihan, serta ketidakmampuan bersaing di pasar menjadi faktor utama kemunduran ini. Jika tidak ada reformasi serius dalam tata kelola BUMN, maka bukan tidak mungkin perusahaan-perusahaan ini akan semakin terpuruk atau bahkan bangkrut, yang akhirnya merugikan negara dan masyarakat Indonesia secara luas.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

IKM Parepare Gelar Buka Bersama di Oasis Amir Jakarta

Next Post

Menelusuri Keaslian Ijazah: Pendekatan Keilmuan dalam Mengungkap Pemalsuan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara
Feature

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026
Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Feature

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Next Post
Seni Mencari Ijazah Jokowi Yang Asli

Menelusuri Keaslian Ijazah: Pendekatan Keilmuan dalam Mengungkap Pemalsuan

Melemahnya Kelas Menengah, Rapuhnya Ekonomi Nasional

Melemahnya Kelas Menengah, Rapuhnya Ekonomi Nasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Revolusi Bermula dari Film!

Revolusi Bermula dari Film!

May 13, 2026

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

May 13, 2026
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist