• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pergantian Presiden RI, Apa Yg Berubah? Indonesia Memilih-Indonesia tidak berubah

Ali Syarief by Ali Syarief
May 17, 2022
in Feature
0
Pergantian Presiden RI, Apa Yg Berubah? Indonesia Memilih-Indonesia tidak berubah

Peselancar Indonesia Rio Waida membawa bendera Merah-Putih saat defile pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional Jepang,Tokyo, Jepang, Jumat (23/7/2021). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Share on FacebookShare on Twitter

Celaka untuk yang kedua kalinya, bila permohonan kami ke MK, membatalkan Pemilu serentak, tidak dikabulkan MK, akan terjadi lagi  pada Pemilu 2024. Pada Pemilu serentak yang lalu, tahun 2019, terjadi perisitiwa yang diluar dugaan, banyak petugas KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan. Padahal pada Pemilu yang akan datang, 2024, Jumlah Parpol peserta pemilu akan lebih banyak, dan yg dipilih adalah Calon (1).Pasangan Presiden, (2) Anggota DPR dari lebih 76 parpol, (3)Anggota DPD setiap propinsi dan (4) sebagian Pasangan Calon Gubernur.

Lau pertanyaan yang paling mendasar adalah, untuk apa pemilu dan pilpres/pilgub? Bila tak terjadi perubahan maju (lebih baik) atau malah menambah persoalan bangsa seperti sekarang?; polarisasi sosial, utang negara bertambah, ekonomi tidak tumbuh, pejabat bertambah kaya – rakyat tambah susah dan korupsi yang samakin besar dan masif.

Kita bisa berkaca pada Pemilu dan Pilpres 2014 dan 2019 yang lalu. Setelah rakyat memilih caleg-caleg DPR/D RI, kini selanjutnya rakyat berkesempatan untuk memilih Calon Presiden RI, untuk periode 2014~2019. Dua pasangan Capres dan wakilnya telah di tetapan oleh lembaga yg paling absah menurut UU, yaitu KPU. Setelah KPU mengundi nomer urut, ditetapkan no urut 1 untuk Pasangan Prabowo-Hatta dan nomor urut 2, untuk pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. Tahap selanjutnya, kampanye dan kemudian rakyat memilih calon2 tersebut.

Berbagai survey sudah menggelar hasil2 awalnya. Dari kubu no. 1, elektabiltas nya unggul melebihi no 2. Begitupun dari kubu no. 2, angka2 elektabilitas calon, melambung berpihak kepadanya. Rakyat sudah maklum menyikapi hal ini, karena kejadian ini seringkali terjadi dan berulang-ulang. Agak sulit memang untuk menduga-duga pasangan mana yg lebih unggul, karena kita hampir tdk yakin pada hasil hasil survey itu independen. Keyakinan yg penuh adalah lembaga2 survey itu menjadi alat psywar masing masing pasangan.

Institusi-institusi yang sejatinya menjadi obor rakyat, seperti lembaga2 Perguruan Tinggi, justru larut kedalam politik praktis. Wajah keilmuannya di hiasi oleh bedak politik kepentingan.

Yang tidak kalah menarik untuk kita catat adalah, justru antar calon presiden dan wakilnya sendiri, saling menyindir nyindir kepada pribadi-pribadinya. Visi dan missi hanya bungkus yang tdk terlalu di fahami oleh para voters, kecuali mereka menggunakan emosinya untuk memilih kedua pasangan itu. Situasi seperti ini patut kita nilai sebagai tidak bermartabat. Tidak elelgan. Tidak mendidik.

Pertanyaan kita kemudian muncul, mengapa ini terjadi?. Tentu kita tidak akan menuding kpd kedua capres dan cawapresnya sbg yg tdk baik ahklaqnya. Tetapi saya ingin memberi ilustrasi yg sederhana.

Mari kita lihat, bagaimana sopir-sopir yg biasa ugal2an, ketika masuk ke jalan toll,mereka bisa tertib seperti sopir-sopir di eropa. Kenapa koq kita bisa seperti itu? Karena disana ada system yg baik. Dalam system yg baik, orang yg tdk baik, bisa tertib.

Coba kita lihat juga seorang profesor yg mengemudikan sendiri mobilnya di jalan toll, lalu kemudian keluar toll, dan si profesor larut dengan sopir2 yg ugal2an tadi. Kenapa bisa demikian, orang yanga berpendidikan tinggi ketika berada dalam system yg buruk, larut juga dlm situasi yg buruk itu.

Bila kedua Capres tadi tidak menawarkan Perubahan System, maka jangan berharap pergantian pimpinan nasional ini akan dapat mengubah situasi yg buruk ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

INISIATIF SIAPA PERTEMUAN JOKOWI DAN ELON MUSK?

Next Post

Keragaman itu Keberkahan yang menantang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Keragaman itu Keberkahan yang menantang

Keragaman itu Keberkahan yang menantang

Erick Thohir : RI Bakal Jadi Peringkat 4 Negara Ekonomi Terbesar di Dunia pada 2045

Erick Thohir : RI Bakal Jadi Peringkat 4 Negara Ekonomi Terbesar di Dunia pada 2045

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist