• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

INISIATIF SIAPA PERTEMUAN JOKOWI DAN ELON MUSK?

Ali Syarief by Ali Syarief
May 16, 2022
in Feature
0
INISIATIF SIAPA PERTEMUAN JOKOWI DAN ELON MUSK?

Foto: Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. Presiden tiba di Space X sekitar pukul 10.30 waktu setempat disambut langsung oleh Elon Musk selaku founder Space X.(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Share on FacebookShare on Twitter

Kunjungan Presiden Jokowi ke USA,  menghadiri Summit ASEAN-US di Washintong DC, baru-baru ini, tentu saja bukan acara dadakan. Agenda tersebut sudah terjadwal jauh hari, sehingga berbagai jadwal kerja dalam negeri dari negara masing-masing peserta summit akan menyesuaikan. Tapi lebih dari itu, schedule yang sudah lama ditetapkan tersebut, bisa disusun menjadi kegiatan yang lebih berarti dengan menambahkan agenda tumpangan lainya.  Seperti yang pernah dilakukan oleh presiden-presiden RI sebelumnya,  yaitu bisa disertakan berbagai macam aktifitas, untuk kepentingan Bangsa dan Negara yang lebih luas. Istilahnya sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Summit ASEAN-US itu, pada dasarnya ada dua agenda besar, yaitu pertemuan multi lateralnya dan kemudian dimanfaatkan diantara mereka untuk melakukan berbagai pertemuan loby bilateral, untuk saling menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang urgent antar kedua negara tersebut.

Pengalaman dari acara seperti ini, Presiden Suharto, biasa melakukan konferensi Pers diudara, dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Didalam Pesawat, setelah selesai melakukan kunjungan ke luar negerinya. Ia melaporkan kepada Rakyat, ihwal maksud dan tujuan kehadirannya, serta hasil-hasil pertemuannya itu.  Ini peristiwa yang unik dari Presiden Suharto, yang begitu akrab dengan para wartawan yang menyetai kunjungan kerjanya.

Rakyat juga sangat antusias mendengarkan laporannya itu, karena bisa mendengar langsung, bagaimana Pak Harto berbicara lugas tanpa text, penyampaian kalimat per kalimat yang terstruktur apik khas Pak Harto. Kata lain, ia sedang menjelasakan siapa dirinya dan kecerdasannya.

Tentu saja, sekalipun acara pokok sudah selesai, sisa waktu itu harus dimanfaatkan oleh Presiden, untuk bertemu dengan para investor, diaspora dan atau komunitas-komunitas lainnya. Karena ini agenda Presiden, maka pertemuan harus teragendakan yang lazim dilakukan dalam business meeting yang sifatnya formal bersama Presiden, termasuk diawali atau diakhiri dengan acara business forum, business to business meeting, sebagai tindak lanjut dari misi Presiden kepada para pengusaha dinegeri itu.   

Presiden Jokowi, membeberkan potensi business dan SDA kepada forum pertemua multi lateral itu. Saya tidak meragukan, bahwa peserta yang hadir saat itu, sudah mengetahui Indonesia dengan segala potensinya, karena itu dapat  dengan mudah ditemukan diinternet.

Bagi setiap investor adalah, apa yang mereka ingin dengar, yaitu keyakinkan investasinya akan aman dan untung. Ini naluriah business dan Pengusaha. Jadi apa yang harus tegas dijelaskan oleh Jokowi adalah, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, trend nya seperti apa? Kekuatan daya beli masyarkatnya bagaimana? Ini salah satu yang sangat penting diungkap, sebab mereka akan mengalikan dengan 270 juta penduduk Indonesia. Sekaligus menjelaskan kinerja Pemerintahnya.

Contoh mungkin ada yang dapat membayangkan, bila seorang Produsen celana dalam dibeli oleh 20% saja penduduk Indonesia, maka harus memproduksi hampir 50 juta pieces. In kan angka yang siginikan. Bila diberi komparasi berinvestasi di Australia, misalnya, yang penduduknya 25 jutaan dengan areal sebenua Austrlia itu (mahal di production cost) atau di Jawa Barat yang hampir 60 jutaan (2 kali penduduk Malaysia), dengan luas wilayah yang kecil (1/3 luas pulau jawa), maka distribution costnya menjadi murah. Harga barang kemudian menjadi lebih terjangkau dari pada di Australia.

Stabilitas politik, penanganan korupsi, kebijkan stategis lingkungan hidup, adalah bagian dari semua itu, yang harus diexpose sebagai daya tarik berinvestasi.

Kita menyayangkan, pertemuan dengan CEO besar disana, sepertinya tidak teragendakan secara khusus dengan Indonesia. Melainkan schedule dari ASEAN-US summit sendiri. Yang beredar di tanah air adalah  photo-photo  dengan Elon Musk. Sepertinya tuan rumah Elon Musk senang dikunjungi oleh Presiden RI, seperti yang ia nyatakan sendiri, adalah tamu Presiden pertama yang mengunjungi Space X.

Dalam benak banyak pembaca, seiring dengan agenda pertemuan LBP dengan Elon Musk terdahulu, adalah membicarakan soal berkaitan Bateri Lithium untuk mobil listrik.  

Presiden SBY memanfaatkan kunjungan kepresidennya, bertemu dengan anak bangsa yang sedang berada di negara yang ia kunjungi, lalu menjelaskan berbagai kebijakan ditanah air. Dubes RI untuk Amerka saat itu, Dino Patijalal, menggelindingkan Diaspora menjadi suatu komponen penting dalam bangsa ini. Forum ini kemudian, dimanfaatkan oleh SBY untuk menjelaskan berbagai strategi dan program di tanah air.

Kesan lain, saya sangat kecewa melihat perilaku Elon Mulk, ketika menerima Jokowi Presiden RI ke 7, dengan menggunakan T-shirt. Ini dinilai sebagai kelemahan kemenlu RI yang tidak membrief EM soal dress code. Rupanya T-Shirt yang dipakai Elon Musk saat bertemu dengan Jokowi, tersedia dijual secara online dengan harga US $30

Penjelasan Menlu Retno, agenda pertemuan dengan pemimpin ASEAN dan Presiden AS Joe Biden dalam KTT Khusus ASEAN-AS atau ASEAN-US Special Summit (AUSS) selama dua hari sbb : Pertemuan dengan anggota Kongres, Pertemuan dengan para CEO besar Amerika, Pertemuan dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris dan Tim Perubahan Iklim Amerika.

Tetapi siaran resmi America sebagai berikut;

The following schedule is a preliminary plan for the official schedule of events in Washington, DC. As the event gets closer, further information and descriptions will be added, including links to where to watch any events that will be broadcast.

Day 1: Thursday, May 12, 2022 

11:30am-12:00pmSpeaker Pelosi receives the ASEAN leaders at the Capitol.
12:00pm-1:30pmSpeaker Pelosi hosts a bipartisan working lunch with the ASEAN leaders and other Members of Congress.***ASEAN Opening Speakers: Singapore, Vietnam
2:00pm-4:00pm The ASEAN leaders meet with American business leaders to discuss economic cooperation over light refreshments, with Secretary Raimondo and Ambassador Tai.***ASEAN Opening Speakers: Brunei, Malaysia
5:30pm-6:00pm President Biden receives the ASEAN leaders at the White House. They take a commemorative family photo.
6:00pm-7:30pm President Biden hosts a dinner with the ASEAN leaders.

Day 2: Friday, May 13, 2022

11:30am-1:00pmVice President Harris hosts the ASEAN leaders for a working lunch, focused on maritime cooperation and health/pandemic recovery.
1:30pm-2:30pm   Vice President Harris hosts a discussion with the ASEAN leaders and Secretary Kerry, Secretary Buttigieg, Secretary Granholm, and Administrator Regan regarding climate action, clean energy transformation, and sustainable infrastructure.***ASEAN Opening Speakers: Laos, Thailand, Philippines
3:30pm-5:30pmPresident Biden and ASEAN leaders exchange views on regional and global issues.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membela LGBT

Next Post

Pergantian Presiden RI, Apa Yg Berubah? Indonesia Memilih-Indonesia tidak berubah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Pergantian Presiden RI, Apa Yg Berubah? Indonesia Memilih-Indonesia tidak berubah

Pergantian Presiden RI, Apa Yg Berubah? Indonesia Memilih-Indonesia tidak berubah

Keragaman itu Keberkahan yang menantang

Keragaman itu Keberkahan yang menantang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist