Kunjungan Presiden Jokowi ke USA, menghadiri Summit ASEAN-US di Washintong DC, baru-baru ini, tentu saja bukan acara dadakan. Agenda tersebut sudah terjadwal jauh hari, sehingga berbagai jadwal kerja dalam negeri dari negara masing-masing peserta summit akan menyesuaikan. Tapi lebih dari itu, schedule yang sudah lama ditetapkan tersebut, bisa disusun menjadi kegiatan yang lebih berarti dengan menambahkan agenda tumpangan lainya. Seperti yang pernah dilakukan oleh presiden-presiden RI sebelumnya, yaitu bisa disertakan berbagai macam aktifitas, untuk kepentingan Bangsa dan Negara yang lebih luas. Istilahnya sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.
Summit ASEAN-US itu, pada dasarnya ada dua agenda besar, yaitu pertemuan multi lateralnya dan kemudian dimanfaatkan diantara mereka untuk melakukan berbagai pertemuan loby bilateral, untuk saling menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang urgent antar kedua negara tersebut.
Pengalaman dari acara seperti ini, Presiden Suharto, biasa melakukan konferensi Pers diudara, dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Didalam Pesawat, setelah selesai melakukan kunjungan ke luar negerinya. Ia melaporkan kepada Rakyat, ihwal maksud dan tujuan kehadirannya, serta hasil-hasil pertemuannya itu. Ini peristiwa yang unik dari Presiden Suharto, yang begitu akrab dengan para wartawan yang menyetai kunjungan kerjanya.
Rakyat juga sangat antusias mendengarkan laporannya itu, karena bisa mendengar langsung, bagaimana Pak Harto berbicara lugas tanpa text, penyampaian kalimat per kalimat yang terstruktur apik khas Pak Harto. Kata lain, ia sedang menjelasakan siapa dirinya dan kecerdasannya.
Tentu saja, sekalipun acara pokok sudah selesai, sisa waktu itu harus dimanfaatkan oleh Presiden, untuk bertemu dengan para investor, diaspora dan atau komunitas-komunitas lainnya. Karena ini agenda Presiden, maka pertemuan harus teragendakan yang lazim dilakukan dalam business meeting yang sifatnya formal bersama Presiden, termasuk diawali atau diakhiri dengan acara business forum, business to business meeting, sebagai tindak lanjut dari misi Presiden kepada para pengusaha dinegeri itu.
Presiden Jokowi, membeberkan potensi business dan SDA kepada forum pertemua multi lateral itu. Saya tidak meragukan, bahwa peserta yang hadir saat itu, sudah mengetahui Indonesia dengan segala potensinya, karena itu dapat dengan mudah ditemukan diinternet.
Bagi setiap investor adalah, apa yang mereka ingin dengar, yaitu keyakinkan investasinya akan aman dan untung. Ini naluriah business dan Pengusaha. Jadi apa yang harus tegas dijelaskan oleh Jokowi adalah, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, trend nya seperti apa? Kekuatan daya beli masyarkatnya bagaimana? Ini salah satu yang sangat penting diungkap, sebab mereka akan mengalikan dengan 270 juta penduduk Indonesia. Sekaligus menjelaskan kinerja Pemerintahnya.
Contoh mungkin ada yang dapat membayangkan, bila seorang Produsen celana dalam dibeli oleh 20% saja penduduk Indonesia, maka harus memproduksi hampir 50 juta pieces. In kan angka yang siginikan. Bila diberi komparasi berinvestasi di Australia, misalnya, yang penduduknya 25 jutaan dengan areal sebenua Austrlia itu (mahal di production cost) atau di Jawa Barat yang hampir 60 jutaan (2 kali penduduk Malaysia), dengan luas wilayah yang kecil (1/3 luas pulau jawa), maka distribution costnya menjadi murah. Harga barang kemudian menjadi lebih terjangkau dari pada di Australia.
Stabilitas politik, penanganan korupsi, kebijkan stategis lingkungan hidup, adalah bagian dari semua itu, yang harus diexpose sebagai daya tarik berinvestasi.
Kita menyayangkan, pertemuan dengan CEO besar disana, sepertinya tidak teragendakan secara khusus dengan Indonesia. Melainkan schedule dari ASEAN-US summit sendiri. Yang beredar di tanah air adalah photo-photo dengan Elon Musk. Sepertinya tuan rumah Elon Musk senang dikunjungi oleh Presiden RI, seperti yang ia nyatakan sendiri, adalah tamu Presiden pertama yang mengunjungi Space X.
Dalam benak banyak pembaca, seiring dengan agenda pertemuan LBP dengan Elon Musk terdahulu, adalah membicarakan soal berkaitan Bateri Lithium untuk mobil listrik.
Presiden SBY memanfaatkan kunjungan kepresidennya, bertemu dengan anak bangsa yang sedang berada di negara yang ia kunjungi, lalu menjelaskan berbagai kebijakan ditanah air. Dubes RI untuk Amerka saat itu, Dino Patijalal, menggelindingkan Diaspora menjadi suatu komponen penting dalam bangsa ini. Forum ini kemudian, dimanfaatkan oleh SBY untuk menjelaskan berbagai strategi dan program di tanah air.
Kesan lain, saya sangat kecewa melihat perilaku Elon Mulk, ketika menerima Jokowi Presiden RI ke 7, dengan menggunakan T-shirt. Ini dinilai sebagai kelemahan kemenlu RI yang tidak membrief EM soal dress code. Rupanya T-Shirt yang dipakai Elon Musk saat bertemu dengan Jokowi, tersedia dijual secara online dengan harga US $30
Penjelasan Menlu Retno, agenda pertemuan dengan pemimpin ASEAN dan Presiden AS Joe Biden dalam KTT Khusus ASEAN-AS atau ASEAN-US Special Summit (AUSS) selama dua hari sbb : Pertemuan dengan anggota Kongres, Pertemuan dengan para CEO besar Amerika, Pertemuan dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris dan Tim Perubahan Iklim Amerika.
Tetapi siaran resmi America sebagai berikut;
The following schedule is a preliminary plan for the official schedule of events in Washington, DC. As the event gets closer, further information and descriptions will be added, including links to where to watch any events that will be broadcast.
Day 1: Thursday, May 12, 2022
| 11:30am-12:00pm | Speaker Pelosi receives the ASEAN leaders at the Capitol. |
| 12:00pm-1:30pm | Speaker Pelosi hosts a bipartisan working lunch with the ASEAN leaders and other Members of Congress.***ASEAN Opening Speakers: Singapore, Vietnam |
| 2:00pm-4:00pm | The ASEAN leaders meet with American business leaders to discuss economic cooperation over light refreshments, with Secretary Raimondo and Ambassador Tai.***ASEAN Opening Speakers: Brunei, Malaysia |
| 5:30pm-6:00pm | President Biden receives the ASEAN leaders at the White House. They take a commemorative family photo. |
| 6:00pm-7:30pm | President Biden hosts a dinner with the ASEAN leaders. |
Day 2: Friday, May 13, 2022
| 11:30am-1:00pm | Vice President Harris hosts the ASEAN leaders for a working lunch, focused on maritime cooperation and health/pandemic recovery. |
| 1:30pm-2:30pm | Vice President Harris hosts a discussion with the ASEAN leaders and Secretary Kerry, Secretary Buttigieg, Secretary Granholm, and Administrator Regan regarding climate action, clean energy transformation, and sustainable infrastructure.***ASEAN Opening Speakers: Laos, Thailand, Philippines |
| 3:30pm-5:30pm | President Biden and ASEAN leaders exchange views on regional and global issues. |


























