• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

PERISAI 2024: Riset Sawit Indonesia Melawan Kampanye Hitam Uni Eropa

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
October 4, 2024
in News
0
PERISAI 2024: Riset Sawit Indonesia Melawan Kampanye Hitam Uni Eropa
Share on FacebookShare on Twitter

Badung – Fusilatnews – Di tengah derasnya kampanye negatif Uni Eropa yang kerap menuding minyak sawit Indonesia sebagai penyebab deforestasi dan kerusakan lingkungan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, pemerintah terus menguatkan upaya dalam mengembangkan riset dan inovasi. Hal ini terungkap dalam acara Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2024 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Kamis (3/10/2024).

Eddy Abdurrachman, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), menegaskan bahwa riset dan inovasi adalah kunci dalam menghadapi kampanye hitam terhadap industri kelapa sawit. “Kelapa sawit adalah salah satu komoditas unggulan dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Sawit tidak hanya menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) secara signifikan, tetapi juga menyerap tenaga kerja hingga 16 juta orang, serta menjadi sumber penghidupan bagi 2,4 juta petani swadaya,” ujar Eddy.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, sektor kelapa sawit berkontribusi pada peningkatan PDB sektor perkebunan sebesar 3,25% di kuartal II 2024. Pemerintah juga telah lama mengimplementasikan praktik perkebunan berkelanjutan melalui skema sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), yang telah diperkenalkan sejak 2011 dan terus diperbarui agar mencakup seluruh rantai produksi, dari hulu hingga hilir.

Eddy juga menyoroti pentingnya Pekan Riset Sawit (PERISAI) sebagai ajang diseminasi hasil riset yang telah didanai oleh BPDPKS. “Pekan riset ini bertujuan mempertemukan para peneliti dengan pelaku industri untuk mengkomersialisasi hasil riset. Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen tetapi dapat dimanfaatkan untuk mendukung hilirisasi industri sawit,” jelasnya.

Selain diskusi industri, PERISAI 2024 juga diwarnai dengan Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sepuluh finalis terbaik mempresentasikan hasil riset mereka di hadapan dewan juri, yang bertujuan mendorong minat penelitian di kalangan mahasiswa serta memperkuat fondasi industri kelapa sawit berbasis riset.

Dari segi kebijakan, pemerintah terus memperkuat daya saing industri sawit. Salah satu langkah strategis adalah menurunkan pungutan ekspor sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Dida Gardera, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, mengungkapkan bahwa tidak hanya Indonesia yang menolak penerapan regulasi EU Deforestation Regulation (EUDR), namun juga beberapa negara Eropa. “Bahkan Kanselir Jerman, Olaf Scholz, meminta agar regulasi ini ditangguhkan karena dapat merugikan bisnis Eropa sendiri,” ujar Dida.

Pemerintah Indonesia terus memperkuat upaya melawan regulasi diskriminatif tersebut, sembari menunjukkan komitmen dalam penerapan praktik perkebunan yang berkelanjutan di tingkat global.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mantan Pejabat Kemenhub Diperiksa Kejagung Dalam Kasus Korupsi Tol MBZ

Next Post

Istana Tanggapi Gugatan Rp 5.246 Triliun Habib Rizieq Cs Terhadap Jokowi

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?
Feature

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG
Bencana

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia
Aya Aya Wae

Guru Honorer dan Martabat Konstitusi: Antara Amanat Negara dan Realitas Pendidikan Indonesia

January 25, 2026
Next Post
RIZIEQ SHIHAB TELAH MENJADI SIMBUL KETIDAK ADILAN DAN PERLAWANAN

Istana Tanggapi Gugatan Rp 5.246 Triliun Habib Rizieq Cs Terhadap Jokowi

GP Ansor Bereaksi Terkait Rencana PKB Mendisiplinkan Yaqut

Mengapa Kasus Haji 24 - Tidak Diusut Seperti Kasus Suryadharma Ali?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist