• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 22, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

Jakarta – Belanda, dengan Perjanjian Giyanti yang ditandatangani pada 13 Februari 1755, membagi Kerajaan Mataram Islam menjadi dua bagian: Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang dipimpin Sunan Pakubuwono III, dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang dipimpin Pangeran Mangkubumi atau Sultan Hamengkubuwono I. Sejak ada pembagian itu hingga kini, dua kerajaan tersebut tak pernah akur.

Kini, ketika ada warga Surakarta yang tak pernah akur dengan warga Yogyakarta, apakah itu termasuk implikasi dari tidak pernah akurnya Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat?

Entahlah. Yang jelas, saat ini sedang terjadi “perang tanding” antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo asal Surakarta versus Roy Suryo asal Yogyakarta.

Roy Suryo, pakar telematika yang juga bekas Menteri Pemuda dan Olahraga serta bekas anggota DPR RI dari Partai Demokrat, sebenarnya seorang bangsawan, meskipun gelar kebangsawanannya itu ia peroleh dari Pura Pakualaman, pecahan dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Gelar Roy dan nama lengkapnya kemudian menjadi Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Roy Suryo Notodiprodjo.

Jokowi, Presiden ke-7 RI, sebenarnya juga pernah hendak mendapatkan gelar kebangsawanan dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat, namun bekas Walikota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta itu dikabarkan menolak karena merasa tidak pantas.

Selain kepantasan, entah apalagi yang menjadi alasan Jokowi menolak gelar dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat itu. Yang jelas, Jokowi sedikitnya sudah menerima gelar kebangsawanan dan gelar adat dari 13 kerajaan atau kesultanan dan masyarakat adat dari seluruh Indonesia.

Namun, gelar yang paling tinggi diberikan Bahlil Lahadalia kepada Jokowi: Raja Jawa!

Yang mau menerima gelar kebangsawanan justru anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dengan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) tahun 2023 saat Gibran yang kini menjadi Wakil Presiden RI itu menjabat Walikota Surakarta.

Namun, gelar kebangsawanan Gibran itu ia peroleh dari Pura Mangkunegaran, pecahan Kasunanan Surakarta Hadiningrat, sebagaimana Roy Suryo yang mendapat gelar kebangsawanan dari Pura Pakualaman. Bedanya, konon Roy Suryo adalah darah biru kerajaan, sedangkan Gibran adalah darah biru politik.

Kini, Jokowi sang Raja Jawa itu sedang berseteru dengan Roy Suryo dan kawan-kawan. Musababnya, Tim Pembela Ulama & Aktivis (TPUA), yang di dalamnya ada Roy Suryo, melaporkan Jokowi ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada 9 Desember 2024.

TPUA menuding ijazah Sarjana atau Strata 1 (S1) dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang dimiliki Jokowi tidak asli alias palsu. Begitu pun skripsinya. Kejanggalan kedua dokumen itu pun mereka uraikan, termasuk jenis hurufnya.

Ente jual, ane beli. Sebagai balasan, Jokowi melaporkan Roy Suryo dkk ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

Roy Suryo sudah diperiksa Polda Metro Jaya. Wong Jogja ini pun keder. Sebab, laporannya baru ditindaklanjuti polisi enam bulan kemudian. Sementara laporan Jokowi diproses secepat kilat.

Roy terlihat panik. Rabu (21/5/2025) kemarin, bersama kawan-kawannya Roy mengadu ke Komnas HAM. Jokowi dituduh melanggar hak asasi manusia (HAM) karena menyalahgunakan Undang-Undang (UU) No 11 Tahun 2008, yang diperbarui dengan UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk memenjarakan orang.

Sebenarnya, ini bukan perkara pertama perseteruan antara Jokowi dan Roy. Sebelumnya, Roy pernah dipenjarakan tahun 2023 lalu gegara mengunggah ke media sosial foto stupa candi dengan kepala Jokowi.

Namun, Roy tak jera. Kini ia kembali berseteru dengan Jokowi. Mungkin Roy sekarang tidak terlalu takut seperti tahun 2023 lalu, karena Jokowi sudah pensiun.

Padahal, Jokowi masih powerfull (sangat kuat). Ia digamit oleh Presiden Prabowo Subianto. Semua aparatur negara, termasuk TNI dan Polri juga masih loyal kepadanya. Lihat saja respons polisi terhadap laporan Jokowi yang secepat kilat.

Bahkan Prabowo pun terkesan takut kepada Jokowi yang oleh Bahlil disebut sebagai Raja Jawa, sehingga jangan pernah macam-macam kepada dia.

Tapi, Roy tak sendiri. Banyak warga Yogyakarta yang anti-Jokowi. Sejak awal wong Solo itu memimpin negeri ini, banyak aksi unjuk rasa yang digelar di Yogyakarta dan UGM. Ada aksi Gejayan Memanggil, Bulaksumur Memanggil, dan sebagainya.

Apakah Roy Suryo, wong Jogja itu, akan kembali kalah melawan Jokowi, wong Solo yang disebut Bahlil sebagai Raja Jawa?

Kita tunggu saja tanggal mainnya. Yang jelas, bagi Roy menang atau kalah itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah ia sudah menyuarakan kegelisahan banyak orang.

Pasalnya, Jokowi sudah banyak melakukan kebohongan. Soal mobil Esemka dan investor yang katanya antre masuk IKN, misalnya, yang ternyata zonk.

Maka, andaikata nanti polisi dan pengadilan menyatakan ijazah Jokowi asli, publik tak mau percaya begitu saja. Semua karena ulah Jokowi sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sri Mulyani: Dunia Dibayangi Ketidakpastian Akibat Perang Ekonomi dan Fragmentasi Global

Next Post

Paus Minta Rezime Israel Berhenti Membuat warga Gaza Kelaparan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post
Paus Minta  Rezime Israel Berhenti Membuat warga Gaza Kelaparan

Paus Minta Rezime Israel Berhenti Membuat warga Gaza Kelaparan

Tak Satu Pun Pasal Bisa Menghukum Mereka yang Taat pada Perintah UU

Skripsi Tak Terjamah, Ijazah Tak Terlihat: Jejak yang Hilang dari Arsip Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...