• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pesan Moral Untuk Pak SBY dan Pak Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
September 4, 2023
in Feature
0
Istana Bantah Ada Pertemuan Jokowi dan SBY di GBK Senayan
Share on FacebookShare on Twitter

Ada kisah Raja yang meminta nasehat kepada seorang ulama. Lalu ulama itu membawa segelas air. Silahkan airnya diminum, kata Ulama kepada Sang Raja. Lalu Raja itu meminumnya setengah gelas. Kemudian Ulama bertanya kepada si Raja; “ bila air yang kau minum itu, tidak keluar dari perutmu, dan menyebabkan penyakit yang menyiksa dirimu, apa yang akan kau lakukan dengan hartamu?”. Si Raja kemudian menjawab, “ambilah sebagian dari hartaku”. Ulama kemudian meminta si Raja, untuk menghabiskan sisa air yang tinggal setengah gelas tadi. Si Raja pun meminumnya. Lalu Ulama itu bertanya lagi kepada si Raja; “bila air yang baru saja kau minum itu, tidak bisa keluar dari perutmu dan menyebakan kematian kepada dirimu, apa yang akan kau lakukan?, tanya ulama”. Dan si Raja itu-pun menjawab : “ambilah sisa harta yang sebagian lagi itu untuk bisa menyelematkanku dari kematian”, kata si Raja.

Nasihat ulama itu menjelaskan bahwa sebanyak apapun harta si Raja itu, nilainya tak lebih dari segelas air itu.

Ilustrasi diatas, ingin saya tegaskan bahwa mensyukuri nikmat segelas air, yang dikaruniakan Tuhan untuk manusia, adalah perkara yang tak ternilai harganya. Ketika segelas air yang kita minum itu, sebagian dikeluarkan oleh tubuh kita, menjadi air kencing. Dan itu apa yang tidak diperlukan oleh tubuh kita. Sisanya, saripati air itu, diedarkan melalui darah yang dipompakan oleh jantung dibagi rata  keseluruh tubuh menjadi energi yang kemudian bisa memperpanjang hidup seseorang.

Setelah air yang tersedia melimpah ruah, pun udara. Oxygen disiapkan begitu melimpah tersedia dimana-mana. Ini tak kalah penting dari air minum itu. 5 menit saja tak dapat menghirup udara, kematian pun akan mengancam pula.

Kita masih ingat saat terjadi serangan covid-19 yang lalu. Ternyata untuk bisa menyambung hidup mereka yang terpapar virus covid – tabung oxygen menjadi rebutan. Ketika satu-satunya udara sebanyak yang ada dalam tabung oxygen itu yang bisa menyelematkan nyawa kita, maka harganya bias menjadi senilai dengan seluruh harta yang anda miliki itu. Nilainya seperti seharga segelas air tersebut diatas

Semoga kisah diatas, menjadi bahan renungan, khususnya kepada mereka yang sedang berkuasa, dan yang sedang rakus-rakusnya mencari harta dengan segala cara. Ingatlah jangan sampai cara mencari harta itu, akan memenjarakan dirinya atau hingga mematikan kehidupannya, karena harta yang dimiliki itu akan akan tiada artinya lagi, bila kemudian tidak bisa menyelematkan dirinya dari kematian atau kurungan penjara yang memalukan.

Kita bisa merasakan apa yang sedang terjadi dengan Presiden SBY, berkaitan dengan gagalnya AHY menjadi Cawapresnya Capres Anies Baswedan pada Pilpres 24. Cita-cita sang Ayah untuk mendorong sang putra AHY menjadi Presiden, gagal karena merasa ditelikung oleh Anies Baswedan. Secara empati bisa turut merasakan, bahwa perisitiwa itu sangat menyakitkan.

Dengan usia sudah semakin tua ini, dikhawatirkan perisitiwa tersebut akan membuat beliau sakit. Ini juga pelajaran, bahwa sekaya apapun, harta yang ia miliki saat ini, ternyata tidak menolong anak kesayangannya bisa meniti karir politiknya menjadi Cawapres bersama Anies Baswedan.

Bisa jadi seperti ilustrasi awal diatas, air yang telah diminum itu, tidak keluar menjadi pipis. Tetapi ternyata malah bisa mengancam dirinya menjadi penyakit, bukan?

Pernyataan Yusril Ihza Mahendara cukup mengejutkan. Ujug-ujug saja menyampaikan pernyataan seperti ini, Menurut Yusril, Presiden di Indonesia rawan diserang oleh musuh politiknya setelah lengser. Karena itu, Yusril menyatakan kesediaannya menjadi perisai hukum untuk Presiden Joko Widodo pasca lengser dari jabatan Presiden

Yusril berharap serangan tersebut tidak terjadi kepada Jokowi dan mantan presiden lainnya. Ia menyebut sosok presiden harus dihormati ketika masih dan tak lagi menjabat.

Saya memahami, bukan yang tersurat seperti yang beredar di media. Dialketika dalam pikiran saya ada berseliweran kepada rekam jejak Jokowi, dengan berbagai persoalan selama dia menjabat sebagai Presiden. Ada persoalan KKN yang dilaporkan Ubaidilah Badrun, soal dugaan KKN Gibran dan Kaesang. Ada persoalan KM 50 yang tetap dirasakan sesuatu ketidak adilan. Ada Persoalan tuduhan dan dugaan Ijazah Palsu, dll

Pernyataan Yusril Mahendra itu, yang kita kenal dia adalah Lawyer kelas atas, adalah kata lain sebagai “Do you want to see my lawyer?”, seolah-olah kata Jokowi atau “Do you want to see His Lawyer?”, seolah-olah kata Yusril

Tetapi yang tetap akan menjadi keraguan dan kehawatiran seseorang, walau didampingi oleh Lawyer sekelas maliakatpun adalah, ketika dalam persidangan tidak bisa menunjukan barang bukti yang diminta dalam persidangan. Dalam situasi seperti inil sang lawyerpun akan kehilangan argument yuridisnya.

Jadi teringat kalimat ini “You pay a peanut you got a monkey”. Istilah ini saya dengar dari sahabat saya James Lane, seorang Lawyer di Fort Worth Texas, yang sekaligus sebagai City Council pada waktu itu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

INDONESIA BUTUH NASIR BARU DAN RESOLUSI JIHAD NU, UNTUK KEMBALI KE NEGARA PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 .

Next Post

KPK Desak Muhaimin Penuhi Panggilan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo
Feature

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik
Feature

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026
Next Post
KPK : Ada Kemungkinan Cak Imin Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Korupsi di Kemenaker Pada 2012

KPK Desak Muhaimin Penuhi Panggilan

DPD RI Dibubarkan, DPR RI Direorganisasi

Diskursus Ketua DPD RI: Raja dan Sultan Nusantara Indonesia

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran
Feature

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

by Karyudi Sutajah Putra
June 20, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - "Dak gendong ke mana-mana. Dak gendong ke...

Read more
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026

SARJANA MENUMPUK, INDUSTRI KEKURANGAN TALENTA

June 20, 2026

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist