• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pilpres 2024 dan Permainan Berisiko Presiden Jokowi

fusilat by fusilat
June 6, 2022
in Feature
0
Pilpres 2024 dan Permainan Berisiko Presiden Jokowi

Arie Putra (Foto: dok. pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter


Oleh : Arie Putra

Jika nilai endorsement dari seorang selebriti Indonesia kelas satu macam Raditya Dika menembus angka miliaran rupiah, lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk endorsement dari Presiden Joko Widodo di Pemilu Presiden 2024? Tentunya, biayanya tidak akan sedikit.

Pemilu Presiden 2024 bukan hanya sebuah ajang untuk mencari pengganti Presiden Joko Widodo, tetapi juga pertaruhan besar bagi rezim berkuasa hari ini. Presiden Jokowi sedang berhadapan dengan sebuah permainan berisiko tinggi. Jika ikut terjun ke gelanggang, Presiden bisa saja merobohkan bangunan kekuatan yang sudah dikerjakan selama ini.

Sebagai tokoh pinggiran dalam sebuah partai politik, Presiden Jokowi memiliki tuntutan yang lebih besar untuk menjaga harmoni semua kekuatan pendukung pemerintahannya. Sebagaimana prinsip kekuasaan di Tanah Jawa, raja harus melampaui semua konflik dari berbagai kekuatan politik.

Tentunya, pilihan untuk berkonflik dengan kekuatan yang pernah menjadi pendukungnya akan membuat Presiden Jokowi menghadapi sebuah dilema. Kaki-kaki politik pemerintahannya bisa saja akan menjadi semakin rapuh, patah, kemudian berserakan.

Akuisisi kekuatan lawan dan politik akomodasi yang sudah dikerjakan selama ini berpotensi untuk porak-poranda. Rival politik yang sudah berjabat tangan bisa saja berhitung kembali.

Jagoan yang diusung Presiden Jokowi besar kemungkinan tidak akan sama dengan aspirasi seluruh partai pendukung. Saat ini, partai pendukung pemerintah terus melakukan safari. Partai politik harus berupaya mencari keuntungan terbesar dalam setiap momen politik.

Kekuasaan Presiden Jokowi akan segera berakhir, namun tidak ada partai yang merasa jenuh duduk di kursi empuk istana. Yang paling penting diingat, umur kekuasaan sebuah partai politik pasti akan lebih panjang daripada umur kekuasaan Presiden Jokowi. Bukan perkara sederhana mempertemukan maunya Presiden Jokowi dan kehendak partai politik.

Berkaca pada Pilpres 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengambil sebuah pilihan radikal, yakni tidak ikut mengusung satu pun kandidat capres. Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Presiden SBY tentu tidak menganggap Pilpres 2014 sebagai pertarungan prioritasnya.

Pemilihan legislatif sudah digelar lebih dahulu, maka pilihan dalam pemilu presiden tidak akan mempengaruhi perolehan suara Partai Demokrat. Ditambah lagi, tidak ada kader Partai Demokrat terlibat dalam pertarungan. Pilihan untuk tidak memilih dinilai baik untuk menyelamatkan partai.

Bagi seorang ketua umum partai, usia kekuasaan partai merupakan prioritas. Namun, Presiden Jokowi bukan seorang ketua umum partai yang bertanggung jawab penuh pada raihan kursi di legislatif. Sulit menemukan keuntungan yang terukur dari keterlibatan Presiden Jokowi dalam pertarungan Pilpres 2024.

Ditambah lagi, relawan pendukung Presiden Jokowi juga sepertinya memiliki preferensi sendiri. Dalam Rakernas Projo di Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu, nuansa dukungan pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah sangat terasa. Apakah Presiden Jokowi punya pilihan yang sama juga? Belum tentu.

Pilihan untuk berseberangan dengan kehendak loyalisnya bakal menjadi salah satu risiko yang dihadapi Presiden Jokowi. Apalagi, Wakil Menteri Desa yang juga Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sudah ikut dalam acara deklarasi Koalisi Indonesia Bersatu besutan Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dampak terhadap roda pemerintahan tentunya juga cukup besar. Jika Presiden Jokowi ikut bertarung, maka semua anggota kabinetnya pun sulit untuk dibendung untuk terlibat. Gubernur penjabat sampai kepala desa juga akan terseret ke dalam arena.

Selain itu, kekuatan anti-Jokowi juga akan semakin terkonsolidasi. Lebih buruk lagi jika berbeda pilihan dengan PDI Perjuangan, Presiden Jokowi akan berhadapan dengan sebuah ombak besar.

Yang tidak kalah penting adalah keberadaan anak dan menantu Presiden Jokowi dalam gelanggang politik hari ini. Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, merupakan kader PDI Perjuangan. Konstalasi Pilpres 2024 nanti tentu akan berpengaruh pada masa depan kariernya di partai.

Akhir kata, Presiden Amerika Serikat George Washington pernah memberikan contoh bagi semua presiden di negaranya. Setelah menyelesaikan jabatannya, dia kembali bekerja di perpustakaan kebun anggur, kembali menjadi rakyat, menjalani hidup yang jauh dari panggung politik yang menyilaukan.

Bagi orang yang berkuasa, pilihan untuk tidak menggunakan kekuasaan akan membuatnya selalu dikenang dan diteladani oleh generasi ke generasi. Lalu, contoh apa yang hendak ditinggalkan Presiden Jokowi? Kita tunggu saja di Pilpres 2024 nanti.

Arie Putra | Co-founder Total Politik, Host Acara Adu Perspektif detikcom X Total Politik.

Dikutip dari detik.com, Senin 6 Juni 2022.

Berita Update Lainnya Ikuti Kami Di Google News

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perdana Menteri Australia Disambut di Istana Bogor dengan Pasukan Berbaju Tradisional

Next Post

Pertemuan SBY-Surya Paloh, Sekjen Nasdem Ungkapkan Isi Pertemuan

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Pertemuan SBY-Surya Paloh, Sekjen Nasdem Ungkapkan Isi Pertemuan

Pertemuan SBY-Surya Paloh, Sekjen Nasdem Ungkapkan Isi Pertemuan

Anggota TNI dan Istrinya Dibunuh, KSAD Perintahkan Pangdam Cendrawasih: Kejar Pelaku Sampai Ketemu!

Respons TNI AD, Terkait Keterlibatan Jenderal Dudung Dengan Minyak Goreng

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist