• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Pilkada

PKS Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman di Pilgub Jakarta, Parpol KIM Pada ” Kebakaran Jenggot “

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 27, 2024
in Pilkada
0
PKS Yakin Pasangan Anies Baswedan dan Sohibul Iman akan Memenangkan Pilgub di Jakarta

Keputusan rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat Partai Keadilan Sejahterah (PKS) pada Kamis (20/6/2024) lalu, menetapkan Anies Baswedan-Sohibul Iman sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2024 (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami belum hitung Pak Anies-Sohibul sebagai paslon yang definitif,” kata Habiburokhman

Jakarta – Fusilatnews – Dewan Pimpinan Tingkat Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan mengusung pasangan Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon gubernur dan Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2024.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat pembukaan Sekolah Kepemimpinan Partai DPP PKS, mengaskan

“Maka Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS pada rapatnya di hari Kamis, 20 Juni 2024 telah memutuskan mengusung Bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal calon gubernur dan Bapak Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon wakil gubernur pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2024,” kata Saikhu di Jakarta, Selasa.

Menurut Saikhu struktur DPW PKS DKI Jakarta sebelumnya telah mengusulkan beberapa nama bakal calon gubernur DKI Jakarta ke DPP PKS,

Termasuk di antaranya Anies Rasyid Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman.
Saikhu menyebut nama-nama yang ada kemudian dibahas dalam Rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP)

Dengan mempertimbangkan calon yang memiliki rekam jejak pengalaman kepemimpinan di eksekutif maupun legislatif, memiliki kredibilitas dan kapasitas, serta peluang menangnya besarPKS meyakini pasangan Anies-Sohibul sudah memiliki kualifikasi yang mumpuni dan serasi untuk memimpin Jakarta.

“Rekam jejaknya terlihat baik. Memiliki kredibilitas dan ada kapasitas peluang untuk menang besar,” kata Syaikhu.

Usai menghadiri rapat kerja Komisi III di Gedung Nusantara II DPR, Rabu, (26/6/2024).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai pasangan Anies-Sohibul belum pasti karena jumlah kursi PKS di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta belum memenuhi syarat mengusung calon dalam Pilgub Jakarta 2024.

“Kami belum hitung Pak Anies-Sohibul sebagai paslon yang definitif,” kata Habiburokhman

Meski PKS menguasai pemilu legislatif atau Pileg Jakarta, partai itu hanya meraih 18 kursi. Adapun syarat minimal bagi partai untuk mengusung calon sendiri harus memiliki 22 kursi. Sehingga, PKS perlu berkoalisi dengan partai lain karena butuh 4 kursi lagi.

Habiburokhman menegaskan Gerindra beserta Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan berupaya berkompetisi dengan parpol lain dalam memenangkan Pilgub Jakarta. Dia juga mengaku komunikasi dengan parpol di luar KIM masih terjalin.

“Kami intensifkan karena waktunya semakin dekat ya. Ini enggak bisa berlama-lama juga. Harus segera muncul nama,” tutur Wakil Ketua Komisi III DPR itu.

Habiburrohman juga mengatakan Gerindra masih mencari sosok terbaik untuk diajukan. Dia juga menyinggung nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau RK.

“RK juga kan enggak bisa paksakan karena kan Gerindra enggak cukup. Jadi harus dijajaki dengan rekan-rekan partai politik yang lain,” ujarnya

Meski PKS menguasai pemilu legislatif atau Pileg Jakarta, partai itu hanya meraih 18 kursi. Adapun syarat minimal bagi partai untuk mengusung calon sendiri harus memiliki 22 kursi. Sehingga, PKS perlu berkoalisi dengan partai lain karena butuh 4 kursi lagi.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional atau PAN, Eddy Soeparno, mengatakan partainya mengapresiasi langkah PKS yang mendukung Anies dan Sohibul, yang keduanya merupakan mantan rektor Universitas Paramadina.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu menyatakan dialog dan diskusi antarpartai politik masih terus berjalan. Dia juga menyebut parpol anggota KIM kini sedang meninjau mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai pesaing Anies Baswedan.

“Sejauh ini, nama yang beredar adalah Ridwan Kamil,” kata Eddy saat ditemui di Gedung DPR, Rabu, (26/6/2024).

Eddy mengakui RK adalah kader Partai Golkar yang juga diproyeksikan maju pada Pilgub Jawa Barat. Di sisi lain, kata Eddy, KIM masih menunggu kepastian partai beringin untuk mengajukan kadernya itu maju di Pilgub Jakarta.

“Sampai saat ini dalam pembahasan kami melihat Pak RK adalah kader Golkar, jadi ibaratnya yang perlu mengikhlaskan terlebih dahulu adalah Partai Golkar,” tuturnya.

Dia pun menyatakan, apa pun hasil pertemuan para ketua umum parpol KIM, dia berharap KIM akan sepakat mengusung pasangan calon yang sama.

“Kami akan sama-sama mengajukan pasangan calon yang kita anggap mumpuni di Pilgub DKI,” ucapnya.

Sedangkan di kubu Golkar sendiri menegaskan Komunikasi politik juga dilakukan dengan berbagai partai politik, termasuk PKS.

“Sebenarnya karena kita bicara tentang KIM, lebih khusus lagi dengan Prabowo, ya hubungan antara Prabowo dengan PKS tahun 2014, kebetulan saya ketua koalisinya itu, kita sangat dekat,” kata dia di Jakarta, Rabu (26/6/2024).

Karena itu, Partai Golkar maupun KIM tidak pernah ada masalah dengan PKS. Artinya, komunikasi politik dengan PKS juga disebut wajar untuk dilakukan, termasuk untuk Pilgub DKI Jakarta.

Komunikasi politik itu dianggap sejumlah pihak sebagai upaya dari KIM untuk menjegal Anies di Pilgub DKI Jakarta.

“Meskipun pada waktu itu kalau kita lakukan komunikasi politik tiba-tiba muncul suatu respons lagi, wah KIM ini gak benar nih ingin menjegal Anies. Saya katakan ndak ada sama sekali,” ujar Idrus.

Idrus menegaskan yang terpenting dalam dunia politik itu adalah adu strategi. Menurut dia, komunikasi yang dilakukan dengan PKS juga merupakan bagian dari strategi.

Faktanya saat ini PKS telah menentukan untuk mengusung Anies-Sohibul dalam Pilgub DKI Jakarta. “Jadi kita hadapi saja. Kata Gus Dur gitu aja kok repot,” ujar dia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kejati Jabar : Berkas Perkara Pegi Setiawan Belum Lengkap

Next Post

Polda Metro Jaya Telusuri Kasus Baru, Jerat Mantan Ketua KPK Firli Bahuri

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

News

Mahfud MD: Pilkada Bisa Digelar Langsung atau Lewat DPRD Berdasarkan Putusan MK

March 10, 2026
Wacana Penundaan Pemilu, Klaim soal “Big Data” yang Dinilai Manipulatif dan Sumir
Feature

Pilkada Langsung dan Pilkada Melalui DPRD: Dua Jalan, Satu Masalah

January 10, 2026
Prabowo Pecat Satryo Soemantri Brodjonegoro – Lantik Menteri Baru
News

Hari Ini Kamis 20/ 2 2025 Presiden akan Lantik 961 Kepala Daerah

February 20, 2025
Next Post
Ancaman Pidana Seumur Hidup, Tak Berani Jebloskan Firli ke Sel Tahanan, Alasan Subyektif Penyidik Atau Ketakutan?

Polda Metro Jaya Telusuri Kasus Baru, Jerat Mantan Ketua KPK Firli Bahuri

Kebocoran Data Sudah Pulih, Jadi Alasan Pemerintah Tolak Bayar Tebusan ke Pelaku Peretasan PDNS

Kebocoran Data Sudah Pulih, Jadi Alasan Pemerintah Tolak Bayar Tebusan ke Pelaku Peretasan PDNS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist