• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Polisi Munculkan Kembali Beberapa Saksi Lama Dalam Kasus Pembunuhan Vina – Eky

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
June 11, 2024
in Feature
0
Polda Jabar Libatkan Propam dan Irwas Dalam Penyidikan Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan tim asistensi itu turut melibatkan Divisi Propam serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda).[ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah saksi mulai diperiksa. Bahkan, ada beberapa saksi lama yang mendadak muncul dan ternyata pernah diperiksa sebelumnya oleh Polres Cirebon Kota pada 2016. Saksi-saksi yang sudah diperiksa yaitu

Bandung – Fusilatnews – Sejumlah saksi mulai diperiksa. Bahkan, ada beberapa saksi lama yang mendadak muncul dan ternyata pernah diperiksa sebelumnya oleh Polres Cirebon Kota pada 2016. Saksi-saksi yang sudah diperiksa yaitu

Kasus Kematian Vina Dewi Arsita dan kekasihnya Rizky Rudiana alias Eky, pada 27 Agustus 2016 dinilai belum tuntas. Sehingga Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) kembali membuka penyidikan kasus pembunuhan tersebut

Untuk membuat terang peristiwa kejahatan tersebut Sejumlah saksi mulai diperiksa. Bahkan, ada beberapa saksi lama yang mendadak muncul dan ternyata pernah diperiksa sebelumnya oleh Polres Cirebon Kota pada 2016. Saksi-saksi yang sudah diperiksa yaitu

  1. Saksi lama yang muncul kembali setelah 8 tahun silam adalah Aep (30 tahun), warga Cikarang, Kabupaten Bekasi, kala itu masih bekerja di sebuah bengkel di Cirebon, tepatnya di depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 11 Cirebon. Tempat sekelompok geng motor biasa nongkrong termasuk lokasi Vina dan Eky dikejar oleh sekelompok geng motor.

Saudara kandung Aep yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui di Cikarang, 30 Mei 2024, menceritakan, jika menurut cerita sang adik,Aep sering melihat segerombol pria berjumlah 8 orang, sering nongkrong di depan SMP 11 Cirebon

Akvitas kelompok itu, kata saudara dari Aep, sebagai diceritakan Aep, tidak ada aktivitas anggota geng motor, karena hanya kumpul biasa. Pada malam itu, saat Eky dan Vina melintas di depan SMP 11 Cirebon, Vina menggunakan jaket salah satu kelompok geng motor.

Vina dan Eky langsung dikejar oleh 8 orang geng itu memakai 4 sepeda motor, sambil memukul keduanya menggunakan batu. Setelahnya, Aep tidak mengetahui. Aep pernah diperiksa oleh Polres Cirebon Kota pada 2016, dan setelah 8 tahun kasus ini kembali dibuka, ia kembali diperiksa di Polsek Cikarang. Aep juga sudah mendapat perlidungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

2.Saksi lama lainnya yaitu bernama Suroto (51 tahun), seorang warga Cirebon, Jawa Barat yang mengaku meng-evakuasi Vina dan Eky pada saat kejadian. Melalui sambungan telepon pada Senin, 10 Juni 2024, Suroto menyampaikan bahwa dirinya sering berpatroli di area jalan Tol Talun, Cirebon, karena pada saat itu sering ada sekelompok geng motor dan aksi begal.

Ia memulai aktivitas patrolinya sejak pukul 21.00 WIB. Pada malam kejadian, Suroto belum melihat tanda-tanda mencurigakan di kawasan itu. Tidak lama setelah ia mulai berkeliling, ada seorang pengedara motor memberitahu bahwa ada kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Talun.

Setelah bergegas ke Tempat Lokasi Kejadian (TKP), ia mendapati Vina dan Eky smaa-sama terbaring dengan wajah penuh lebam dan penuh darah. Suroto sempat mencoba berinteraksi dengan Eky dengan memanggil dek.. dek.. namun tidak ada tanda-tanda pergerakan sama sekali dari Eky. Selanjutnya ia langsung fokus kepada Vina yang masih merintih meminta tolong. Aduh. tolong…aduh .. tolong. Suroto berusaha menenangkan Vina dan menutupi rok yang dikenakan Vina menggunakan jaket yang berada disampingnya, karena rok tersebut terbuka hingga memperlihatkan kemaluannya.

Pria 51 tahun itu mengangkat Vina dan Eky ke dalam mobil patroli, setelah itu membawa motor yang digunakan dua remaja itu ke Polsek Talun untuk barang bukti. Tiga hari pasca kejadian, Suroto diperiksa Polres Cirebon Kota sebagai saksi. Ia juga dihadirkan pada sidang pertama kasus Vina dan Eky. Selanjutnya, setelah 8 tahun ini, Suroto kembali diperiksa di Polda Jawa Barat sebagai saksi. Sama seperti Aep, Suroto juga sudah mendapat perlidungan dari LPSK.

Itulah dua saksi lama pada kasus pembunuhan Vina dan Eky yang sudah diperiksa Polres Cirebon Kota pada 2016 dan kembali diperiksa Polda Jabar saat kasus ini kembali dibuka. Saksi baru juga sudah diperiksa Polda Jabar, seperti rekan kerja Pegi Setiawan. Teranyar, Polda Jabar sudah memeriksa 68 saksi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jawa Barat Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan puluhan orang saksi itu diperiksa mulai dari dimintai keterangannya hingga dilakukan tes psikologi forensik.

“Sejauh ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat telah memeriksa terhadap lebih kurang 68 saksi dan meminta bantuan beberapa ahli,” kata Jules dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa, 11 Juni 2024, seperti dilansir dari Antara

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Judi Online Jadi Pemicu Pembakaran Polisi, OJK dan Kominfo Klaim Mati-matian Membasminya

Next Post

Buntut Penyitaan HP, Tim Hukum Hasto Akan Laporkan Penyidik KPK ke Dewas dan Gugat Praperadilan

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Untuk Buktikan Pernyataanya, Hasto Bawa Dokumen Bukti Kecurangan Pemilu 2024

Buntut Penyitaan HP, Tim Hukum Hasto Akan Laporkan Penyidik KPK ke Dewas dan Gugat Praperadilan

KPPU Naikan Proses Penyelidikan Monopoli Shopee ke Tahap Pemeriksaan

KPPU Naikan Proses Penyelidikan Monopoli Shopee ke Tahap Pemeriksaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist