• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo Agar Lebih Banyak Mendengar Supaya Lebih Pintar

Mendengar agar Tidak Terjebak Omon-Omon

Ali Syarief by Ali Syarief
February 8, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Agama, Politik, dan Jalan Damai: Belajar dari Seruan Prabowo di PBB
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kepemimpinan, ada satu kebajikan yang sering diremehkan: kemampuan mendengar. Padahal, bagi seorang pemimpin—terlebih seorang presiden seperti Prabowo Subianto—mendengar justru jauh lebih penting daripada sekadar pandai berbicara. Negara ini sudah terlalu lelah dengan pidato panjang, janji berlapis, dan slogan bombastis yang tak pernah benar-benar turun ke tanah. Dari situlah istilah omon-omon lahir: banyak bunyi, minim makna.

Mendengar bukan sikap pasif. Ia adalah kerja intelektual dan moral. Mendengar rakyat berarti membuka diri pada kritik, keluhan, bahkan kemarahan. Tidak semua suara nyaman, tetapi justru di sanalah kebenaran sering bersembunyi. Pemimpin yang alergi kritik akan sibuk berbicara untuk membenarkan diri, bukan untuk memperbaiki keadaan.

Ada perbedaan besar antara pemimpin yang banyak omong karena ingin didengar, dan pemimpin yang banyak mendengar agar bisa bertindak tepat. Yang pertama melahirkan ilusi kerja; yang kedua melahirkan kebijakan. Seperti kata Epictetus:

“We have two ears and one mouth so that we can listen twice as much as we speak.”

Dalam konteks kekuasaan, kutipan ini bukan sekadar nasihat etika, melainkan peringatan politik. Kekuasaan yang tidak mau mendengar akan cepat kehilangan sentuhan realitas. Ia merasa benar karena dikelilingi tepuk tangan, bukan karena diuji oleh kenyataan.

Prabowo berada di titik krusial: harapan publik besar, tetapi kecurigaan juga tak kecil. Jalan untuk menjembatani keduanya bukan dengan retorika berapi-api, melainkan dengan kesediaan mendengar—pada petani yang lahannya terdesak, buruh yang upahnya tertinggal, akademisi yang resah pada arah demokrasi, dan rakyat biasa yang tak pernah masuk ringkasan laporan kekuasaan.

Karena pada akhirnya, mendengar membuat pemimpin lebih pintar daripada banyak bicara. Seperti diingatkan Nelson Mandela:

“When people are listened to, they feel respected—and respect is the foundation of leadership.”

Tanpa mendengar, kebijakan hanya akan menjadi monolog kekuasaan. Dengan mendengar, kepemimpinan berubah menjadi dialog kebangsaan. Dan hanya dari dialog itulah, negara bisa bergerak—bukan dengan omon-omon, tetapi dengan kerja yang nyata.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenapa Berita “Jaksa Agung Periksa LBP” Beredar? – Membaca Harapan Publik atas Akuntabilitas Kekuasaan

Next Post

Bayi 1 Tahun Dicabuli Ayah Tirinya: Kebejatan Moral Kita Sudah Jatuh ke Titik Paling Bawah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Bayi 1 Tahun Dicabuli Ayah Tirinya: Kebejatan Moral Kita Sudah Jatuh ke Titik Paling Bawah

Bayi 1 Tahun Dicabuli Ayah Tirinya: Kebejatan Moral Kita Sudah Jatuh ke Titik Paling Bawah

Puasa Ramadhan dalam Cermin Sejarah: Membaca The Historical Fasting karya Sally Rose

Puasa Ramadhan dalam Cermin Sejarah: Membaca The Historical Fasting karya Sally Rose

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...