• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Prabowo dan Ketakutannya terhadap Demonstrasi Mahasiswa

Ali Syarief by Ali Syarief
March 10, 2025
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Prabowo dan Ketakutannya terhadap Demonstrasi Mahasiswa
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan mantan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, yang dipecat oleh Presiden Prabowo bahwa sang presiden sangat terganggu dengan demonstrasi mahasiswa merupakan sebuah pengakuan yang menarik dan mengungkap banyak hal tentang cara berpikir serta mentalitas seorang Prabowo Subianto. Jika kita mencoba memahami apa yang ada dalam benak Prabowo, setidaknya ada tiga faktor utama yang menjelaskan mengapa demonstrasi mahasiswa begitu mengganggunya.

Pertama, Prabowo adalah Seorang Pembaca Buku

Sebagai seorang yang dikenal gemar membaca, Prabowo tentu memahami sejarah dan pola gerakan mahasiswa di berbagai belahan dunia. Ia tahu bahwa demonstrasi mahasiswa bukan sekadar luapan emosi sesaat, tetapi bisa menjadi titik awal perubahan besar dalam sejarah politik suatu negara. Dari Revolusi Mei 1968 di Prancis hingga Reformasi 1998 di Indonesia, mahasiswa selalu menjadi garda depan perubahan. Prabowo, yang kini berada di tampuk kekuasaan, menyadari bahwa demonstrasi semacam ini dapat berkembang menjadi ancaman serius bagi stabilitas pemerintahannya. Dulu, ia mungkin memandang gerakan mahasiswa sebagai bagian dari dinamika politik yang menarik untuk dianalisis. Namun, kini, sebagai pemimpin yang berkuasa, ia melihatnya sebagai tantangan langsung terhadap otoritasnya.

Kedua, Program yang Dihembuskannya Menjadi Hambar

Sejak awal kepemimpinannya, Prabowo berusaha membangun citra sebagai pemimpin yang progresif dengan berbagai program populis. Ia mengumbar janji dan kebijakan yang tampak ambisius, tetapi ketika mahasiswa turun ke jalan dengan kritik tajam, program-program tersebut kehilangan nilai dan kredibilitasnya. Demonstrasi mahasiswa mengingatkan publik bahwa ada ketimpangan antara janji politik dan realitas di lapangan. Narasi besar yang ia bangun mulai kehilangan daya tarik karena mahasiswa, sebagai elemen kritis masyarakat, berani mengungkap ketidaksesuaian antara retorika dan implementasi kebijakan.

Ketiga, Doktrin Militer yang Masih Melekat Kuat

Sebagai seorang yang dibesarkan dalam lingkungan militer, Prabowo memiliki cara pandang yang kaku terhadap disiplin dan hierarki. Dalam dunia militer, perintah harus dijalankan tanpa pertanyaan. Namun, mahasiswa bukan prajurit. Mereka justru dididik untuk berpikir kritis, mempertanyakan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, dan menentang otoritarianisme. Hal ini tentu bertentangan dengan jiwa Prabowo yang terbiasa dengan ketertiban dan kontrol penuh atas situasi. Demonstrasi mahasiswa, yang bersifat spontan dan sulit dikendalikan, menjadi sesuatu yang mengganggu psikologinya.

Dalam pandangan militeristik, gerakan mahasiswa yang tidak bisa dikontrol adalah ancaman. Maka, tidak mengherankan jika Prabowo merasa perlu meresponsnya dengan cara-cara yang represif. Bagi seorang yang pernah menjadi bagian dari institusi yang menuntut kepatuhan mutlak, melihat mahasiswa berani menantangnya di jalanan tentu saja menimbulkan kegelisahan yang mendalam.

Kesimpulan

Ketakutan Prabowo terhadap demonstrasi mahasiswa adalah refleksi dari kesadarannya akan dampak gerakan tersebut terhadap stabilitas kekuasaannya. Ia memahami sejarah dan potensi perubahan yang bisa dipicu oleh gerakan mahasiswa, melihat kredibilitas program-programnya yang mulai terkikis, serta masih terjebak dalam mentalitas militeristik yang sulit menerima perbedaan pendapat. Dengan kombinasi ketiga faktor ini, tidak heran jika demonstrasi mahasiswa menjadi momok yang menghantui kepemimpinan Prabowo sejak hari pertama ia menjabat sebagai presiden.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Membangun Budaya Percakapan Publik yang Kritis

Next Post

Harapan Warga Babelan- Bekasi Kepada Presiden Prabowo, Secepatnya Genangan Banjir Dilingkungannya Surut

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati
daerah

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan
Birokrasi

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan
Feature

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Next Post
Harapan Warga Babelan- Bekasi Kepada Presiden Prabowo, Secepatnya Genangan Banjir Dilingkungannya Surut

Harapan Warga Babelan- Bekasi Kepada Presiden Prabowo, Secepatnya Genangan Banjir Dilingkungannya Surut

Sebelum Lebaran, JHT dan JKP karyawan Sritex Ditargetkan Cair

Awal Suram bagi Perekonomian Nasional: Ribuan Pekerja Terdampak PHK di Sektor Manufaktur pada 2025

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026
Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

Dulu Negara Menontonkan Mimpi, Kini Rakyat Menonton Kegagalan

May 15, 2026
Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

Dari Jalanan ke Kursi Kekuasaan: Ketika Aktivis Menjadi Peredam Demokrasi

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...